Jumat, 27 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Pedagang Ogah Belanja Kalau Rupiah Belum Stabil

Asri Fatimah

Sabtu, 05 September 2015 - 08:30 WIB

ilustrasi/net
ilustrasi/net
A A A

BERITACIANJUR.COM, CIPANAS - Sejumlah pedagang produk impor di Cipanas bereaksi negatif terhadap melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar amerika. Mereka memilih tidak  membeli dulu  barang  untuk jualannya sembari menunggu kurs rupiah stabil.

Berdasarkan data terbaru, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) dari Bank Indonesia diperdagangkan Rp.14.160 per dollar as. Praktis, anjloknya nilai rupiah tersebut mempengaruhi harga barang impor yang selama dijual di Cipanas.

“Kalau belanja sekarang mahal, ibaratnya harga beli sama dengan harga jual saat ini. Pedagang sepatu impor yang udah pada belanja memasang harga jualnya Rp.300 ribu, kalau sebelumnya Rp.250 ribu,” ujar Vino, pedagang sepatu impor di kawasan Cipanas kepada “BC”, Juma (4/9).

Pegiat seni dan budaya ini mengaku sudah tidak lagi belanja dan memilih menjual sisa barang yang ada. "Daripada memaksakan belanja lebih baik tahan dulu. Sembari menunggu kestabilan rupiah karena dilihat dari sisi bisnis tidak akan bagus jika harganya tinggi," paparnya.

Pramuniaga toko jaket impor, Elin herlina (19), mengatakan semenjak dollar naik, bosnya tidak  lagi belanja jaket. Soalnya, harga ikut naik karena imbas dar  dari kenaiki naiknya dollar. Hingga akhirnya memilih dengan jualan barang yang masih tersisa.

“ Kalau  yang saya jual ini barang yang dibeli sebelum harga dolar naik jadi harganya belum naik. Saat ini semenjak dolar naik, kita pilih untuk tidak belanja dulu karena di pastikah harganya belinya naik. Imbas pada harga jual juga yang pasti akan ikut naik sedangkan pembeli akan sulit,” katanya. (ree)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 22 jam yang lalu

Dua Kali, Kadisdik Diperiksa Polres

DUGAAN korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Cianjur semakin menguat. Hal itu menyusul diperiksanya Kadisdik Cianjur, Cecep Sobandi oleh Kepolisian Resor (Polres) Cianjur.

Aktualita 22 jam yang lalu

Dugaan Permainan Proyek Terendus, Kadis Pertanian Dipanggil Polisi

WOW, ada apa dengan Cianjur? Setelah Kadisdik diperiksa karena dugaan korupsi, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Pangan dan Holtikultura Kabupaten Cianjur, Mamad Nano pun dipanggil Sat Reskrim Polres…

Bisnis Line 25/04/2018 21:43 WIB

MyRobo Kembali ‘Unjuk Gigi’ Melalui Event CRG

SEJUMLAH pelajar dari SMP Al Azhar Cianjur yang tergabung dalam MyRobo berhasil mengharumkan nama Kabupaten Cianjur di kancah Internasional. Setelah mengalahkan kontingen dari beberapa Negara di Asia,…

Aktualita 25/04/2018 08:00 WIB

Mundur Sebelum Kami Turun Tangan

SEGERALAH untuk mundur sebelum kami yang turun tangan. Kalimat itulah yang tertulis dalam Surat Pernyataan Terbuka untuk Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dan wakilnya, Herman Suherman.

Aktualita 25/04/2018 07:55 WIB

Akhirnya Bupati Berani Sambangi Acara Menteri

Ada yang berbeda saat acara launching program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang digelar Kementrian Pertanian (Kementan) di Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Senin (23/4/2018) lalu.

Bisnis Line 24/04/2018 23:34 WIB Advertorial

Alfamart Gelar Pemberdayaan Wanita Melalui Pelatihan

Memperingati Hari Kartini, Toko Modern Alfamart menggelar kegiatan pemberdayaan wanita berupa pelatihan pengolahan bonggol pisang menjadi produk bernilai ekonomis di Balai Desa Sukaratu, Kecamatan Gekbrong,…

Cianjur Euy 24/04/2018 20:53 WIB

Siswa SMK Berikan Sarung Cinta Untuk Mak Icih

RAUT sumringah terlihat dari wajah Mak Icih, saat puluhan siswa dari salah satu SMK kesehatan swasta di Sukabumi mendatangi kediamannya di Kampung Cikaret, Gang Al Falah, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur.

Cianjur Euy 24/04/2018 20:52 WIB

IPM Kabupaten Cianjur Jeblok, Paling Bontot di Jawa Barat

INDEKS Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cianjur, masih relatif jeblok. Posisinya pada 2017 berada paling bontot dari 27 kota/kabupaten di Jawa Barat. Hal itu, diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 24/04/2018 20:51 WIB

Perpres TKA Berdampak Plus Minus Bagi Daerah

PENERAPAN Peraturan Presiden Nomor 20/2018 tentang penggunaan tenaga kerja asing (TKA) memiliki dampak positif dan negatif bagi dunia kerja di daerah. Sebab, hingga kini masih banyak calon tenaga kerja…

Aktualita 24/04/2018 08:00 WIB

Masyarakatnya Masih Miskin Malah Bangun Gedung

TAK hanya melabrak aturan, Megaproyek Campaka dinilai sejumlah kalangan dibangun di saat kondisi kemiskinan di Cianjur cukup memprihatinkan.