Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Jokowi Batal Hadir, Aksi HMI Cianjur Ikut Batal

Wawan

Kamis, 26 Oktober 2017 - 07:05 WIB

foto:Angga Purwanda/BC
foto:Angga Purwanda/BC
A A A

AKSI tolak Jokowi yang bakal digelar Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Cabang Cianjur, batal digelar. Hal tersebut disebabkan Presiden Joko Widodo batal hadir dan digantikan Mendagri Tjahjo Kumolo, pada pembukaan Jambore Nasional (Jamnas) Kebangsaan dan Wirausaha di Bumi Perkemahan Mandalawangi (Golf), Cibodas, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, kemarin.

Meski demikian, Kepala Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP) HMI Cabang Cianjur, Fajrilah Samlawi menegaskan, pihaknya akan terus berupaya mengkritisi Pemerintahan Jokowi-JK yang dinilainya belum bisa menepati janji-janjinya.

Menurutnya, mahasiswa merupakan bagian dari pada perjuangan rakyat sebagai penyambung lidah rakyat. “Saat situasi ekonomi dan sosial semakin sulit, mahasiswa harus bersuara lantang mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat,” tegas Fajrilah kepada Berita Cianjur, Rabu (25/10/2017).

Ia mengungkapkan, 20 Oktober 2017 lalu, bertepatan dengan tiga tahun masa pemerintahan Jokowi-JK. Lagi-lagi mahasiswa turun ke jalan untuk meneriakkan aspirasinya berikut memberikan evaluasi terhadap kinerja Jokowi-JK.

Namun akhirnya mereka dibubarkan paksa oleh aparat sehingga menimbulkan korban, beberapa di antaranya mendapatkan perlakuan represif. Bahkan lebih parahnya lagi, sambung dia, mahasiswa pendemo dituduh telah melakukan tindak pidana.

“Padahal menyampaikan pendapat itu dilindungi oleh UUD 1945, tepatnya pasal 28E ayat (3). Sehingga apa maksudnya tudingan yang ditujukan kepada mahasiswa pendemo itu?” bebernya.

Berkaitan dengan kegiatan Jamnas Kebangsaan dan Wirausaha yang digelar sejak Selasa (24/10/2017) hingga Minggu (29/10/2017) mendatang, menurutnya hal tersebut hanya penghamburan anggaran negara.

Bahaya narkoba, radikalisme dan terorisme yang sering disampaikan oleh Presiden Jokowi, sambung dia, memang betul harus menjadi perhatian. “Namun tidak kalah bahayanya lagi ketika janji-janji Sang Presiden tidak kunjung terrealisasi, karena akan mengancam integritas bangsa dan mencerminkan ketidakseriusan dalam mengemban amanah dari rakyat indonesia,” tutur Fajrilah.

Fajrilah menyebut, kegiatan tersebut sebagai suatu alasan dan upaya untuk mematikan gerakan-gerakan mahasiswa. Baik itu yang datang menghampiri dengan wajah represif maupun persuasif. Tetapi yang terpenting harus selalu waspada dan selalu menjaga nilai-nilai idealis mahasiswa, serta melahirkan gerakan murni menuju cita-cita bangsa yang termaktub dalam pembukaan UUD 1945.

“Seharusnya penguasa lebih serius dalam menghadapi kondisi bangsa, dewasa ini yang kemudian diwujudkan dalam solusi konkrit, bukan hal-hal yang sifatnya seremonial. Pasalnya, ini bukan lagi saatnya kampanye politik untuk memperpanjang masa jabatan. Terkesan kegiatan itu hanya sebagai pengalihan isu yang lebih penting,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, HMI Cabang Cianjur menolak kehadiran Presiden Joko Widodo, yang dikabarkan akan menghadiri Jamnas Kebangsaan dan Wirausaha, di Bumi Perkemahan Mandalawangi (Golf), Cibodas, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Selasa (24/10/2017) hingga Minggu (29/10/2017) mendatang.

“Dengan tegas kami menyatakan sikap menolak kedatangan Jokowi ke Cianjur pada acara Jamnas,“ tegas Kepala Bidang PTKP HMI Cabang Cianjur, Fajrilah Samlawi, di Sekretariat Ikatan Cendekiawan (ICMI) Cianjur, Selasa (24/10/2017).

Acara yang dipelopori Forum Cipayung plus 15 organisasi pemuda yang ada di Indonesia ini, merupakan even perdana. Menurut Fajrillah, acara tersebut hanya menghamburkan anggaran negara dan merupakan salah satu bentuk pembungkaman gerakan mahasiswa.

“Tidak perlu melaksanakan kegiatan besar semacam itu, biarkanlah mahasiswa lahir secara natural. Itu sudah menjadi keharusan bagi mahasiswa untuk membuat kajian tentang kebangsaan, tidak harus melaksanakan kegiatan seperti itu,” ujarnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 16 jam yang lalu

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…