Selasa, 17 Juli 2018 | Cianjur, Indonesia

Wabup Sebut Pencairan Dana Hibah Sesuai Aturan

Rustandi

Selasa, 10 Oktober 2017 - 07:05 WIB

A A A

WAKIL Bupati Herman Suherman, memastikan tidak ada niatan apapun dari pemerintah dalam pengucuran dana hibah untuk  sejumlah lembaga penerima hibah. Pengucuran dana itu benar-benar dilakukan sesuai dengan aturan perundang-undangan.

“Kami tidak pernah berpikir lebih jauh saat mengucurkan dana hibah, apalagi menyangkut dengan kepentingan politik. Dana hibah itu diberikan dengan acuan jelas untuk meningkatkan indeks keagamaan di Kabupaten Cianjur, terutama dalam mendongkrak dan mempercepat terwujudnya Kabupaten Cianjur yang lebih agamis,” kata Wabup saat ditemui di salah satu kegiatan rutin hariannya kemarin.

Ke depan, imbuh Wabup, beberapa OPD terkait dengan pengucuran dana hibah, akan dipanggil dalam upaya menyinergikan semua aturan dalam menentukan penerima dana hibah, sehingga tidak menjadi kontroversi seperti sekarang. Salah satu yang bisa dilakukan, setiap OPD pengelola dana hibah wajib melakukan sosialisasi kepada publik, terkait tata cara pengelolaan dan penentuan penerima dana hibah.

“Kita berharap dengan dana hibah yang diterima lembaga tertentu, dapat pula mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM), apalagi sejumlah penerima dana hibah itu adalah penggerak roda di bidang pendidikan,” terang Wabup.

Ditanya soal adanya anggaran BOP Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebesar Rp 18 miliar lebih, orang nomor dua di Pemerintahan Kabupaten Cianjur itu, mengonfirmasikan bakal meminta pihak Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk menerangkan adanya aliran dana itu.

“Saya tidak bisa memvonis begitu saja, karena semua harus terlebih dahulu diklarifikasi. Itu semua menyangkut data jadi semuanya harus hari-hati,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan data yang dihimpun Harian Umum Berita Cianjur, dari kompilasi laporan pertanggungjawaban realisasi dan penggunaan belanja hibah Kabupaten Cianjur, periode Juli hingga September tahun anggaran 2017, yang sudah dilansir Pemkab Cianjur terdapat poin penyaluran bantuan sebesar Rp18.985.800.000, untuk belanja hibah BOP PAUD yang beralamat di Jalan Abdullah Bin Nuh Cianjur.

Tak hanya itu, sejumlah pencairan anggaran hibah di atas Rp1 M juga digelontorkan Pemerintah Kabupaten Cianjur, untuk sejumlah lembaga lainnya. Lembaga penerima dana bantuan cukup besar ini antara lain, Penyelengaraan Pemberdayaan Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Alquran (P3DTPQ), serta Gerakan Pembinaan Penghapal Quran (GP2Q).

Sejumlah lembaga yang berhasil dimintai keterangan menyayangkan kebijakan pemerintah yang sepertinya terlalu berpihak, apalagi terkesan begitu beraroma politis. Terlebih, beberapa lembaga ini menilai lembaga penerimaan dana bantuan hibah seperti yang dilansir pemerintah, masih membuka cela atau ruang untuk diperdebatkan.

Seperi dikatakan Ketua Lembaga Visi Selaras Komunika, Irfan Ridwansyah, penggelontoran dana hibah itu tidak salah secara aturan, namun kacamata publik menilai ada keberpihakan begitu kontras, sehingga terkesan anggaran yang digelontorkan penuh dengan kepentingan terselubung.

“Kita sempat melakukan pengecekan dengan penerima dana sebesar Rp, 18 M lebih, tapi seperti disebut dalam draft penerimaan bantuan, lembaga itu sama sekali tidak jelas meski disebutkan berada di Jalan Abdullah Bin Nuh,” kata Irfan saat ditemui Harian Umum Berita Cianjur, usai dirinya mengikuti salah satu acara diskusi politik di salah satu cafe di jalan Kaum Tengah, Sabtu (7/10/2017).

Irfan menambahkan, ketidakjelasan penerimaan bantuan ini, menimbulkan kecurigaan mendalam di mata publik. Apalagi, nama lembaga itu tidak ada karena dalam laporan itu hanya disebut BOP PAUD di Jalan Abdullah Bin Nuh Sebesar Rp18.985.800.000.

Sementara terkait sejumlah bantuan ke lembaga lainnya, dikatakan Ketua Aksi Mahasiswa Cianjur (KAM-C) Ujang Ruslandi, anggaran yang digulirkan terindikasi merupakan bagian balas budi pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Ruslandi menyebut, ada anggaran yang kemudian diterima sejumlah lembaga seperti P3DTPQ) dan  GP2Q, terjadi karena adanya janji Pemkab yang kemudian didorong dengan lahirnya Perda No 3 Tahun 2014, tentang Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al Quran.

