Minggu, 22 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Inilah Jejak Makam 'Ibunda' Sejagat

Zulfah Robbania

Rabu, 23 Desember 2015 - 17:00 WIB

net
net
A A A

SAAT melakukan ibadah haji atau umrah, para jamaah akan berkunjung atau berziarah ke tempat-tempat yang disucikan atau dianggap menyimpan nilai sejarah. Di antara sekian banyak tempat bersejarah di Arab Saudi yang kerap disambangi jamaah haji dan umrah, salah satunya adalah makam Siti Hawa di Kota Jeddah.

Memang belum ada kepastian tentang tempat peristirahatan terakhir istri Nabi Adam AS tersebut. Namun, sebagian besar penduduk sekitar dan nyaris setiap jamaah yang berziarah mempercayai bahwa makam Siti Hawa benar ada di Jeddah.

Makam Siti Hawa berada dekat dengan Masjid Qisas dan kawasan perbelanjaan Balad yang sering didatangi jamaah haji. Dari ujung selatan Jalan Madinah Al Munawarah, Anda tinggal berbelok ke kiri ke arah Jalan Al Matar.

Telusuri Jalan Al Matar sampai menemukan belokan pertama ke kanan, ke Jalan Makkah Al Mukaramah. Tidak jauh dari ujung jalan Makkah Al Mukaramah terdapat belokan ke Jalan Mawkib Al Iman. Di sanalah letak makam Siti Hawa.

Pemakaman ini sekarang menjadi pemakaman umum bagi masyarakat Jeddah. Tempat yang disebut makam Siti Hawa itu berbentuk bangunan biasa tanpa atap hanya dikelilingi dengan tembok setinggi 3 meter dan dilapisi dengan marmer.

Luas tempat tersebut sekitar 3 kali luas lapangan bola. Di depan gerbang masuknya terdapat tulisan Maqbarah Hawwa yang dalam bahasa Indonesia berarti 'Makam Hawa'.

Jamaah yang datang umumnya penasaran terhadap isi dari bangunan yang dikelilingi tembok besar itu. Terlebih lagi, beberapa cerita penduduk setempat mengatakan bahwa perempuan dilarang masuk ke makam dengan alasan bid'ah. Namun tidak dijelaskan bid'ah seperti apa.

Saat memasuki area makam, akan terlihat hamparan padang luas tanpa rerumputan hijau di atasnya. Tidak ada gundukan tanah atau batu nisan yang menunjukkan makam Siti Hawa.

Yang ada hanya tanah yang dibagi ke dalam blok-blok dengan ukuran 1x1 meter dan jalur-jalur panjang makam yang dihinggapi merpati-merpati jinak.

Di lorong masuk terpampang doa dan adab berziarah ke makam. Lalu terdapat pula tempat pemandian jenazah, mushola dan toilet. Bahkan para penjaga sendiri pun tak mengetahui secara jelas di mana letak makam Siti Hawa. Setiap pengunjung yang datang hanya akan diarahkan untuk langsung berdoa.

Hingga kini belum dapat dipastikan apakah makam Hawa benar terdapat di area ini. Namun beberapa catatan sejarah mengatakan, penamaan Kota Jeddah diambil dari kata Jaddah yang berarti 'nenek'.

Ini menunjukkan bahwa Siti Hawa merupakan 'nenek moyang' manusia yang diturunkan di Jeddah. Karena itulah mereka meyakini makam wanita pertama di bumi itu juga pasti berada di Jeddah.

Meski masih banyak diragukan, di Maqbarah Hawwa ada salah satu makam yang memiliki ukuran sangat panjang, yakni 5 meter. Para peziarah mempercayai ini sebagai makam Siti Hawa. (bbs)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 44 menit yang lalu

Mutia, Gadis Cilik Asal Cidaun Berprestasi di Seni Membaca Dongeng Sunda

TINGGAL dan mengenyam pendidikan di wilayah yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten, tak menjadikan halangan bagi Mutia Karin, siswa kelas IV SD Negeri Puncak Lawang, Kecamatan Cidaun untuk berkarya dan…

Cianjur Euy 1 jam yang lalu

Dishub Cianjur Akan Rubah Sistem Tarif Angkum

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur berencana merubah sistem tarif angkutan umum (Angkum). Kebijakan rencana itu untuk menyesuaikan kondisi angkum pasca perubahan trayek beberapa waktu lalu.

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Positif Amfetamin, Dua Remaja Perempuan Diamankan

DUA orang pengunjung tempat hiburan di Cianjur diamankan petugas gabungan dalam razia cipta kondisi (Cipkon) yang digelar Sabtu (21/4/2018) hingga Minggu (22/4/2018) dini hari.

Cianjur Euy 20/04/2018 21:59 WIB

Dua Polwan Polres Cianjur Ikuti Kartini Run 2018

DUA Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur akan memeriahkan lomba lari bertajuk Kartini Run 2018 yang akan digelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Hari Kartini, Polwan Polres Cianjur Gelar Pengobatan dan Makan Gratis

LIMA ratusan orang dari sejumlah wilayah di Cianjur mengikuti pengobatan gratis di lingkungan Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku, Kamis (19/4/2018) pagi.

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Pengendara Opang Desak Hapus Angkutan Berbasis Online

RIBUAN pengendara ojek pangkalan (Opang) dan angkutan umum (Angkum) di Cianjur menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (19/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:52 WIB

Prediksi Harga Beras Jelang Ramadan tak Melonjak

SEJUMLAH pedagang komoditas beras di Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku memprediksi untuk harga beras tidak akan mengalami lonjakan menjelang Ramadan 1438 Hijriah mendatang.

Aktualita 19/04/2018 08:00 WIB

Kebohongan Ketua DPRD Terungkap

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi terkait mekanisme penghapusan pendapat akhir fraksi semakin menguat. Benarkah?