Minggu, 24 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Guru Berikan PR? Awas, Jangan Tambah Beban Siswa!

Wawan

Kamis, 12 Oktober 2017 - 07:10 WIB

Ilustrasi/net
Ilustrasi/net
A A A

Aksi protes para pelajar Cianjur melalui hastag yang bernada sindiran, “Sekolah Full Day, PR Everyday, Kapan Holiday?” ternyata mengundang reaksi dari sejumlah kalangan.

Betapa tidak, saat lahirnya kebijakan full day school, siswa tetap diberikan pekerjaan rumah (PR) dan harus mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di hari libur.
Seperti diketahui, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy melarang guru memberikan PR matematika dan pelajar lainnya kepada para siswa. Ia meminta agar guru lebih kreatif memberikan PR kepada siswa dalam rangka penguatan pendidikan karakter (PPK).

Siswa, sambung dia, diminta tidak diberi PR matematika atau mata pelajaran lain, karena tugas seperti itu cukup diselesaikan di sekolah. Sebaliknya, guru harus bisa memberikan PR yang berkaitan dengan nilai-nilai karakter prioritas PPK.

Wakil Ketua Komisi IV, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur, Sapturo, sangat setuju dengan larangan itu. Tanggung jawab meningkatkan kualitas pendidikan merupakan salah satu tugas sekolah. Masih banyak cara untuk menempuh itu, tanpa harus membebankan PR kepada anak didik.

“Jangan menambah beban siswa dengan PR, seharusnya evaluasi bisa dilakukan setiap akhir mata pelajaran. Asumsinya jika pemberian teori selama 45 menit, sisanya dapat digunakan untuk pre test, mid test dan post test, sehingga tak perlu ada PR,” kata Sapturo saat dihubungi Berita Cianjur, Rabu (11/10/2017).

Menurut Sapturo, sebenarnya peniadaaan PR bukan karena adanya larangan dari Mendikbud. Tanpa ada larangan itu, pendidik atau pengajar harus menyadari bahwa anak perlu istirahat, sehingga saat kembali beraktivitas sekolah di hari selanjutnya dapat lebih berkonsentrasi.

“Waktu istirahat sangat diperlukan bagi siswa, jangan sampai waktu itu juga direnggut, karena harus mengerjakan PR dari sekolah,” sebut Sapturo.
Sapturo menuturkan, peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sangat vital di sini. Pengawasan melalui pengawas sekolah, agar mengingatkan setiap sekolah yang masih membebani siswanya dengan PR.

“Selain itu, peran kepala sekolah juga penting, apalagi umumnya tidak ikut mengajar. Pengawasan oleh kepala sekolah kepada guru harus diperketat,” tutur Sapturo.
Sementara itu, Ketua Komunitas Aksi Mahasiswa Cianjur (KAM-C), Ujang Ruslandi mengungkapkan, mata pelajaran hanya bersifat akademis. Jangan sampai Hak Asasi Manusia (HAM) anak dilanggar dengan menghilangkan waktu berkreasi, bermain dan waktu istirahatnya.

“Memang lebih pantas pelajaran sekolah diselesaikan di sekolah. Tetapi berbeda halnya jika PR yang diberikan berfungsi untuk meningkatkan karakter siswanya, yang tidak berhubungan dengan mata pelajaran,” ungkap Ujang yang masih tercatat sebagai mahasiswa fakultas hukum, semester akhir di salah satu perguruan tinggi swasta di Kabuapten Cianjur.

Ujang menyebut, dengan terbentuknya karakter anak didik, besar kemungkinannya akan menghasilkan generasi muda dengan potensi luar biasa. Bukan tidak menutup kemungkinan, ke depan akan banyak bermunculan nama tokoh besar, ilmuwan atau politikus yang berasal dari Cianjur.

“Karakter yang telah terbentuk, akan membentuk pribadi yang tidak mudah terpengaruh oleh berbagai godaan,” sebut Ujang.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur, Cecep Sobandi mengatakan, memang itu instruksi dari Mendikbud, namun kemungkinan PR yang diberikan masih pada batasan tertentu dan tidak membebankan siswanya.

“Dinas sudah mengimbau kepada sekolah agar PR yang diberikan harus disesuaikan, jangan sampai memberatkan anak. Apalagi bagi sejumlah sekolah yang belajarnya hingga sore hari,” pungkasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.