Rabu, 20 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Transportasi Online tak Layak Masuk Cianjur

Angga Purwanda

Rabu, 25 Oktober 2017 - 20:32 WIB

foto/Angga purwanda
foto/Angga purwanda
A A A

*Padatnya Kondisi Lalulintas dan Jumlah Angkum Menjadi Persoalan

TRANSPORTASI online dinilai tidak memungkinkan untuk dapat masuk dan beroperasi di Kabupaten Cianjur. Hal itu, disebabkan kondisi lalulintas dan jumlah angkutan umum yang sudah terbilang padat di wilayah perkotaan Cianjur.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Rahmat Hartono mengatakan, saat ini terdapat 4.000 angkutan konvensional yang beroperasi. Jumlah tersebut, sudah tergolong banyak dan setiap harinya memadati ruas jalan di Cianjur.

”Jadi, sebenarnya kalau melihat keberadaan angkutan konvensional saja sudah banyak. Kalau ditambah dengan transportasi online, dikhawatirkan akan ada gesekan seperti yang sudah-sudah di daerah lain,” kata Rahmat, kepada wartawan, Rabu (25/10/2017).

Selain itu, jelas Rahmat, padatnya sejumlah ruas jalan pun dikhawatirkan semakin padat dengan bertambahnya moda transportasi. Oleh karena itu, diperlukan mekanisme yang tepat terkait penerimaan masuknya transportasi online.

Rahmat mengatakan, masuknya transportasi online ke Cianjur pun sebenarnya masih membutuhkan pembahasan lebih lanjut. Pihak terkait harus mempertimbangkan keberadaan transportasi tersebut berdasarkan adanya permintaan dan kondisi di lapangan. Selama dua aspek itu seimbang dan memungkinkan, keberadaan jasa angkutan online pun masih bisa dipertimbangkan.

Namun, menurut dia, jangankan untuk menambah jenis layanan, saat ini saja penambahan angkutan konvensional sudah ditutup karena dinilai sudah terlalu banyak.

”Kalaupun tetap harus ditambah, ada ketentuan untuk angkutan konvensional. Salah satunya terkait faktor muat, kalau sudah mencapai 70 persen baru boleh ada penambahan,” ujarnya.

Oleh karena itu, dishub pun akan melakukan diskusi di forum lalu lintas terkait transportasi online di Cianjur. Sementara ini, keberadaan transportasi online yang sudah ada pun mau tidak mau dibiarkan terlebih dahulu.

”Kami belum bisa ambil langkah untuk menertibkan, apalagi kan mayoritas merupakan jenis roda dua. Kendaraan roda dua sejauh ini belum diatur, jadi belum ada regulasi yang tepat untuk menangani beroperasinya mereka,” ujarnya.

Namun, untuk sementara pihak dishub dan kepolisian akan terus berkoordinasi dan melakukan pembinaan terhadap layanan online. Walaupun tidak diatur, transportasi oline roda dua pun merupakan pengguna jalan yang wajib diarahkan.

Sementara itu, Ketua Organisasi Angkutan Daerah (Organda) Kabupaten Cianjur Dede Supyanidin meminta, agar pemerintah setempat menolak keberadaan angkutan online, termasuk layanan transportasi asal Malaysia yang sudah masuk di Cianjur.

Hal itu dikarenakan, kondisi angkutan yang ada saat ini dinilai masih compang camping. ”Kalau melihat sekarang, keberadaan angkuta online justru menimbulkan masalah sosial. Walaupun kehadirannya sulit dibendung, karena (transportasi online) menjadi salah satu kemajuan teknologi,” ujar Dede.

Ia menambahkan, ribuan angkutan umum di Cianjur pun dianggap belum nyaman dan aman. Soalnya, pembinaan dari pemerintah terhadap angkutan umum yang ada pun masih sangat minim. Oleh karena itu, ia mengharapkan adanya perhatian yang lebih dari pemerintah terhadap kelangsungan transportasi konvensional.

Menurut dia, jika tidak ada perhatian atau dengan kata lain pemerintah membiarkan kondisi tersebut, dikhawatirkan banyak pengemudi yang kehilangan mata pencariannya.

Dede mengatakan, sebaiknya pemerintah mampu melakukan pembinaan terlebih dahulu kepada pengusaha transportasi terkait. Akan tetapi, jika pembinaan sudah berjalan tapi pihak terkait tidak mengikuti maupun berinovasi, maka hal tersebut dianggap mutlak menjadi persaingan.

”Akhirnya, kalau tidak menurut itu akan menjadi kesalahan masing-masing. Tapi sekarang pembinaan saja tidak ada, makanya kami minta untuk ditahan dulu lah. Supaya tidak jadi konflik, mengingat regulasi transportasi online juga belum jelas,” ucapnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.