Minggu, 21 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Garap Segmen Komunitas, Bank BJB Tingkatkan DPK

Rizky

Senin, 02 Oktober 2017 - 21:31 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi
A A A

PERLAMBATAN kinerja perbankan pada semester I/2017, membuat sejumlah bank melakukan ekspansi bisnis lebih agresif lagi. Tak terkecuali Bank BJB. Bank dengan kode emiten BJBR ini kini menyasar segmen komunitas untuk meningkatkan dana pihak ketiga (DPK).

Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan mengatakan, segmen tertentu seperti komunitas cukup memberi andil terhadap serapan DPK Bank BJB. Pada kuartal II/2017, dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun Bank BJB mencapai Rp85,4 triliun atau tumbuh 15,6% year on year (y-o-y).

"Potensi segmen komunitas saya kira cukup bagus. Mereka memiliki banyak anggota di seluruh Indonesia," kata Ahmad Irfan sebagaimana rilis yang diterima “BC”,  Senin (2/10/2017.

Menurut dia, salah satu komunitas yang baru saja disasar Bank BJB adalah komunitas Harley Davidson Club Indonesia (HDCI). Kerja sama itu meliputi pembuatan kartu anggota yang juga berfungsi sebagai ATM. Co-branding Bank BJB dan HDCI diluncurkan beberapa waktu lalu, bertepatan dengan digelarnya Bandung Bike Week 2017.

"Kami berharap kerja sama itu dapat menambah number of account (NoA) dan menghimpun dana pihak ketiga. Apalagi anggota komunitas HDCI ini sebagian besar masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas. Ini bisa masuk nasabah premium kami," beber Ahmad Irfan.

Selama ini, nasabah premium Bank BJB difasilitasi melalui bjb Precious. Tabungan tersebut menjadi andalan Bank BJB menggarap nasabah kelas menengah atas.

Di Indonesia, anggota HDCI diperkirakan mencapai 6.000 orang. Jumlah tersebut dipastikan akan signifikan mendongkrak DPK Bank BJB pada semester II/2017. "Mereka biasanya memiliki daya beli yang cukup tinggi," imbuh dia.

Menurut dia, kartu itu bisa dipakai untuk transaksi, layaknya ATM. Apalagi, Bank BJB telah bekerja sama dengan Visa, sehingga bisa dipakai transaksi di seluruh dunia. Diakui dia, Bank BJB telah banyak menggarap segmen komunitas untuk meningkatkan DPK. Sebelumnya Bank BJB juga menyasar komunitas pengguna mobil Merci. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:52 WIB

Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Capai Rp 36 Ribu Per Kg

MESKI harga daging ayam potong di Cianjur disepakati Rp 33 ribu per kilogram (Kg). Namun, dipasaran harga daging unggas itu masih terbilang mahal, mencapai Rp 36 ribu per kg.

Cianjur Euy 18/01/2018 21:51 WIB

Polres Sidak Sekolah, Sejumlah Siswa Terbukti Simpan Video Porno

PASCA terungkapnya pesta seks sesama jenis, yang satu diantara pelakunya masih berstatus pelajar. Polres Cianjur gencarkan sosialisasi dan antisipasi dengan menyambangi sejumlah SMA/SMK di Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:50 WIB

Bulan Ini, Pasien Difteri Capai 15 Orang

PASIEN Difteri yang ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Cianjur jumlahnya terus bertambah. Sejak awal 2018, jumlah pasien penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi di selaput lendir hidung…

Aktualita 18/01/2018 08:10 WIB

BPLHD dan Penyidik Polda Jabar Datangi RSUD, Ada Apa?

SEGUDANG masalah terjadi di RSUD Sayang Cianjur. Tak hanya soal limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibiarkan menumpuk di ruangan terbuka, namun juga terdapat dua masalah besar lainnya yang hingga…

Aktualita 18/01/2018 08:05 WIB

Ini Pembohongan Publik, Wajib Diusut Tuntas

TERUNGKAPNYA kebohongan pernyataan pihak RSUD melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan…