Sabtu, 20 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Sejumlah PKL Jadi korban Kekerasan Satpol PP Cianjur

Angga Purwanda

Rabu, 15 November 2017 - 14:19 WIB

foto: Angga Purwanda/BC
foto: Angga Purwanda/BC
A A A

AKSI kekerasan kembali di lakukan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur, terhadap sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Bojongmeron, Rabu (15/11/2017) sekitar pukul 08.00 WIB

Berdasarkan Informasi, aksi arogan dari para penegak peraturan daerah (Perda) itu merupakan kejadian yang kedua kali, setelah sebelumnya seorang pramuniaga sebuah toko souvernir juga menjadi korban pemukulan Satpol PP.

Akibat dari aksi kekerasan itu, sejumlah PKL harus mengalami luka memar di sejumlah bagian tubuhnya. Bahkan, satu di antara korban sempat mengalami muntah-muntah akibat mendapatkan pukulan di bagian perut.

Wakil Ketua Karangtaruna Bojongmeron, Saepurohman, yang juga saksi mata, mengungkapkan, kejadian itu berawal saat petugas Satpol PP melakukan penertiban terhadap para PKL yang ada di kawasan itu.

Sejumlah pedagang yang tak terima barang dagangannya diamankan, jelas Rohman, mencoba untuk meminta kembali. 

Namun, sambung Rohman, tiba-tiba ada ada instruksi dari Satpol PP untuk langsung melakukan penyerangan terhadap para pedagang.

"Sempat ada intruksi "Serang" yang terlontar dari salah seorang anggota Satpol PP tersebut. Padahal, saat itu sejumlah pedangan sedang mencoba berkomunikasi dengan petugas, agar barang dagangannya tak di ambil oleh petugas," jelas Saepurohman, kepada wartawan, Rabu (15/11/2017).

Sementara Ko Aay (54), salah seorang korban, mengaku saat kejadian ia hanya ingin melerai perselisihan antara PKL dengan petugas.

Namun, naas bagi Ko Aay, justru ia harus menjadi bulan-bulanan anggota Satpol PP hingga mengalami sejumlah luka memar di bagian pelipis.

"Sudah tidak manusiawi, mereka langsung saja memukuli saya. Ada beberapa luka, bahkan saya sempat mengalami muntah, karena dipukul dibagikan perut," jelas Aay.

Aay mendesak, Bupati Cianjur dan pihak kepolisian untuk menindak petugas tangan terlibat dalam aksi kekerasan itu.

"Saya ingin ada tindakan tegas dari Bupati Cianjur, jangan sampai kejadian ini kembali terulang. Hasil visum saya sudah ada, dan akan melakukan pelaporan ke polisi," tegasnya.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suheman, menjelaskan, kejadian itu berawal saat petugas Satpol PP menggelar patroli rutin untuk menertibkan pedagang kaki lima (pkl). Ketika melintas ke kawasan bojongmeron, ditemukan adanya pkl yang masih berjualan. 

Oleh karena itu, petugas melakukan penertiban dengan mengangkut barang-barang atau lapak para pkl. Namun saat petugas lengah, ujar Herman, pedagang kembali mengambil barang-barangnya.

Saat hendak menertikan lagi, lanjut dia, datang sekelompok orang yang berdasarkan informasi bukan dari pihak pedagang. Setelah sempat cekcok, petugas dan kelompok itupun baku pukul hingga dari masing-masing pihak muncul korban.

"Setelah saya klarifikasi ke satpol pp, informasinya begitu. Jadi ada pihak yang datang ketika penertiban. Setelah ditanya, satpol pp tidak memukul duluan," kata dia saat dihubungi melalui telepon seluler. 

Herman mengatakan, dari pihaknya ada dua orang yang terkena pukulan, salah satunya ialah petugas perempuan. Anggota itupun langsung dibawa ke rumah sakit untuk divisum dan membuat laporan kepada polisi. "Segera ditindaklanjut, sudah divisum tadi," katanya.

Herman menuturkan tidak menyalahkan pedagang atau petugas dengan adanya kejadian tersebut, pasalnya dia menilai jika hal itu terjadi akibat kelompok yang datang. 

Meski begitu, tambah dia, penertiban akan terus dilakukan. Apalagi sudah ada komitmen jika di wilayah perkotaan tidak boleh ada aktivitas perdagangan selayaknya pasar. Bahkan ke depan rencananya saat patroli bakal dilibatkan anggota polisi dan tni.

"Kami kan sudah siapkan tempat di pasar induk, silakan isi. pastinya kami akan tegas-tegasan untuk menertibkan PKL. Sudah ada koordinasi juga, supaya nanti didampingi polisi dan tni saat patroli," ucapnya.‎(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:52 WIB

Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Capai Rp 36 Ribu Per Kg

MESKI harga daging ayam potong di Cianjur disepakati Rp 33 ribu per kilogram (Kg). Namun, dipasaran harga daging unggas itu masih terbilang mahal, mencapai Rp 36 ribu per kg.

Cianjur Euy 18/01/2018 21:51 WIB

Polres Sidak Sekolah, Sejumlah Siswa Terbukti Simpan Video Porno

PASCA terungkapnya pesta seks sesama jenis, yang satu diantara pelakunya masih berstatus pelajar. Polres Cianjur gencarkan sosialisasi dan antisipasi dengan menyambangi sejumlah SMA/SMK di Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:50 WIB

Bulan Ini, Pasien Difteri Capai 15 Orang

PASIEN Difteri yang ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Cianjur jumlahnya terus bertambah. Sejak awal 2018, jumlah pasien penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi di selaput lendir hidung…

Aktualita 18/01/2018 08:00 WIB

Soal Limbah RSUD, Wabup Bohong

TUDINGAN pihak RSUD Sayang Cianjur melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan pihak…

Cianjur Euy 18/01/2018 00:01 WIB

Muhammad Zimaam Hanya Bisa Berbaring Diatas Tempat Tidur

Muhammad Zimaam (2) putra pasangan suami istri (pasutri) Ririn Saprina (33) dan Irawan Kusuma Atmaja (34) warga Jalan Mayor Harun Kabir No. 4, Kelurahan Bojong Herang, Kecamatan Cianjur hanya bisa tergolek…

Cianjur Euy 17/01/2018 21:12 WIB

Jelang Penerapan Trayek Baru, Angkum Wajib Uji KIR

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur bertindak tegas dengan melakukan pemeriksaan dan uji KIR angkutan umum (Angkum) jelang penerapan rekayasa lalulintas dan trayek angkum baru, yang akan dilaksanakan…

Cianjur Euy 17/01/2018 21:11 WIB

Kapolres Cianjur Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek

KAPOLRES Cianjur, AKBP Soliyah SIK, MH, memimpin upacara serah terima jabatan dan kenal pamit Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Cianjur, Rabu (17/1/2018) pagi. Kegiatan yang digelar di Aula Amanah, Primkopol…