Sabtu, 18 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Dishub Cianjur Serius Atasi Kepadatan Lalulintas

Angga Purwanda

Rabu, 01 November 2017 - 21:03 WIB

Foto/Angga Purwanda
Foto/Angga Purwanda
A A A

*Menaikan Tarif Parkir dan Membuat Kantung Parkir Dinilai Efektif

BERBAGAI upaya dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur untuk mengatasi persoalan kepadatan lalulintas di wilayah itu.

Padatnya kawasan perkotaan akibat volume kendaraan dan lahan parkir yang menggunakan bahu jalan di beberapa titik ruas jalan, akan segera ditertibkan dengen beberapa metode.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur Rahmat Hartono mengatakan, pihaknya berencana untuk menaikkan tarif parkir di wilayah yang dinilai memiliki volume dan rasio tinggi. Terutama bahu jalan yang saat ini banyak digunakan sebagai lahan parkir. Sejauh ini, ucap Rahmat, tarif parkir di lokasi tersebut dinilai kurang tinggi.

”Sebenarnya tarifnya belum cukup memberi efek yang signifikan, tumpukan kendaraan masih banyak di bahu jalan. Makanya, dengan menaikkan tarif, diharapkan jumlah kendaraan yang terparkir pun terus berkurang,” kata Rahmat, kepada wartawan, Rabu (1/11/2017).

Sesuai dengan Perda Nomor 9 Tahun 2012, sebut Rahmat, untuk tarif parkir di kawasan Zona A, yaitu Rp 1000 untuk roda dua, dan Rp 2000 untuk roda empat. Nilai itu, sambung ia, masih dapat dinaikan, supaya masyarakat berpikir untuk tidak berlama-lama memarkirkan kendaraannya.

“Hal tersebut dinilai perlu dilakukan, semata-mata untuk melakukan pembatasan kendaraan di lokasi yang padat. Hingga saat ini pembatasan masih menjadi tujuan utama, karena menghilangkan area parkir pun dirasa belum memungkinkan, tapi kami lakukan bertahap di semua wilayah padat kendaraan,” ucapnya.

Rahmat mengungkapkan, rencana kenaikan tarif itu diharapkan dapat berdampak pada banyak aspek. Selain untuk kelancaran lalu lintas, ia juga mengharapkan besaran retribusi berdampak pada kenaikan pendapatan asli daerah (PAD). Namun, saat ini perolehan PAD tidak menjaid target utama dari adanya rencana kenaikan tarif.

”Akan baik kalau besaran tinggi secara otomatis mempengaruhi PAD yang bisa ikut naik. Tapi, kalaupun tidak dapat pemasukan tinggi karena orang tidak mau parkir, kami tetap beryukur karena lalu lintas jadi lebih lancar,” ujar Rahmat.

Untuk metode kedua, jelas Rahmat, yaitu dengan membuat kantung parkir atau kawasan parkir khusus. Saat ini dishub menunjuk lokasi di Jalan Ir. H. Djuanda sebagai lokasi pertama dibangunnya kantung parkir.

Konsep tersebut, nantinya akan memfokuskan area parkir di satu titik yang didukung dengan pemasangan alat penghitung tarif. Menurut dia, adanya alat yang disertai pengatur waktu itu, akan lebih efektif mengontrol biaya parkir.

”Makin lama parkir, makin mahal biayanya. Jadi, kemungkinan orang juga tidak berlama-lama memarkirkan kendaraannya. Tapi, mereka juga tidak punya pilihan karena tidak bisa lagi parkir di bahu jalan,” katanya.

Rencana tersebut saat ini sedang dibahas bersama Forum Lalu Lintas Cianjur, dan diupayakan dapat segera terealisasi. Pasalnya, lokasi yang ditunjuk pun sudah terlampau padat sehingga perlu dilakukan pengaturan secepatnya.

Selain berbicara dua metode di atas, dalam kesempatan yang sama, Rahmat pun mengharapkan masyarakat dapat berperan dalam persoalan parkir. Ia mengimbau, agar masyarakat kembali aktif menggunakan karcis saat melakukan pembayaran parkir.

”Karcis menjadi alat kontrol dishub terhadap lokasi parkir. Seluruh biaya sesuai ketentuan, jadi parkir juga lebih terkondisikan dan tidak sesuka hati,” katanya.

Akan tetapi, praktik tersebut diakui cukup sulit diterapkan, baik oleh masyarakat maupun petugas parkir. Salah satu petugas parkir, Latif (28) mengaku, kesadaran masyarakat masih rendah untuk meminta karcis parkir.

Hal itu, akhirnya membuat ia terbiasa tidak memberikan karcis yang sudah disiapkan pihak dishub. ”Sebenarnya ada anjuran untuk memberi karcis, tapi jarang diminta. Cuma ada beberapa yang minta, akhirnya bayar parkir seikhlasnya saja,” kata Latif.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 12/08/2018 22:31 WIB

Polres Cianjur Siap Amankan Kirab Obor Asian GamesXVIII

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat akan bekerja maksimal (all out) dalam pelaksanaan pengamanan perjalanan kirab obor api Asian GamesXVIII yang akan melintas dan diinapkan di Pendopo Kabupaten…

Cianjur Euy 08/08/2018 08:00 WIB

Petani Penggarap di Cianjur Tagih Janji Presiden

Tim Nawacita Presiden, Ruri Jumar Saef mewakili Ketua Tim Joko Daryanto, yang juga adik Jokowi blusukan ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (7/8/2018).

Cianjur Euy 06/08/2018 21:11 WIB

Dua Rumah Ludes Terbakar

Dua unit rumah di Gang Mujahidin, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ludes terbakar, Senin (6/8/2018) pagi.

Cianjur Euy 06/08/2018 06:55 WIB

Rekanan Proyek Irigasi Untung Banyak

Pelaksanaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi DI Cihea kembali mendapat sorotan tajam pemerhati pembangunan.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:57 WIB

Untuk Memberikan Pemahaman Tentang Islam Kaafah

KABUPATEN Cianjur akan menjadi tuan rumah Jambore Nasional para dai Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI). Sediannya jambore tersebut akan dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun Parmusi 26 September…

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…