Rabu, 20 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

KOMPPAK Desak Dinas Jangan Hanya Beralibi Saja

Rustandi/Wawan

Selasa, 31 Oktober 2017 - 07:00 WIB

Karikatur/Nandang S
Karikatur/Nandang S
A A A

Kadisdik Bantah Terlibat Jual Beli Buku Paket Miliaran Rupiah

BUKU Paket Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang rama digunjikan jadi bisnis pihak tertentu, mulai menyeret perhatian banyak pihak. Terlebih, angka bisnis buku ini bisa mencapai hingga angka empat miliar rupiah.

Legalitas buku yang disangsikan, jadi ruang perdebatan publik, karena apapun bentuk komersilaisasi pendidikan, haram dilakukan guru maupun pejabatnya. Adanya penjualan buku Paket PAUD, seharusnya membuka ruang bagi aparat hukum untuk melakukan langkah awal  penyedikan agar oknum pelaku bisinis ini bisa digerek ke mata hukum.

Demikian pernyataan itu dikemukakan Ketua Komunitas Masyarakat Peduli Pendidikan (Komppak) Ahmad Suherman, saat kembali di wawancara di Sekretariat Komppak di Jalan Siliwangi, Senin (30/10) kemarin. Ahmad tegas menyebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdik) jangan segera memberi himbauan dan beralibi tidak terlibat dalam masalah itu.

“Apapun yang terjadi di lembaga pendidikan, merupakan tanggungjawab pejabat yang bersangkutan. Kalau memang tidak ada kaitannya dengan Dinas sama sekali, saya kira mustahil penerbit Buku Paket, berani secara langsung datang ke sekolah dan menjual buku paket dengan mencatut nama Dinas,” tegas Ahma.

Menurut Ahmad, jika Dinas serius dalam menangani masalah ini, sebaiknya segera memanggil pihak yang berkompeten dalam hal ini penerbit dan mengklarifikasi langsung, terkait tudingan yang selama ini beredar. Jika hanya himbauan, jelas tidak akan menyelesaikan masalah dan justru itu seperti melakukan pembiaran begitu saja.

“Hingga saat ini, setiap ada masalah seperti ini selalu berujung dengan himbauan dan bantahan. Satu contoh, pemotongan dana sertifikasi guru yang selalu dibantah dan dibantah, namun buktinya polisi sendiri melakukan tangkap tangan. Apakah soal buku ini juga harus menunggu adanya tangkap tangan?,” ucap Ahmad.

Menjawab soal  tudingan tidak sedap soal jual beli paket Buku PAUD, Kadisdik Cecep Sobandi mengatakan telah mengeluarkan surat terkait Biaya Operasional PAUD (BOP), bahwa tidak diperkenankan adanya potongan dalam bentuk apapun. Bahkan sosialisasi juga telah disampaikan kepada setiap PAUD guna antisipasi adanya hal itu.

“Kaitan tentang adanya potongan BOP untuk buku paket, itu merupakan hak lembaga untuk menggunakannya. Tetapi Disdikbud tidak ikut campur atau intervensi mengenai penggunaan anggaran tersebut,” kata Sobandi saat ditemui di Mesjid Agung Cianjur, Selasa (30/10/2017).

Sobandi menerangkan, seluruh bantuan ditrasferkan ke rekening masing-masing lembaga PAUD. Sehingga pengelolaannya menjadi pertanggung jawaban PAUD, setelah bantuan diterima. Apalagi masalah pembelian buku paket untuk membantu proses belajar mengajar di PAUD.

“Disdikbud, tidak bekerjasama dengan pihak manapun dalam pengadaan buku paket untuk PAUD. Disdikbud juga tidak menginstruksikan PAUD untuk membeli buku paket pada penertbit atau perusahaan tertentu. Jadi tidak ada campur tangan Disdikbud mengenai potongan buku paket itu,” terang Sobandi.

Mengenai pengakuan penjual buku yang mencatut nama Disdikbud, Sobandi membantah tegas hal itu. Menurutnya harus jelas, dengan siapa penerbit buku itu bekerjasamanya. Jangan hanya digunakan sebagai alasan.

“Harus jelas kerjasamanya yang dikatakan penerbit buku itu, jangan asal dipercaya jika tidak jelas buktinya. Intinya tidak ada komintmen Disdikbud dengan perusahaan manapun terkait pengadaan buku paket PAUD,” tegas Sobandi.

Sobandi menyebut, menghimbau kepada pengelola PAUD untuk membeli buku yang berguna, bermanfaat yang dapat menjadi rujukan dalam mengajar. Jika buku dirasa tidak sesuai jangan diterima, itu menjadi hak lembaga PAUD.

“Kalau bukunya tidak berguna kembalikan saja, kalau perlu jangan diterima saat ditawarkan, itu kewenangan dari lembaga PAUD, tidak usah ragu,” sebut Sobandi.

Sobandi menuturkan, dalam waktu dekat, akan segera dilakukan pengecekan kebenaran adanya potongan BOP untuk pembelian buku PAUD. Disdikbud juga akan menginventarisir PAUD mana saja yang mengalami hal tersebut.

“Segera dilakukan pengecekan dan inventarisir, agar dapat dipastikan informasi itu, apakah benar besar potongan mencapai 4 juata atao bagaimana,” jelas Sobandi. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.