Senin, 25 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Sedih, Sang Ibu Tak Menyangka Yuyun Meninggal Dunia Usai Video Call

Nuki Nugraha

Rabu, 15 November 2017 - 07:05 WIB

SEDIH - Ibunda TKW Yuyun, Yati (50) saat bercerita kepada wartawan soal video call terakhirnya dengan Yuyun.(foto:Nuki/BC)
SEDIH - Ibunda TKW Yuyun, Yati (50) saat bercerita kepada wartawan soal video call terakhirnya dengan Yuyun.(foto:Nuki/BC)
A A A

**Nasib Tragis TKW Cianjur di Perantauan

PANGGILAN video (video call) bersama Yuyun (31) sekitar pukul 10.00 Wib Jumat (10/11) lalu, seolah obat penawar rindu bagi Yati (50). Kerinduan menggebu dari seorang Ibu yang selama empat tahun tak pernah bertemu, seakan terobati saat itu.

Raut kebahagian tampak terpancar dari wajahnya saat menceritakan kepada awak media, bagaimana dirinya bisa bekomunikasi dengan si anak hilang yang telah lama tak kunjung pulang. Berkat layanan video call di telepon seluler milik Neni (Adik Yuyun, red), Yati tak hanya sekadar mendengar suara anaknya yang tengah berada jauh di perantuan, tapi juga bisa melihat wujud fisiknya.

Sayang, rupanya waktu sedang tak berpihak kepada Yati.Ditengah kerinduan menggebu ingin bertemu dengan sang anak, namun si pemilik waktu justru berkehendak lain dengan takdirnya. Video call dengan Yuyun kala itu rupanya menjadi kali terakhir dirinya bisa mendengar dan melihat sang anak.

Kabar duka yang didapatnya pada Sabtu (11/11) sore dari Rudi suami anaknya, bak petir menggelegar disiang hari bolong. Yuyun dikabarkan telah meninggal dunia pada Jumat (10/11) tepat pukul 12.00 Wib, dua jam setelah Yati berkomunikasi dengan sang anak.

“Terakhir masih berkomunikasi itu hari jumat (10/11) pagi sekitar jam 10.00 Wib. Sedih sekali, soalnya hampir empat tahun baru saat itu lagi saya bisa berbicara dengan Yuyun, bahkan sambil melihat wajahnya. Saya tak mengira kalau komunikasi itu jadi yang terakhir kalinya, mungkin almarhumah menghubungi saya karena sudah ada firasat akan dipanggil Allah,”tutur Yuyun sambil terisak.

Ibu dari empat orang anak itu mengaku awalnya sama sekali tidak percaya dengan kabar yang disampaikan suami almarhum. Kabar meninggalnya Yuyun didapat Rudi dari teman almarhum yang juga bekerja di Oman, kebetulan majikannya temannya itu bersahabat dengan majikan almarhumah, keduanya sama-sama berprofesi sebagai guru.

“Itu berarti almarhumah meninggal dua jam setelah berkomunikasi dengan Ibu. Tak menyangka saja, bisa secepat itu, memang saat itu Yuyun mengaku sedang sakit, tapi tak ada sama sekali firasat apapun kalau akan meninggal,”ucapnya setengah masih tak percaya akan takdir yang sudah ditentukan sang Kholik.      

Tangis Yati pecah saat awak media bertanya soal kepulangan jenazah almarhum. Yati tak mampu menahan kesedihannya saat mengungkapan harapannya agar jasad anak pertamanya yang meninggal di Negara Oman itu segera bisa dipulangkan ke Tanah Air.

Isak tangis Yati terdengar merobek hati, sambil terduduk lesu, bulir air mata tampak terus menetes dari kedua sudut matanya. Kepergian Yuyun benar benar membuatnya terpukul. Rindu setengah mati kepada sang anak tak bisa terbendung lagi, meski sekadar sebuah tubuh tak bernyawa yang akan dipangkuannya nanti. Sejuta tanya menyelimuti benaknya, entah kapan jenazah sang anak bisa dipulangkan? Besarnya dana yang harus tersedia menjadi sebuah kendala, bagi raga sang pahlawan devisa bisa disemayamkan di kampung halamannya.  

“Untuk memulangkan jenazah itu perlu biaya besar, sementara kita disini sama sekali tidak mempunyai uang sebanyak itu,”kata Yati setengah menjerit saat mencoba menahan kesedihannya.

Bahkan sekarang ini kata Yati, teman kerja almarhumah sedang menggalang dana bersama teman-temannya di Oman untuk biaya kepulangan jenazah. Sementara janji majikan almarhumah saat dihubungi, katanya dalam waktu dua hari jenazah bisa segera dipulangkan ke Tanah Air.

“Sampai sekarang ko masih belum dipulangkan juga. Kalau masih dalam proses, kok lama sekali,”ucap Yati yang kemabli terisak seraya terbata-bata berharap adanya sebuah pertolongan agar jasad anaknya bisa segera pulang, disemayamkan di kampung halaman. (*)  

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.