Selasa, 23 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Gagal Berantas Komersialisasi Pendidikan

Rustandi

Rabu, 08 November 2017 - 07:00 WIB

Karikatur: Nandang S/BC
Karikatur: Nandang S/BC
A A A

**Jabatan Cecep Sobandi Sebagai Kadisdik Dipertanyakan

TAK hanya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), ternyata dugaan jual beli buku paket paksa pun terjadi di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Benarkah?

Ya, mencuatnya dugaan jual beli buku paket tersebut membuat jabatan Cecep Sobandi sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dipertanyakan.

Hal tersebut disampaikan Koalisi Masyarakat Peduli Pendidikan (Komppak) Ahmad Suherman, saat diskusi terbatas di Forum Diskusi Masyarakat dan Mahasiswa (Fordismara), Selasa (7/11/2017).

Ahmad membenarkan, dugaan jual beli buku paket tak hanya terjadi di lembaga PAUD, namun juga terjadi di tingkat SD dan SMP. Selama ini, sambung dia, penjualan buku paket menjadi bagian komersialisasi pendidikan yang kerap ditemukan dan dikeluhkan publik.

“Sekarang pertanyaannya, apakah kita harus tutup mata dengan penjualan buku paket yang diwajibakan sekolah setingkat SD dan SMP kepada muridnya? Ini fakta yang selama ini terjadi, namun terus berlanjut hingga era kepemimpinan Cecep Sobandi. Kondisi  ini yang membuat jabatan Kadisdik sekarang dipertanyakan,” kata Ahmad.

Menurutnya, jika pergantian jabatan dilingkungan pendidikan hanya sebagai ritual rotasi jabatan yang dilakukan kepala daerah dalam hal ini bupati, tentu tidak akan berdampak luas terhadap kemajuan dunia pendidikan di Cianjur.

“Saya yakin, bupati dalam memilih orang untuk mendudukkan jabatan di salah satu OPD, memiliki harapan dan targetnya. Salah satunnya, adanya perbaikan dan membereskan masalah yang selama ini berkembang di lingkungan OPD itu sendiri. Kalau masih seperti kondisi semula, tentu pejabat yang sekarang layak untuk diganti kembali,” tegasnya.

Berdasarkan hasil konfirmasi yang dilakukan Harian Umum Berita Cianjur, terhadap Kadisdik Cecep Sobandi dalam berbagai kesempatan dan temuan masalah, orang nomor satu di lembga pendidikan itu tegas mengatakan, dirinya telah berusaha keras dalam memberantas dan menertibkan adanya komersialisasi pendidikan, termasuk soal jual beli buku paket yang masih terjadi di dunia pendidikan di Cianjur.

Seperti soal adanya indikasi jual beli buku paket di tingkat SD dan SMP, Cecep menegaskan, dirinya melarang keras sekolah atau oknum di dunia pendidikan melakukan jual beli buku paket yang membebani orangtua.

Bahkan Cecep mengaku, dalam rapat kepala sekolah yang rutin dilaksanakan dinas pendidikan untuk tingkat SD dan SMP, karena SMU telah berpindah kewenangan, selalu menegaskan agar kepala sekolah tidak melakukan tindakan yang melawan hukum atau bertentangan dengan aturan Kementerian Pendidikan.

Salah satu yang ditegaskan Cecep dalam musyawarah kepala sekolah itu, tentang adanya indikasi dugaan jual beli buku paket yang selama ini mencuat ke tengah publik. “Saya pastikan dinas tidak pernah terlibat dalam jual beli buku paket atau menyarankan untuk membeli buku paket dari salah satu penerbit,”ucapnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Polres Waspadai Wilayah Pesisir Pantai Selatan Cianjur

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur mewaspadai wilayah pesisir pantai selatan dijadikan akses masuknya narkoba dari jalur laut ke wilayah hukum Cianjur. Peningkatan kewaspadaan itu, dilakukan karena wilayah…

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Personel Polres Latihan Peningkatan Kemampuan

SERATUSAN personel pengendali massa (Dalmas) Sat Sabhara Polres Cianjur melakukan latihan peningkatan kemampuan dalam rangka menghadapi pelaksanaan Pilkada yang akan digelar serentak bulan Juni mendatang.

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Antisipasi Penyebaran Difteri, Dinkes Lakukan Vaksinasi

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur melakukan imunisasi dan pemberian vaksin kepada masyarakat di sejumlah wilayah rawan kasus difteri.Namun, keterbatasan vaksin membuat petugas hanya melakukan…

Cianjur Euy 22/01/2018 21:29 WIB

Cuaca Buruk, Masyarakat Agar Waspada

MASYARAKAT Kabupaten Cianjur diimbau untuk mewaspadai bencana akibat cuaca buruk yang dalam beberapa pekan terakhir melanda Tatar Santri.

Cianjur Euy 22/01/2018 21:25 WIB

Disdukcapil Siap Launching Lima Cabang Layanan

DINAS Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur membuka cabang layanan administrasi kependudukan di lima kecamatan. Tak hanya proses perekaman, pencetakan KTP el pun dapat dilaksanakan…

Cianjur Euy 22/01/2018 20:57 WIB

Tolak Alihfungsi dan Pembongkaran Bujensa

AKSI penolakan terkait alihfungsi dan pembongkaran eks Gedung SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red) terus disuarakan berbagai kalangan. Bahkan, aktivis di Cianjur akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Cianjur Euy 21/01/2018 22:37 WIB

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:36 WIB

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:35 WIB

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 21/01/2018 22:28 WIB

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…