Sabtu, 24 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Pemulangan Jenazah TKW Yuyun Terhambat

Nuki Nugraha

Kamis, 16 November 2017 - 07:05 WIB

MENUNGGU-Neni tengah menunjukkan foto sang Kakak, Yuyun. (foto: Nuki/BC)
MENUNGGU-Neni tengah menunjukkan foto sang Kakak, Yuyun. (foto: Nuki/BC)
A A A

**Majikan Masih Tak Punya Biaya

Kabar duka kembali harus diterima pihak keluarga Yuyun, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Cianjur yang meninggal di Oman. Menyusul kabar dari pihak Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) dan BNPTKI yang menginfromasikan, jenazah Yuyun tetap tidak bisa dipulangkan dengan alasan pihak majikan tidak mempunyai biaya untuk kepulangan jenazah.

Kabar itu sebagaimana dikatakan  Ketua DPC Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia Raya Pembaruan Kabupaten Cianjur, Hendrik Prayoga seusai mendatangi mendatangi pihak Kementerian Luar Negeri dan BNPTKI mendampingi keluarga almarhumah, Selasa (14/11/2017).

Kedatangan Hendrik, saat itu memenuhi undangan pihak Kemenlu bersama dengan perwakilan keluarga. Ia mengatakan bahwa hasil kunjungannya ke Kemenlu dan BNPTKI jenazah Yuyun tetap tak bisa dipulangkan dengan alasan pihak majikan tak mempunyai biaya untuk kepulangan jenazah.

"Hasil kunjungan kemarin dari Jakarta kami mendapat jawaban yang sangat tidak memuaskan. Pihak majikan tetap tak bisa memulangkan Yuyun,"katanya saat dihubungi Berita Cianjur, Rabu (15/11/2017).

Ia mengatakan, pihak keluarga diberi peluang untuk melakukan otopsi terhadap jenazah Yuyun namun biaya ditanggung keluarga. Tawaran tersebut dengan tegas ditolak Hendrik, karena untuk biaya otopsi, keluarga Yuyun tak mampu. "Keluarga Yuyun ini tergolong kurang mampu, pastinya kalau disuruh membayar untuk itu sangat berat, uang dari mana mereka?" katanya.

Hendrik menginformasikan, hingga saat ini jenazah Yuyun masih berada di salah satu rumah sakit di negara Oman. Pihaknya berjanji akan terus mengupayakan apa yang menjadi harapan keluarga agar jenazah Yuyun bisa dipulangkan ke tanah air.

"Kami tetap akan berusaha mendesak pihak majikan dan BNPTKI untuk memulangkan jenazah," katanya.

Hendrik juga akan mengusahakan terkait tuntutan pihak keluarga terkait gaji yang belum dibayar. "Kami mendengar pihak majikan mengaku sudah membayar semua gajinya, kami tetap akan memperjuangkannya,"kata Hendrik.

Diberitakan sebelumnya, TKW asal Cianjur meninggal dunia secara tragis. Yuyun (31) yang sudah 4 tahun bekerja di Oman, diduga tewas akibat overdosis setelah meminum obat sakit gigi.

Meninggalnya Yuyun, warga Kampung Mekarmulya RT04/01, Desa Neglasari, Kecamatan Bojongpicung itu, menambah daftar panjang TKW Cianjur yang harus mengalami nasib tragis di perantauan saat mengais rejeki. 

Kabar meningalnya Yuyun berawal dari informasi Rudi suaminya. Ia mengaku mendapatkan berita duka itu berasal dari rekan kerja Yuyun di Oman yang menghubunginya lewat telepon seluler.

"Pertama kali dapat kabar itu hari Sabtu (8/11/2017) sore. Teman kerjanya Yuyun nelpon saya, katanya Yuyun meninggal dunia akibat overdosis obat sakit gigi," ujar Rudi kepada wartawan saat ditemui di rumah orangtua Yuyun, Selasa (14/11/2017).

Rudi mengaku kaget begitu mendengar kabar duka tersebut. Laki-laki itu tak percaya jika sang istri tercinta meninggalkan dirinya secepat itu, apalagi penyebabnya karena overdosis obat. Pasalnya, dua hari sebelumnya Yuyun sempat menghubungi dan menanyakan kabar dirinya.

"Kaget sekali kang, soalnya dua hari sebelumnya kamis (6/11/2017) sore, Yuyun sempat menelepon saya. Saat itu Yuyun hanya menanyakan kabar saja sehat tidaknya saya," ungkapnya.

Terkait persoalan ini, Rudi menegaskan sudah menguasakan secara penuh kepada DPC Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia Raya Pembaharuan (Astakira P Cianjur).

"Saya sudah kuasakan ke Astakira Cianjur. Termasuk yang menyangkut soal pengurusan hak-hak almarhumah sebagai TKI," kata Rudi seraya berharap jenazah istrinya bisa segera dipulangkan ke Tanah Air

Diperoleh informasi, Yuyun sudah tinggal di Oman selama kurang lebih empat tahun, sejak pertama kali diberangkatkan pihak sponsor PT Mamention pada 2013 lalu.  

