Minggu, 21 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Program Danamon Lebih, Untungkan Masyarakat

Fauzi

Kamis, 26 Oktober 2017 - 22:53 WIB

fauzi
fauzi
A A A

PROGRAM Danamon Lebih dianggap sebagai program yang diminati masyarakat. Program ini bagi Danamon memiliki keunggulan tersendiri.

Program Danamon Lebih yang di sediakan oleh Bank Danamon sangatlah menguntungkan bagi pengguna atau customer yang membuka tabungan di Bank Danamon. "Peruntukan Customer yang mengikuti program Danamon Lebih akan dibebaskan biaya administrasi. Setiap nasabah yang mengikuti program Danamon Lebih, minimal menyimpan uangnya Rp 500 ribu tidak akan dikenakan biaya administrasi. Jadi jika nasabah mau menyimpan uangnya mau setahun pun tidak akan berkurang sedikitpun,” pungkas Branch Manager Bank Danamon Ayi Rachman Suhendi, Rabu (25/10/2017).

Selain itu Bank Danamon juga menyediakan program Tabungan Berhadiah, selain bebas administrasi nasabah yang menyimpan tabungan akan mendapatkan asuransi gratis sebesar Rp 10 juta. "Seandainya nasabah pemilik tabungan ini mengalami kecelakaan atau meninggal dunia, akan diberikan asuransi sebesar Rp 10 juta,” paparnya.

Selain memberikan program tabungan, Bank Danamon pun juga memberikan promo program KPR dengan bunga bisa sampai 0 %. "Jika tabungan dengan pinjaman nominalnya di angka yang sama, itu akan menjadikan bunganya menjadi 0 %,” tuturnya.

Bank Danamon juga akan mengadakan program CSR (Corporate Social Responsibility) yang diselenggarakan di Taman Prawatasari Joglo, Kelurahan Sawah Gede, Kecamatan Cianjur pada 29 Oktober 2017 pukul 09.00 hingga selesai. Salah satu tujuannya untuk membantu sarana pra sarana kebersihan di lingkungan Taman Prawatasari.

"Sudah disediakan khusus juga 3 atau 4 unit gerobak roda sampah yang di peruntukkan bagi Taman Prawatasari," tegas Ayi seraya berharap bisa memberikan produk-produk unggulan kepada masyarakat Cianjur dan tersosialisasi dengan baik dan bermanfaat. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:52 WIB

Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Capai Rp 36 Ribu Per Kg

MESKI harga daging ayam potong di Cianjur disepakati Rp 33 ribu per kilogram (Kg). Namun, dipasaran harga daging unggas itu masih terbilang mahal, mencapai Rp 36 ribu per kg.

Cianjur Euy 18/01/2018 21:51 WIB

Polres Sidak Sekolah, Sejumlah Siswa Terbukti Simpan Video Porno

PASCA terungkapnya pesta seks sesama jenis, yang satu diantara pelakunya masih berstatus pelajar. Polres Cianjur gencarkan sosialisasi dan antisipasi dengan menyambangi sejumlah SMA/SMK di Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:50 WIB

Bulan Ini, Pasien Difteri Capai 15 Orang

PASIEN Difteri yang ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Cianjur jumlahnya terus bertambah. Sejak awal 2018, jumlah pasien penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi di selaput lendir hidung…

Aktualita 18/01/2018 08:10 WIB

BPLHD dan Penyidik Polda Jabar Datangi RSUD, Ada Apa?

SEGUDANG masalah terjadi di RSUD Sayang Cianjur. Tak hanya soal limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibiarkan menumpuk di ruangan terbuka, namun juga terdapat dua masalah besar lainnya yang hingga…

Aktualita 18/01/2018 08:05 WIB

Ini Pembohongan Publik, Wajib Diusut Tuntas

TERUNGKAPNYA kebohongan pernyataan pihak RSUD melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan…