Sabtu, 20 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

RSUD Cianjur, Pulangkan Pasien Kanker Tanpa Alasan

Angga Purwanda

Kamis, 02 November 2017 - 20:48 WIB

Angga Purwanda
Angga Purwanda
A A A

‎NASIB malang dialami Elis Sobariah (32), penderita kanker payudara, warga Kampung Girang RT 002/001, Desa Bunijaya, Kecamatan Pagelaran yang mendapatkan perlakukan tak menyenangkan setelah dirinya dipulangkan tanpa alasan dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD, Cianjur, Kamis (26/10/2017) lalu.

Kejadian itu, berawal saat Elis dirujuk oleh RSUD Pagelaran ke RSUD Cianjur untuk mendapatkan perawatan intensif penyakit kanker payudara yang diidapnya. Baru saja beberapa jam setelah mendapatkan penanganan seadanya di IGD RSUD Cianjur, pasien malang itu malah disarankan pulang oleh petugas IGD, dengan alasan penangannya harus di poliklinik.

“Saya tak tahu persis alasan mereka memulangkan saya, tetapi petugas di IGD (RSUD Cianjur, red) berasalan saya harus diobati di poliklinik, bukan di IGD,” ungkap Elis, saat ditemui wartawan, di rumah kostnya di seputaran Jalan Rumah Sakit, Kamis (2/11/2017).

Karena jarak rumah dan rumah sakit yang sangat jauh, jelas Elis, ia dan suaminya memutuskan untuk kost tak jauh dari lingkungan RSUD Cianjur. Sebab, ia dan suaminya tak mau ambil resiko dengan kondisi penyakit yang dialaminya.

“Saya terpaksa kost, karena saya sadar kondisi saya harus mendapatkan penanganan yang serius. Sementara rumah saya ada di Kecamatan Pagelaran, dan harus bolak balik ke rumah sakit,” jelasnya.

Bahkan, ungkap Elis, ia dan suaminya sempat tiga hari tidur di ruang tunggu poliklinik karena tak memiliki biaya. “Selama tiga har di ruang tunggu, ternyata malah membuat kondisi saya semakin melemah. Karena dingin, payudara juga terus terasa sakit. Jadinya suhu badan tinggi," ungkapnya.

Melihat kondisi itu, suami Elis, Rusdi, membawanya kembali ke IGD. Lagi-lagi, baru beberapa jam ditangani, dia langsung dipulangkan oleh pihak rumah sakit tanpa alasan. Akibatnya, dia harus memaksakan mencari kontrakan di sekitar RSUD Cianjur dengan uang seadanya.

Kondisi itu, ungkap dia, berbeda jauh selama penanganan di RSUD Pagelaran. Para perawat dan managemen mengurusnya selama 9 hari dengan baik, bahkan obat pun masuk supaya tidak bertambah parah. "Sampai pagi sekarang juga masih ngontrak, khususnya anak-anak," ucapnya.

Dia mengaku baru sudah mengidap penyakit tersebut sejak 2 tahun lalu‎. Awalnya ada benjolan sebesar bakso, dan terus membesar serta terasa sakit. "Saya memilih mengobati secara tradisional, soalnya sedang mengandung. Akhirnya malah seperti ini," ucap dia.

Ibu dari dua anak itupun baru bisa ditangani lebih lanjut oleh RSUD Cianjur‎ setelah anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Dapil IV, Ita Yudha Jaya Sari.  "Alhamdulillah sekarang sudah dirawat, inginnya cepat sembuh," kata dia.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Cianjur, Ita Yudha, mengatakan, pihaknya akan berusaha membantu pengobatan Elis. "Pasti kami akan bantu, mulai dari penanganan medis sampai biaya keluarga yang mendampingi," ucapnya. Sementara itu, pihak RSUD Cianjurbelum bisa dimintai keterangan.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:52 WIB

Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Capai Rp 36 Ribu Per Kg

MESKI harga daging ayam potong di Cianjur disepakati Rp 33 ribu per kilogram (Kg). Namun, dipasaran harga daging unggas itu masih terbilang mahal, mencapai Rp 36 ribu per kg.

Cianjur Euy 18/01/2018 21:51 WIB

Polres Sidak Sekolah, Sejumlah Siswa Terbukti Simpan Video Porno

PASCA terungkapnya pesta seks sesama jenis, yang satu diantara pelakunya masih berstatus pelajar. Polres Cianjur gencarkan sosialisasi dan antisipasi dengan menyambangi sejumlah SMA/SMK di Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:50 WIB

Bulan Ini, Pasien Difteri Capai 15 Orang

PASIEN Difteri yang ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Cianjur jumlahnya terus bertambah. Sejak awal 2018, jumlah pasien penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi di selaput lendir hidung…

Aktualita 18/01/2018 08:00 WIB

Soal Limbah RSUD, Wabup Bohong

TUDINGAN pihak RSUD Sayang Cianjur melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan pihak…

Cianjur Euy 18/01/2018 00:01 WIB

Muhammad Zimaam Hanya Bisa Berbaring Diatas Tempat Tidur

Muhammad Zimaam (2) putra pasangan suami istri (pasutri) Ririn Saprina (33) dan Irawan Kusuma Atmaja (34) warga Jalan Mayor Harun Kabir No. 4, Kelurahan Bojong Herang, Kecamatan Cianjur hanya bisa tergolek…

Cianjur Euy 17/01/2018 21:12 WIB

Jelang Penerapan Trayek Baru, Angkum Wajib Uji KIR

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur bertindak tegas dengan melakukan pemeriksaan dan uji KIR angkutan umum (Angkum) jelang penerapan rekayasa lalulintas dan trayek angkum baru, yang akan dilaksanakan…

Cianjur Euy 17/01/2018 21:11 WIB

Kapolres Cianjur Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek

KAPOLRES Cianjur, AKBP Soliyah SIK, MH, memimpin upacara serah terima jabatan dan kenal pamit Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Cianjur, Rabu (17/1/2018) pagi. Kegiatan yang digelar di Aula Amanah, Primkopol…