Kamis, 20 September 2018 | Cianjur, Indonesia

Gagal Berantas Komersialisasi Pendidikan

Rustandi

Rabu, 08 November 2017 - 07:00 WIB

Karikatur: Nandang S/BC
Karikatur: Nandang S/BC
A A A

**Jabatan Cecep Sobandi Sebagai Kadisdik Dipertanyakan

TAK hanya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), ternyata dugaan jual beli buku paket paksa pun terjadi di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Benarkah?

Ya, mencuatnya dugaan jual beli buku paket tersebut membuat jabatan Cecep Sobandi sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dipertanyakan.

Hal tersebut disampaikan Koalisi Masyarakat Peduli Pendidikan (Komppak) Ahmad Suherman, saat diskusi terbatas di Forum Diskusi Masyarakat dan Mahasiswa (Fordismara), Selasa (7/11/2017).

Ahmad membenarkan, dugaan jual beli buku paket tak hanya terjadi di lembaga PAUD, namun juga terjadi di tingkat SD dan SMP. Selama ini, sambung dia, penjualan buku paket menjadi bagian komersialisasi pendidikan yang kerap ditemukan dan dikeluhkan publik.

“Sekarang pertanyaannya, apakah kita harus tutup mata dengan penjualan buku paket yang diwajibakan sekolah setingkat SD dan SMP kepada muridnya? Ini fakta yang selama ini terjadi, namun terus berlanjut hingga era kepemimpinan Cecep Sobandi. Kondisi  ini yang membuat jabatan Kadisdik sekarang dipertanyakan,” kata Ahmad.

Menurutnya, jika pergantian jabatan dilingkungan pendidikan hanya sebagai ritual rotasi jabatan yang dilakukan kepala daerah dalam hal ini bupati, tentu tidak akan berdampak luas terhadap kemajuan dunia pendidikan di Cianjur.

“Saya yakin, bupati dalam memilih orang untuk mendudukkan jabatan di salah satu OPD, memiliki harapan dan targetnya. Salah satunnya, adanya perbaikan dan membereskan masalah yang selama ini berkembang di lingkungan OPD itu sendiri. Kalau masih seperti kondisi semula, tentu pejabat yang sekarang layak untuk diganti kembali,” tegasnya.

Berdasarkan hasil konfirmasi yang dilakukan Harian Umum Berita Cianjur, terhadap Kadisdik Cecep Sobandi dalam berbagai kesempatan dan temuan masalah, orang nomor satu di lembga pendidikan itu tegas mengatakan, dirinya telah berusaha keras dalam memberantas dan menertibkan adanya komersialisasi pendidikan, termasuk soal jual beli buku paket yang masih terjadi di dunia pendidikan di Cianjur.

Seperti soal adanya indikasi jual beli buku paket di tingkat SD dan SMP, Cecep menegaskan, dirinya melarang keras sekolah atau oknum di dunia pendidikan melakukan jual beli buku paket yang membebani orangtua.

Bahkan Cecep mengaku, dalam rapat kepala sekolah yang rutin dilaksanakan dinas pendidikan untuk tingkat SD dan SMP, karena SMU telah berpindah kewenangan, selalu menegaskan agar kepala sekolah tidak melakukan tindakan yang melawan hukum atau bertentangan dengan aturan Kementerian Pendidikan.

Salah satu yang ditegaskan Cecep dalam musyawarah kepala sekolah itu, tentang adanya indikasi dugaan jual beli buku paket yang selama ini mencuat ke tengah publik. “Saya pastikan dinas tidak pernah terlibat dalam jual beli buku paket atau menyarankan untuk membeli buku paket dari salah satu penerbit,”ucapnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 12/08/2018 22:31 WIB

Polres Cianjur Siap Amankan Kirab Obor Asian GamesXVIII

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat akan bekerja maksimal (all out) dalam pelaksanaan pengamanan perjalanan kirab obor api Asian GamesXVIII yang akan melintas dan diinapkan di Pendopo Kabupaten…

Cianjur Euy 08/08/2018 08:00 WIB

Petani Penggarap di Cianjur Tagih Janji Presiden

Tim Nawacita Presiden, Ruri Jumar Saef mewakili Ketua Tim Joko Daryanto, yang juga adik Jokowi blusukan ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (7/8/2018).

Cianjur Euy 06/08/2018 21:11 WIB

Dua Rumah Ludes Terbakar

Dua unit rumah di Gang Mujahidin, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ludes terbakar, Senin (6/8/2018) pagi.

Cianjur Euy 06/08/2018 06:55 WIB

Rekanan Proyek Irigasi Untung Banyak

Pelaksanaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi DI Cihea kembali mendapat sorotan tajam pemerhati pembangunan.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:57 WIB

Untuk Memberikan Pemahaman Tentang Islam Kaafah

KABUPATEN Cianjur akan menjadi tuan rumah Jambore Nasional para dai Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI). Sediannya jambore tersebut akan dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun Parmusi 26 September…

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…