Kamis, 20 September 2018 | Cianjur, Indonesia

Sedih, Tim Porda Sepakbola Cianjur Galang Dana

Gie

Rabu, 18 Oktober 2017 - 07:05 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

**Anggaran Tak Kunjung Cair, Kemana PSSI? Kemana KONI?
 

TIM Porda Sepakbola Cianjur berinisiatif melakukan penggalangan dana untuk membiayai kebutuhan tim, selama perhelatan Kualifikasi Porda Jabar 2018, Selasa (17/10/2017). Hal itu dilakukan karena anggaran yang dijanjikan dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cianjur, tak kunjung diberikan.

Aksi bertajuk “Koin untuk Porda, Save Sepakbola Cianjur” ini dilakukan sejak pukul 09.00 Wib. Mereka menggalang dana dengan melakukan long march hingga ke Tugu Lampu Gentur, Hypermart, Cianjur.

Tak hanya menggalang dana, mereka pun berorasi mengungkapkan keluhannya tentang tidak adanya perhatian dari PSSI dan KONI. Orasi dilakukan di dua tempat, yakni di Tugu Tauhid dekat Masjid Agung dan Tugu Gentur.

Spanduk dan poster bertulisan Udunan untuk Porda, Geura Hudang, Aing Rela Dibenci Aing Rela Direndahkan Karena Aing Hayang Ninggal Sepakbola Cianjur, dan Selamatkan Sepakbola Cianjur, menghiasi aksi “Koin untuk Porda, Save Sepakbola Cianjur”.

“Jangankan janji soal anggaran, perhatian untuk memerhatikan anak-anak di tim Porda pun tidak ada. Kasian mereka, semangatnya luar biasa hingga rela tidak dibayar bahkan hingga orangtuanya masing-masing iuran untuk kebutuhan anak-anaknya,“ ujar asisten Pelatih Porda Cianjur, Sendi Oktavian kepada wartawan usai aksi.

Sementara itu, Pelatih Porda Cianjur, Maftuh Maulana menegaskan, awalnya tim pelatih dan seluruh pemain menerima jika kondisinya memprihatinkan. Apalagi, sambung pria yang karib disapa M ini, semuanya memiliki motivasi tinggi demi kemajuan sepakbola Cianjur.

“Tapi karena tidak ada perhatian sama sekali sementara pertandingan akan segera dihadapi, akhirnya kami sepakat untuk menggelar aksi sebagai bentuk protes dan kekecewaan. Demi Cianjur, bagaimanapun kondisinya, kami akan tetap berjuang demi mengharumkan nama baik Cianjur,“ tegasnya.

M mengaku, dalam menghadapi Kualifikasi Porda Jabar 2018 ini, mulai dari pelatih dan pemain, semuanya bertekad memberikan pengabdian meski tidak dibayar sama sekali.

“Orang-orang boleh ngomong ngapain ikut porda kalau tidak ada anggarannya. Tapi kami dari jajaran official dan pelatih, termotivasi ketika melihat semangat luar biasa dari para pemain. Intinya, semua ini demi Cianjur,“ tambahnya.

Terpisah, salah seorang pemain, Fajar Setiawan (19) mengaku sedih dan kecewa karena tidak adanya perhatian sama sekali dari pemerintah, dalam hal ini KONI dan PSSI. Meski demikian, kondisi tersebut akan dijadikan sebagai motivasi tambahan untuk bisa membuktikan kepada semua pihak.

“Sedih, kecewa, karena tidak seperti kota atau kabupaten lainnya yang mendapatkan anggaran besar. Kami di sini boro-boro bantuan anggaran, buat biaya makan aja iuran. Sepatu kami ada yang sudah sobek, cukup dijahit dan dipakai lagi. Pokonya meurih lah,“ tuturnya.

Pemain asal Cipanas ini mengaku tambah sedih ketika mendengar ada ocehan-ocehan yang kurang menyenangkan. Namun akhirnya ia tak mau ambil pusing, malah berambisi mengubah ocehan tersebut menjadi tepuk tangan.

“Katanya target lolos, tapi tak ada sepeserpun anggaran. Tapi kami tidak mau memikirkan itu terus, sekarang kami ingin membuktikan kepada semua masyarakat Cianjur, meski kami semua pemain lokal, tapi kami akan bisa berprestasi,“ tegasnya.

Sementara itu, Ketua Viking Underground (Vug) Cianjur, Beni Sumarna, yang selama ini peduli terhadap persepakbolaan Cianjur, mengaku prihatin melihat nasib sepakbola di Cianjur.

“Saya peduli dan prihatin, makanya kemarin ikut aksi juga. Sedih melihat semangat anak-anak, bahkan saya sempat haru melihat seorang tukang beca saja ikut nyumbang,“ katanya.

Beni bercerita, saat ikut tim melakukan pemusatan pelatihan di Cidaun, sejumlah tokoh sepakbola terlihat antusias dan memberikan dukungan. Bahkan, sambung Beni, sejumlah kebutuhan tim dibantu mereka.

“Banyak masyarakat yang mendukung, tapi pihak yang terkait malah tidak ada perhatian sama sekali. Di Cidaun, kebutuhan makanan anak-anak selama 8 hari dibantu tokoh-tokoh sepakbola di Cidaun,“ ucapnya.

Beni berharap, aksi “Koin untuk Porda, Save Sepakbola Cianjur” bisa memberikan kesadaran terhadap semua pihak, agar bisa memerhatikan persepakbolaan Cianjur.
“Pemain dan pelatihnya sudah semangat meski tidak dibayar, masa tidak ada pehatiannya. Tapi, bagaimanapun kondisinya, semoga tim Cianjur bisa lolos dan lebih berprestasi. Kami dari bobotoh akan selalu mendukung,“ katanya.

Terkait jadwal kualifikasi, tim Cianjur akan mengawali laga home di Stadion Badak Putih Cianjur, pada 22 Oktober 2017 pukul 15.00 Wib, menghadapi tim Kota Sukabumi.

“Prihatin, sebentar lagi mau bertanding, tapi anggaran tidak ada, mereka berupaya iuran semampunya. Kami mengajak seluruh masyarakat Cianjur untuk bisa mendukung dengan cara menyaksikan langsung tim Porda Cianjur di Badak Putih,“ pungkasnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 12/08/2018 22:31 WIB

Polres Cianjur Siap Amankan Kirab Obor Asian GamesXVIII

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat akan bekerja maksimal (all out) dalam pelaksanaan pengamanan perjalanan kirab obor api Asian GamesXVIII yang akan melintas dan diinapkan di Pendopo Kabupaten…

Cianjur Euy 08/08/2018 08:00 WIB

Petani Penggarap di Cianjur Tagih Janji Presiden

Tim Nawacita Presiden, Ruri Jumar Saef mewakili Ketua Tim Joko Daryanto, yang juga adik Jokowi blusukan ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (7/8/2018).

Cianjur Euy 06/08/2018 21:11 WIB

Dua Rumah Ludes Terbakar

Dua unit rumah di Gang Mujahidin, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ludes terbakar, Senin (6/8/2018) pagi.

Cianjur Euy 06/08/2018 06:55 WIB

Rekanan Proyek Irigasi Untung Banyak

Pelaksanaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi DI Cihea kembali mendapat sorotan tajam pemerhati pembangunan.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:57 WIB

Untuk Memberikan Pemahaman Tentang Islam Kaafah

KABUPATEN Cianjur akan menjadi tuan rumah Jambore Nasional para dai Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI). Sediannya jambore tersebut akan dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun Parmusi 26 September…

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…