Sabtu, 20 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Mendagri Tjahjo Kumolo Buka Kegiatan Jamnas Kebangsaan

Angga Purwanda

Rabu, 25 Oktober 2017 - 20:23 WIB

foto/Angga purwanda
foto/Angga purwanda
A A A

*Masih Banyak Persoalan Bangsa Harus Segera Diselesaikan

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo membuka kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) Kebangsaan dan Wirausaha yang digagas Forum Cipayung Plus di Bumi Perkemahan Mandalawangi, Cibodas, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Rabu (25/10/2017).

Kegiatan yang kali pertama digelar bertajuk “Bersatu, Kreatif, Jayakan Indonesia” itu tak hanya bertujuan untuk meneguhkan wawasan kebangsaan, tetapi untuk menyamakan visi menggerakan pemuda dan mahasiswa untuk berwirausaha.

Dalam sambutannya, Tjahjo mengatakan, ada empat masalah utama yang saat ini dihadapi bangsa Indonesia, di antaranya radikalisme, penyalahgunaan narkoba, korupsi dan ketimpangan sosial.

Mahasiswa dan pemuda sebagai agen perubahan, jelas Tjahjo, memiliki peran penting dalam pemberantasan empat masalah tersebut. Sebagai perkumpulan organisasi mahasiswa dan pemuda yang sangat besar, Tjahjo yakin kelompok Cipayung dapat membantu pemerintah mengentaskan sejumlah persoalan itu.

“Masih banyak masalah sosial yang di hadapi bangsa Indonesia. Namun, saya yakin Forum Cipayung punya komitemen untuk dapat memperbarui kondisi bangsa ke arah yang lebih baik. Terutama persoalan ketimpangan sosial yang selama ini terus mencuat,” jelas Tjahjo, Rabu (25/10/2017).

Selain itu, Mendagri menuturkan, untuk masalah korupsi masih jadi perhatian seluruh pihak. Hal itu dapat terlihat, dari semakin seringnya para penegak hukum menangkap para pejabat yang terlibat korupsi.

“Ini harus mejadi perhatian semua pihak dengan bekerja secara bersama-sama. Tak hanya korupsi, masalah narkoba juga sangat memprihatinkan, tiap hari ada 60 anak bangsa mati sia-sia karena jadi korban narkoba,” tuturnya.

Tjahjo juga menekankan, bahwa ideologi Pancasila bagi bangsa Indonesia sudah final. Tidak ada tempat bagi individu atau kelompok yang hendak mengganti ideologi yang telah digagas para pendiri bangsa.

“Kami tak keberatan bila masyarakat ingin mendirikan perkumpulan atau organisasi. Namun, tidak boleh ada organisasi di Indonesia yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur Pancasila. Sebab, NKRI sudah harga mati dan ini menjadi tanggungjawab semua pihak dan elemen untuk terus menjaganya,” tegasnya.

Sementra itu, Pendiri kelompok Cipayung, Akbar Tanjung, mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi Forum Cipayung Plus. Kegiatan tersebut dinilai sebagai gambaran kemajemukan dari para pemuda dan mahasiswa se-Indonesia.

"Pertemuan seperti ini sebenarnya sudah kita gagas sejak lama, sejak para pendiri Kelompok Cipayung masih hidup. Tapi cita-cita itu baru bisa dilaksanakan hari ini, dan ini harus menjadi momentum untuk membawa perubahan positif bagi bangsa" ujar Akbar.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:52 WIB

Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Capai Rp 36 Ribu Per Kg

MESKI harga daging ayam potong di Cianjur disepakati Rp 33 ribu per kilogram (Kg). Namun, dipasaran harga daging unggas itu masih terbilang mahal, mencapai Rp 36 ribu per kg.

Cianjur Euy 18/01/2018 21:51 WIB

Polres Sidak Sekolah, Sejumlah Siswa Terbukti Simpan Video Porno

PASCA terungkapnya pesta seks sesama jenis, yang satu diantara pelakunya masih berstatus pelajar. Polres Cianjur gencarkan sosialisasi dan antisipasi dengan menyambangi sejumlah SMA/SMK di Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:50 WIB

Bulan Ini, Pasien Difteri Capai 15 Orang

PASIEN Difteri yang ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Cianjur jumlahnya terus bertambah. Sejak awal 2018, jumlah pasien penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi di selaput lendir hidung…

Aktualita 18/01/2018 08:00 WIB

Soal Limbah RSUD, Wabup Bohong

TUDINGAN pihak RSUD Sayang Cianjur melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan pihak…

Cianjur Euy 18/01/2018 00:01 WIB

Muhammad Zimaam Hanya Bisa Berbaring Diatas Tempat Tidur

Muhammad Zimaam (2) putra pasangan suami istri (pasutri) Ririn Saprina (33) dan Irawan Kusuma Atmaja (34) warga Jalan Mayor Harun Kabir No. 4, Kelurahan Bojong Herang, Kecamatan Cianjur hanya bisa tergolek…

Cianjur Euy 17/01/2018 21:12 WIB

Jelang Penerapan Trayek Baru, Angkum Wajib Uji KIR

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur bertindak tegas dengan melakukan pemeriksaan dan uji KIR angkutan umum (Angkum) jelang penerapan rekayasa lalulintas dan trayek angkum baru, yang akan dilaksanakan…

Cianjur Euy 17/01/2018 21:11 WIB

Kapolres Cianjur Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek

KAPOLRES Cianjur, AKBP Soliyah SIK, MH, memimpin upacara serah terima jabatan dan kenal pamit Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Cianjur, Rabu (17/1/2018) pagi. Kegiatan yang digelar di Aula Amanah, Primkopol…