Selasa, 19 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Publik Sepakbola Desak BPKP Audit PSSI

Rustandi

Kamis, 26 Oktober 2017 - 07:00 WIB

Karikatur/Nandang S
Karikatur/Nandang S
A A A

**Dinilai Mati Suri Sejak November 2014 hingga 2017

KONDISI memprihatinkan yang masih menggelayuti Tim Porda Sepakbola Cianjur, terus mengundang reaksi dari sejumlah elemen masyarakat. Bahkan, dugaan indikasi penyalahgunaan anggaran yang dilakukan oknum pengurus PSSI sejak 2014 pun muncul.

Tak hanya itu, sejak klaim Ketua PSSI Cianjur, Wawan Setiawan, sudah menggelontorkan anggaran Rp18 juta dibantah pengurus Tim Sepakbola Porda Cianjur, publik semakin mempertanyakan kinerja dan tanggung jawabnya.

Aktivis Forum Komunikasi Tatanan Rakyat Anti Korupsi (Forkot-Rasi), Feby Alwin Rinaldi menilai, sejak Wawan Setiawan dikukuhkan menjadi Ketua PSSI Cianjur pada November 2014 hingga tahun ini, sepak bola Cianjur mati suri 

Menurutnya, pada awal memimpin, Wawan sempat berkilah dan beralibi tidak adanya pembinaan maksimal di Cianjur dikarenakan dampak dari kebijakan PSSI Pusat. Namun setelah pembekuan selesai, sambung dia, Wawan tetap berdalih bahwa mati surinya PSSI Kabupaten Cianjur, disebabkan kurangnya pasokan anggaran dari donatur dan pemerintah.

Saya mah lieur lamun sampai tahun ini, Ketua PSSI masih kekeuh membela diri terhadap sejumlah masalah saat ini. Kalau bukan pengurus PSSI yang jadi biang kerok para pemain harus ngencleng seperti kemarin, siapa lagi yang mau disalahkan?” tegas Feby dengan nada tinggi.

Menanggapi persoalan tersebut, ia mengaku tengah mengkaji kemungkinan adanya indikasi penyalahgunaan anggaran yang dilakukan oknum pengurus PSSI sejak 2014 silam

“Kalau sama sekali tidak ada anggaran untuk pembinaan pemain sepakbola, itu sangat mustahil. Karena secara rutin pemerintah mengucurkan anggaran hibah ke KONI Cianjur, guna pembinaan olahraga di Cianjur, salah satunya jelas PSSI Cianjur, meski kemudian harus dipertanyakan dengan tegas, kemana dana itu selama ini?” tambahnya.

Upaya menjernihkan masalah saat ini, lanjut Feby, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah aktivis lain termasuk pecinta bola, untuk mendesak Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) agar mau turun langsung melakukan audit total.

“Secara aturan, audit terhadap bantuan hibah memang dilakukan sesuai dengan tahapan, namun jika ada laporan yang dilayangkan masyarakat atau pihak tertentu terkait indikasi penyelewangan anggaran, maka pemeriksaan bisa dilakukan kapan pun,” bebernya.

Niat mendesak BPKP memeriksa keuangan di tubuh PSSI Cianjur, disambut baik banyak kalangan. Hasil audit, bisa menjawab tudingan tidak sedap yang dilontarkan ke pengurus PSSI Cianjur. Jika hasil audit tidak terbukti ada korupsi, berarti kondisi PSSI sekarang memang harus diselamatkan publik semua. Namun jika terbukti, tentu siapapun pelakunya kudu ‘ngerem’.

Seperti diketahui, desakan adanya audit oleh BPPK, semakin kuat setelah para pemain Porda, harus ngencleng untuk kebutuhan anggarannya sendiri. Apalagi, belum lama ini terkuak ada beberapa sumber dana yang masuk ke tubuh PSSI sejak tahun 2014, namun publik menilai anggaran itu seperti tidak berbekas.

Polemik makin meruncing, setelah Ketua PSSI Kabupaten Cianjur, Wawan Setiawan, malah mengklaim dirinya sudah menggelontorkan bantuan anggaran sebesar Rp18 juta. Dana tersebut diklaimnya bersumber dari dana pribadi, sambil menunggu dana bantuan KONI yang hingga saat ini belum juga turun.

"Informasinya dari KONI ada anggaran Rp 500 juta, tapi kita tidak tahu mau dapat berapa, karena harus dibagi dengan 30 cabor lainnya," ucapnya.

Wawan menampik jika dirinya disebut tidak perhatian dengan Tim Porda Sepakbola Cianjur. Ia menegaskan, dana talangan yang digelontorkan itu hanya sebatas untuk biaya selama pertandingan digelar di Cianjur. Sedangkan untuk pertandingan di luar, anggarannya berbeda lagi.


"Ini hanya untuk pertandingan kandang saja, pertandingan tandang beda lagi. Itu harus dihitung dulu, kan ada penginapan segala yang harus dibayar. Yang jelas pasti lebih besar dibandingkan biaya saat pertandingan kandang," kilahnya.


Ia pun mengaku telah menyiapkan dana talangan tersebut dengan catatan setelah dana cair dari KONI dana tersebut diganti. "Pokoknya pertandingan harus tetap berjalan, tanggal 22, 27 tanggal 30, tidak ada halangan,“ akunya.

Menanggapi adanya klaim tersebut, Pelatih Kiper Tim Porda Sepakbola Cianjur, Hendro Purmono menegaskan, hal tersebut tidak benar. “Kalau memang benar, harusnya ada buktinya dong. Itu mah bohong, dari awal juga Cuma janji-janji doang. Jangankan anggaran, ngasih selamat kepada pemain yang sudah menang pun gak ada,“ pungkasnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.