Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

KOMPPAK Desak Dinas Jangan Hanya Beralibi Saja

Rustandi/Wawan

Selasa, 31 Oktober 2017 - 07:00 WIB

Karikatur/Nandang S
Karikatur/Nandang S
A A A

Kadisdik Bantah Terlibat Jual Beli Buku Paket Miliaran Rupiah

BUKU Paket Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang rama digunjikan jadi bisnis pihak tertentu, mulai menyeret perhatian banyak pihak. Terlebih, angka bisnis buku ini bisa mencapai hingga angka empat miliar rupiah.

Legalitas buku yang disangsikan, jadi ruang perdebatan publik, karena apapun bentuk komersilaisasi pendidikan, haram dilakukan guru maupun pejabatnya. Adanya penjualan buku Paket PAUD, seharusnya membuka ruang bagi aparat hukum untuk melakukan langkah awal  penyedikan agar oknum pelaku bisinis ini bisa digerek ke mata hukum.

Demikian pernyataan itu dikemukakan Ketua Komunitas Masyarakat Peduli Pendidikan (Komppak) Ahmad Suherman, saat kembali di wawancara di Sekretariat Komppak di Jalan Siliwangi, Senin (30/10) kemarin. Ahmad tegas menyebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdik) jangan segera memberi himbauan dan beralibi tidak terlibat dalam masalah itu.

“Apapun yang terjadi di lembaga pendidikan, merupakan tanggungjawab pejabat yang bersangkutan. Kalau memang tidak ada kaitannya dengan Dinas sama sekali, saya kira mustahil penerbit Buku Paket, berani secara langsung datang ke sekolah dan menjual buku paket dengan mencatut nama Dinas,” tegas Ahma.

Menurut Ahmad, jika Dinas serius dalam menangani masalah ini, sebaiknya segera memanggil pihak yang berkompeten dalam hal ini penerbit dan mengklarifikasi langsung, terkait tudingan yang selama ini beredar. Jika hanya himbauan, jelas tidak akan menyelesaikan masalah dan justru itu seperti melakukan pembiaran begitu saja.

“Hingga saat ini, setiap ada masalah seperti ini selalu berujung dengan himbauan dan bantahan. Satu contoh, pemotongan dana sertifikasi guru yang selalu dibantah dan dibantah, namun buktinya polisi sendiri melakukan tangkap tangan. Apakah soal buku ini juga harus menunggu adanya tangkap tangan?,” ucap Ahmad.

Menjawab soal  tudingan tidak sedap soal jual beli paket Buku PAUD, Kadisdik Cecep Sobandi mengatakan telah mengeluarkan surat terkait Biaya Operasional PAUD (BOP), bahwa tidak diperkenankan adanya potongan dalam bentuk apapun. Bahkan sosialisasi juga telah disampaikan kepada setiap PAUD guna antisipasi adanya hal itu.

“Kaitan tentang adanya potongan BOP untuk buku paket, itu merupakan hak lembaga untuk menggunakannya. Tetapi Disdikbud tidak ikut campur atau intervensi mengenai penggunaan anggaran tersebut,” kata Sobandi saat ditemui di Mesjid Agung Cianjur, Selasa (30/10/2017).

Sobandi menerangkan, seluruh bantuan ditrasferkan ke rekening masing-masing lembaga PAUD. Sehingga pengelolaannya menjadi pertanggung jawaban PAUD, setelah bantuan diterima. Apalagi masalah pembelian buku paket untuk membantu proses belajar mengajar di PAUD.

“Disdikbud, tidak bekerjasama dengan pihak manapun dalam pengadaan buku paket untuk PAUD. Disdikbud juga tidak menginstruksikan PAUD untuk membeli buku paket pada penertbit atau perusahaan tertentu. Jadi tidak ada campur tangan Disdikbud mengenai potongan buku paket itu,” terang Sobandi.

Mengenai pengakuan penjual buku yang mencatut nama Disdikbud, Sobandi membantah tegas hal itu. Menurutnya harus jelas, dengan siapa penerbit buku itu bekerjasamanya. Jangan hanya digunakan sebagai alasan.

“Harus jelas kerjasamanya yang dikatakan penerbit buku itu, jangan asal dipercaya jika tidak jelas buktinya. Intinya tidak ada komintmen Disdikbud dengan perusahaan manapun terkait pengadaan buku paket PAUD,” tegas Sobandi.

Sobandi menyebut, menghimbau kepada pengelola PAUD untuk membeli buku yang berguna, bermanfaat yang dapat menjadi rujukan dalam mengajar. Jika buku dirasa tidak sesuai jangan diterima, itu menjadi hak lembaga PAUD.

“Kalau bukunya tidak berguna kembalikan saja, kalau perlu jangan diterima saat ditawarkan, itu kewenangan dari lembaga PAUD, tidak usah ragu,” sebut Sobandi.

Sobandi menuturkan, dalam waktu dekat, akan segera dilakukan pengecekan kebenaran adanya potongan BOP untuk pembelian buku PAUD. Disdikbud juga akan menginventarisir PAUD mana saja yang mengalami hal tersebut.

“Segera dilakukan pengecekan dan inventarisir, agar dapat dipastikan informasi itu, apakah benar besar potongan mencapai 4 juata atao bagaimana,” jelas Sobandi. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 17 jam yang lalu

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…