Rabu, 20 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Dishub Cianjur Serius Atasi Kepadatan Lalulintas

Angga Purwanda

Rabu, 01 November 2017 - 21:03 WIB

Foto/Angga Purwanda
Foto/Angga Purwanda
A A A

*Menaikan Tarif Parkir dan Membuat Kantung Parkir Dinilai Efektif

BERBAGAI upaya dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur untuk mengatasi persoalan kepadatan lalulintas di wilayah itu.

Padatnya kawasan perkotaan akibat volume kendaraan dan lahan parkir yang menggunakan bahu jalan di beberapa titik ruas jalan, akan segera ditertibkan dengen beberapa metode.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur Rahmat Hartono mengatakan, pihaknya berencana untuk menaikkan tarif parkir di wilayah yang dinilai memiliki volume dan rasio tinggi. Terutama bahu jalan yang saat ini banyak digunakan sebagai lahan parkir. Sejauh ini, ucap Rahmat, tarif parkir di lokasi tersebut dinilai kurang tinggi.

”Sebenarnya tarifnya belum cukup memberi efek yang signifikan, tumpukan kendaraan masih banyak di bahu jalan. Makanya, dengan menaikkan tarif, diharapkan jumlah kendaraan yang terparkir pun terus berkurang,” kata Rahmat, kepada wartawan, Rabu (1/11/2017).

Sesuai dengan Perda Nomor 9 Tahun 2012, sebut Rahmat, untuk tarif parkir di kawasan Zona A, yaitu Rp 1000 untuk roda dua, dan Rp 2000 untuk roda empat. Nilai itu, sambung ia, masih dapat dinaikan, supaya masyarakat berpikir untuk tidak berlama-lama memarkirkan kendaraannya.

“Hal tersebut dinilai perlu dilakukan, semata-mata untuk melakukan pembatasan kendaraan di lokasi yang padat. Hingga saat ini pembatasan masih menjadi tujuan utama, karena menghilangkan area parkir pun dirasa belum memungkinkan, tapi kami lakukan bertahap di semua wilayah padat kendaraan,” ucapnya.

Rahmat mengungkapkan, rencana kenaikan tarif itu diharapkan dapat berdampak pada banyak aspek. Selain untuk kelancaran lalu lintas, ia juga mengharapkan besaran retribusi berdampak pada kenaikan pendapatan asli daerah (PAD). Namun, saat ini perolehan PAD tidak menjaid target utama dari adanya rencana kenaikan tarif.

”Akan baik kalau besaran tinggi secara otomatis mempengaruhi PAD yang bisa ikut naik. Tapi, kalaupun tidak dapat pemasukan tinggi karena orang tidak mau parkir, kami tetap beryukur karena lalu lintas jadi lebih lancar,” ujar Rahmat.

Untuk metode kedua, jelas Rahmat, yaitu dengan membuat kantung parkir atau kawasan parkir khusus. Saat ini dishub menunjuk lokasi di Jalan Ir. H. Djuanda sebagai lokasi pertama dibangunnya kantung parkir.

Konsep tersebut, nantinya akan memfokuskan area parkir di satu titik yang didukung dengan pemasangan alat penghitung tarif. Menurut dia, adanya alat yang disertai pengatur waktu itu, akan lebih efektif mengontrol biaya parkir.

”Makin lama parkir, makin mahal biayanya. Jadi, kemungkinan orang juga tidak berlama-lama memarkirkan kendaraannya. Tapi, mereka juga tidak punya pilihan karena tidak bisa lagi parkir di bahu jalan,” katanya.

Rencana tersebut saat ini sedang dibahas bersama Forum Lalu Lintas Cianjur, dan diupayakan dapat segera terealisasi. Pasalnya, lokasi yang ditunjuk pun sudah terlampau padat sehingga perlu dilakukan pengaturan secepatnya.

Selain berbicara dua metode di atas, dalam kesempatan yang sama, Rahmat pun mengharapkan masyarakat dapat berperan dalam persoalan parkir. Ia mengimbau, agar masyarakat kembali aktif menggunakan karcis saat melakukan pembayaran parkir.

”Karcis menjadi alat kontrol dishub terhadap lokasi parkir. Seluruh biaya sesuai ketentuan, jadi parkir juga lebih terkondisikan dan tidak sesuka hati,” katanya.

Akan tetapi, praktik tersebut diakui cukup sulit diterapkan, baik oleh masyarakat maupun petugas parkir. Salah satu petugas parkir, Latif (28) mengaku, kesadaran masyarakat masih rendah untuk meminta karcis parkir.

Hal itu, akhirnya membuat ia terbiasa tidak memberikan karcis yang sudah disiapkan pihak dishub. ”Sebenarnya ada anjuran untuk memberi karcis, tapi jarang diminta. Cuma ada beberapa yang minta, akhirnya bayar parkir seikhlasnya saja,” kata Latif.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.