Selasa, 19 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Gagal Berantas Komersialisasi Pendidikan

Rustandi

Rabu, 08 November 2017 - 07:00 WIB

Karikatur: Nandang S/BC
Karikatur: Nandang S/BC
A A A

**Jabatan Cecep Sobandi Sebagai Kadisdik Dipertanyakan

TAK hanya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), ternyata dugaan jual beli buku paket paksa pun terjadi di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Benarkah?

Ya, mencuatnya dugaan jual beli buku paket tersebut membuat jabatan Cecep Sobandi sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dipertanyakan.

Hal tersebut disampaikan Koalisi Masyarakat Peduli Pendidikan (Komppak) Ahmad Suherman, saat diskusi terbatas di Forum Diskusi Masyarakat dan Mahasiswa (Fordismara), Selasa (7/11/2017).

Ahmad membenarkan, dugaan jual beli buku paket tak hanya terjadi di lembaga PAUD, namun juga terjadi di tingkat SD dan SMP. Selama ini, sambung dia, penjualan buku paket menjadi bagian komersialisasi pendidikan yang kerap ditemukan dan dikeluhkan publik.

“Sekarang pertanyaannya, apakah kita harus tutup mata dengan penjualan buku paket yang diwajibakan sekolah setingkat SD dan SMP kepada muridnya? Ini fakta yang selama ini terjadi, namun terus berlanjut hingga era kepemimpinan Cecep Sobandi. Kondisi  ini yang membuat jabatan Kadisdik sekarang dipertanyakan,” kata Ahmad.

Menurutnya, jika pergantian jabatan dilingkungan pendidikan hanya sebagai ritual rotasi jabatan yang dilakukan kepala daerah dalam hal ini bupati, tentu tidak akan berdampak luas terhadap kemajuan dunia pendidikan di Cianjur.

“Saya yakin, bupati dalam memilih orang untuk mendudukkan jabatan di salah satu OPD, memiliki harapan dan targetnya. Salah satunnya, adanya perbaikan dan membereskan masalah yang selama ini berkembang di lingkungan OPD itu sendiri. Kalau masih seperti kondisi semula, tentu pejabat yang sekarang layak untuk diganti kembali,” tegasnya.

Berdasarkan hasil konfirmasi yang dilakukan Harian Umum Berita Cianjur, terhadap Kadisdik Cecep Sobandi dalam berbagai kesempatan dan temuan masalah, orang nomor satu di lembga pendidikan itu tegas mengatakan, dirinya telah berusaha keras dalam memberantas dan menertibkan adanya komersialisasi pendidikan, termasuk soal jual beli buku paket yang masih terjadi di dunia pendidikan di Cianjur.

Seperti soal adanya indikasi jual beli buku paket di tingkat SD dan SMP, Cecep menegaskan, dirinya melarang keras sekolah atau oknum di dunia pendidikan melakukan jual beli buku paket yang membebani orangtua.

Bahkan Cecep mengaku, dalam rapat kepala sekolah yang rutin dilaksanakan dinas pendidikan untuk tingkat SD dan SMP, karena SMU telah berpindah kewenangan, selalu menegaskan agar kepala sekolah tidak melakukan tindakan yang melawan hukum atau bertentangan dengan aturan Kementerian Pendidikan.

Salah satu yang ditegaskan Cecep dalam musyawarah kepala sekolah itu, tentang adanya indikasi dugaan jual beli buku paket yang selama ini mencuat ke tengah publik. “Saya pastikan dinas tidak pernah terlibat dalam jual beli buku paket atau menyarankan untuk membeli buku paket dari salah satu penerbit,”ucapnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.