"Kontraknya selama dua tahun. Kemarin sempat menghubungi pihak perusahaan terkait soal asuransi, tapi pihak perusahaan enggan bertanggungjawab, dikarenakan masa kontrak Yuyun sudah habis," terang Suntara, Ketua RT 04/01 Kampung Mekarmulya.

Dengan adanya kejadian meninggalnya Yuyun, terungkap jika proses kepergian putra pertama pasangan Aa dan Yati sebagai TKW ke Oman, selama dua tahun terakhir tanpa sepengetahuan pihak pemerintah Desa Neglasari. 

"Saya turut berduka cita atas meninggalnya Yuyun. Untuk ke depan kepada para TKW, andai kata masa kontrak selama dua tahun sudah habis, sebaiknya kembali dulu ke tanah air, supaya kalau sampai terjadi seperti ini tidak menjadi sulit," ujar Pjs Kepala Desa Neglasari, Andriana saat ditemui di rumah duka.

Andri juga berpesan kepada warga yang akan berangkat untuk menginformasikan ke desa agar bisa terdata. "Selama ini yang terjadi baik saat berangkat ataupun pulang tidak pernah ada informasi ke desa. Tapi ketika ada masalah baru bisa diketahui. Ya tak jauh beda seperti sekarang ternyata dari kontraknya kan hanya dua tahun saja bekerja di sana," ungkapnya.

Kendati begitu, Andriana berharap jenazah Yuyun bisa segera dipulangkan ke Tanah Air dan segala hak-hak almarhum yang masih belum terpenuhi bisa diselesaikan dengan baik. "Semoga proses pemulangan jenazah bisa lancar, dan hak-haknya juga dibayarkan," tandasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 22/02/2018 20:16 WIB

Partisipasi Pemilih di Pilgub Jabar Diharapkan Meningkat

PARTISIPASI masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 diharapkan meningkat. Karena, dengan meningkatnya pasrtisipasi pemilih dinilai akan meningkatkan kualitas pesta demokrasi…

Cianjur Euy 22/02/2018 20:15 WIB

SPRI Cianjur Tolak Kebijakan UU MD3

SERIKAT Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Kabupaten Cianjur berunjukrasa terkait penolakan revisi Undang-undang Nomo 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3), Kamis (22/2/2018).

Cianjur Euy 22/02/2018 20:15 WIB

Demiz: Penanganan Sungai Citarum Harus Berkesinambungan

PENANGANAN Sungai Citarum harus dilakukan berkesinambungan. Penanganannya bisa dilakukan secara struktural, non-struktural, dan kultural yang membutuhkan campur tangan semua pihak.

Cianjur Euy 21/02/2018 22:31 WIB

Pemkab Didiorong Keluarkan Regulasi Terkait Usia Pernikahan

PERNIKAHAN usia anak dinilai akan menimbulkan risiko bagi para pasangan, mulai dari kesehatan, ekonomi dan ketahanan keluarga. Sebab itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur didorong untuk mengeluarkan…

Cianjur Euy 21/02/2018 22:30 WIB

Polres Cianjur Intensifkan Penindakan Kasus Narkoba

PEREDARAN dan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Cianjur dinilai sangat mengkhawatirkan. Jumlah orang yang terlibat dalam kasus tersebut terus bertambah, dan telah menyentuh semua kalangan.

Bisnis Line 21/02/2018 21:45 WIB Advertorial

Mahasiswa AKPER Deklarasi Anti Narkoba

SEBAGAI salah satu bentuk keprihatinan maraknya peredaran narkoba dan salah satu upaya untuk menekan peredaran narkoba, Akademi Keperawatan (AKPER) Pemkab Cianjur mendeklarasikan anti narkoba. Deklarasi…

Ragam 21/02/2018 18:57 WIB Advertorial

Paguyuban Baladewa : Musik dan Budaya Menyatukan Nusantara

Komunitas napak tilas dan kesenian sunda buhun, yang tergabung dalam wadah Kesenian Paguyuban Baladewa, menggelar parhelatan latihan bersama pada Selasa (20/02), kemarin. Latihan dalam rangka meningkatkan…

Cianjur Euy 20/02/2018 21:17 WIB

Kelanjutan Pembangunan Jalur Puncak II Tidak Jelas

PEMERINTAH pusat maupun provinsi terkesan silih lempar kewengan terkait kelanjutan pembangunan jalur Puncak II. Padahal, jalur itu diharapkan jadi alternatif mengatasi kemacetan di kawasan Puncak.

Cianjur Euy 20/02/2018 20:46 WIB

Polres Cianjur Antisipasi Penyebaran Isu Hoax dan SARA

MARAKNYA informasi bohong (Hoax, red) di tengah masyarakat yang beredar melalui media sosial atau dari mulut ke mulut mendapat perhatian serius dari jajaran Polres Cianjur.

Cianjur Euy 20/02/2018 20:15 WIB

25 Siswa Bintara Latihan Kerja di Polres Cianjur

SEBANYAK 25 siswa bintara Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Barat tahun angkatan 2018 melaksanakan latihan kerja di Polres Cianjur. Latihan kerja yang diikuti siswa bintara itu dilaksanakan sejak…