“Saya masih ingat Perda itu lahir pada tahun 2014, sehingga kebijakan anggaran baru bisa dimulai pada tahun anggaran 2015 hingga sekarang. Saat Perda dibahas, sejumlah kalangan dewan sempat mempertanyakan efek luas positif yang ditimbulkan dari lahirnya aturan diniyah, apalagi mengandung konsekuensi anggaran yang jadi beban APBD,” katanya.

Secara terpisah, Bagian Umum Playgroup Permata Hati, Wahyu menegaskan, PAUD yang beralamat di Jalan Abdullah Bin Nuh hanya ada satu, yakni PAUD Permata Hati. Namun Wahyu membantah keras bahwa sekolahnya telah menerima bantuan dari pemerintah.

“Kalau PAUD di Jalan ini memang cuma ini, namun kami tidak pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah. Apalagi kalau sampai belasan miliar seperti itu,” jawab Wahyu saat dimintai konfirmasinya, Minggu (8/10/2017).

Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman dalam kesempatan berbeda sempat menjelaskan, pemberian bantuan untuk sejumlah lembaga yang disebutkan tadi, dilakukan pemerintah guna mempercepat terlaksananya visi dan misi Kabupaten Cianjur yakni Cianjur Lebih Maju dan Agamis.

“Berbagai bantuan itu untuk menunjang kegiatan bernafaskan Islam, sehingga Cianjur lebih Agamis tadi segera bisa terealisasi dengan baik. Itu yang kami harapkan, makanya ada bantuan itu semua,” terangnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 5 jam yang lalu

PT TSW Akan Ditutup, Camat Upayakan Mediasi

MENYIKAPI pernyataan pengusaha PT Three Six World (PT TSW), yang dalam waktu dekat akan menutup usahanya, Kecamatan Ciranjang akan menggelar rapat dengan para pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan…

Cianjur Euy 5 jam yang lalu

Galian C Pasir Lemu Karangtengah Makan Korban

GALIAN C Kampung Pasir Lemu RT, 02 /05, Desa Sukajadi, Kecamatan Karangtengah, Cianjur, minggu 16/07 sekira pukul 11,15 Wib, ambruk menutupi dua alat berat (Beko) hingga satu orang opratornta tewas seketika…

Cianjur Euy 5 jam yang lalu

Jembatan Gantung Kali Cilaku Rusak Berat

JEMBATAN gantung terbuat dari anyaman bambu, sepanjang keurang lebih 100 meter, lebar 1,2 meter, yang melintasi kali Cilaku kondisinya rusak berat.

Cianjur Euy 15/07/2018 23:11 WIB

Tahun ini, Rp3,5 M untuk Proyek Buku RT

DANA Rukun Tetangga (RT) yang diluncurkan pemerintah Kabupaten Cianjur setiap tahunnya, kerap jadi bidikan kalangan pengusaha yang berniat mengais keuntungan.

Cianjur Euy 15/07/2018 23:09 WIB

Warga Mekargalih Kudu Waspada

WARGA Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur harus lebih waspada saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, tak berpenghuni.

Cianjur Euy 15/07/2018 23:07 WIB

Polsek Warungkondang Siap Menjawab Keinginan Masyarakat

PERINGATI HUT Bhayangkara ke 72 Polsek Warungkondang, Kabupaten Cianjur gelar syukuran, Sabtu (14/7/2018). Terlihat seluruh kalangan masyarakat menjadi tamu undangan.

Cianjur Euy 15/07/2018 20:15 WIB

Asian GamesXVIII Ajang Dongkrak Sektor Pariwisata

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur bakal memaskimalkan momentum gelaran Asian Games XVIII/2018 untuk mempromosikan dan mendongkrak sektor pariwisata.

Cianjur Euy 12/07/2018 21:08 WIB

Lapas Kelas IIB Cianjur Utamakan Pembinaan Keagamaan

LATAR belakang pondok pesantren (Pontren) yang diterapkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Cianjur menjadi sesuatu yang unik. Dimana, para warga binaan diberikan pendekataan keagamaan untuk…

Cianjur Euy 12/07/2018 21:08 WIB

Tingkat Penyerapan Beras Petani di Semeseter I Mencapai 80,78%

BULOG Subdivre Cianjur mengklaim tingkat penyerapan beras petani memasuki semester I tahun ini sudah mencapai 80,78 persen. Hal itu, tak terlepas dari mulai meningkatnya kepercayaan petani menjual hasil…

Cianjur Euy 12/07/2018 21:08 WIB

Situs Gunung Padang Diusulkan Ke UNESCO

TIM Arkeolog Situs Gunung Padang tengah mengkaji untuk mengusulkan situs tersebut ke UNESCO sebagai warisan budaya dunia (World Heritage). Rencananya semua elemen, mulai dari pemerintah daerah bakal dilibatkan…