Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Dishub Cianjur Serius Atasi Kepadatan Lalulintas

Angga Purwanda

Rabu, 01 November 2017 - 21:03 WIB

Foto/Angga Purwanda
Foto/Angga Purwanda
A A A

*Menaikan Tarif Parkir dan Membuat Kantung Parkir Dinilai Efektif

BERBAGAI upaya dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur untuk mengatasi persoalan kepadatan lalulintas di wilayah itu.

Padatnya kawasan perkotaan akibat volume kendaraan dan lahan parkir yang menggunakan bahu jalan di beberapa titik ruas jalan, akan segera ditertibkan dengen beberapa metode.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur Rahmat Hartono mengatakan, pihaknya berencana untuk menaikkan tarif parkir di wilayah yang dinilai memiliki volume dan rasio tinggi. Terutama bahu jalan yang saat ini banyak digunakan sebagai lahan parkir. Sejauh ini, ucap Rahmat, tarif parkir di lokasi tersebut dinilai kurang tinggi.

”Sebenarnya tarifnya belum cukup memberi efek yang signifikan, tumpukan kendaraan masih banyak di bahu jalan. Makanya, dengan menaikkan tarif, diharapkan jumlah kendaraan yang terparkir pun terus berkurang,” kata Rahmat, kepada wartawan, Rabu (1/11/2017).

Sesuai dengan Perda Nomor 9 Tahun 2012, sebut Rahmat, untuk tarif parkir di kawasan Zona A, yaitu Rp 1000 untuk roda dua, dan Rp 2000 untuk roda empat. Nilai itu, sambung ia, masih dapat dinaikan, supaya masyarakat berpikir untuk tidak berlama-lama memarkirkan kendaraannya.

“Hal tersebut dinilai perlu dilakukan, semata-mata untuk melakukan pembatasan kendaraan di lokasi yang padat. Hingga saat ini pembatasan masih menjadi tujuan utama, karena menghilangkan area parkir pun dirasa belum memungkinkan, tapi kami lakukan bertahap di semua wilayah padat kendaraan,” ucapnya.

Rahmat mengungkapkan, rencana kenaikan tarif itu diharapkan dapat berdampak pada banyak aspek. Selain untuk kelancaran lalu lintas, ia juga mengharapkan besaran retribusi berdampak pada kenaikan pendapatan asli daerah (PAD). Namun, saat ini perolehan PAD tidak menjaid target utama dari adanya rencana kenaikan tarif.

”Akan baik kalau besaran tinggi secara otomatis mempengaruhi PAD yang bisa ikut naik. Tapi, kalaupun tidak dapat pemasukan tinggi karena orang tidak mau parkir, kami tetap beryukur karena lalu lintas jadi lebih lancar,” ujar Rahmat.

Untuk metode kedua, jelas Rahmat, yaitu dengan membuat kantung parkir atau kawasan parkir khusus. Saat ini dishub menunjuk lokasi di Jalan Ir. H. Djuanda sebagai lokasi pertama dibangunnya kantung parkir.

Konsep tersebut, nantinya akan memfokuskan area parkir di satu titik yang didukung dengan pemasangan alat penghitung tarif. Menurut dia, adanya alat yang disertai pengatur waktu itu, akan lebih efektif mengontrol biaya parkir.

”Makin lama parkir, makin mahal biayanya. Jadi, kemungkinan orang juga tidak berlama-lama memarkirkan kendaraannya. Tapi, mereka juga tidak punya pilihan karena tidak bisa lagi parkir di bahu jalan,” katanya.

Rencana tersebut saat ini sedang dibahas bersama Forum Lalu Lintas Cianjur, dan diupayakan dapat segera terealisasi. Pasalnya, lokasi yang ditunjuk pun sudah terlampau padat sehingga perlu dilakukan pengaturan secepatnya.

Selain berbicara dua metode di atas, dalam kesempatan yang sama, Rahmat pun mengharapkan masyarakat dapat berperan dalam persoalan parkir. Ia mengimbau, agar masyarakat kembali aktif menggunakan karcis saat melakukan pembayaran parkir.

”Karcis menjadi alat kontrol dishub terhadap lokasi parkir. Seluruh biaya sesuai ketentuan, jadi parkir juga lebih terkondisikan dan tidak sesuka hati,” katanya.

Akan tetapi, praktik tersebut diakui cukup sulit diterapkan, baik oleh masyarakat maupun petugas parkir. Salah satu petugas parkir, Latif (28) mengaku, kesadaran masyarakat masih rendah untuk meminta karcis parkir.

Hal itu, akhirnya membuat ia terbiasa tidak memberikan karcis yang sudah disiapkan pihak dishub. ”Sebenarnya ada anjuran untuk memberi karcis, tapi jarang diminta. Cuma ada beberapa yang minta, akhirnya bayar parkir seikhlasnya saja,” kata Latif.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 16 jam yang lalu

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…