Selasa, 19 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Seorang Pekerja Gorong-gorong Tertimpa Material Proyek

Angga Purwanda

Minggu, 19 November 2017 - 20:36 WIB

Angga Purwanda
Angga Purwanda
A A A

Wabup: Kadis PUPR Agar Pantau Terkait Kelengkapan Rekanan, Terutama Alat Keselamatan Kerja

SEORANG pekerja proyek pembangunan gorong-gorong saluran air di ruas Jalan Ir H Djuanda (Irhanda) tertimpa material proyek dan harus mendapatkan perawatan serius di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD, Sayang, Cianjur, Minggu (19/11/2017) sekitar pukul 11.45 WIB.

Informasi yang dihimpun, pekerja yang diketahui bernama Lugi (26), warga Garut, Jawa Barat itu tertimpa material proyek saat dirinya sedang mengerjakan proyek gorong-gorong.

Korban Lugi, saat ditemui di IGD RSUD Sayang, Cianjur, mengatakan, kejadiannya tiba-tiba saja material proyek yang ada di atas tubuhnya langsung ambruk dan menimpa tubuhnya. Lugi yang baru bekerja di proyek itu selama lima hari mengaku tak menggunakan alat keselamatan kerja, seperti helm dan sepatu proyek.

"Kalau gak ada kabel, materialnya pasti langsung menimbun tubuh saya. Bagian kaki yang mulai dari lutut ke bawah yang tertimpa, dan masih menunggu hasil Rontgen," kata Lugi, sambil merintih menahan sakit.

Lugi menyebutkan, ia bekerja dengan upah dibayar harian sebesar Rp 90 ribu per hari. "Proyeknya Bu Eva, saya dibayar Rp 90 ribu per hari, dan baru lima hari bekerja," ucapnya.

Akibat musibah yang menimpa pekerja yang bernama Lugi (26) warga Garut tersebut, mendapat tanggapan serius dari LSM Aliansi Masyarakat Untuk Penegakan Hukum (Ampuh) Cianjur.

Menurut Deden dari Divisi Pengawasan Jasa Kontruksi dan Kebijakan Publik Ampuh Cianjur, kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi proyek tersebut, terindikasi karena telah terjadi kelalaian dalam proses Kesehatan keselamatan kerja (K3) pekerja proyek tersebut.

“Hal ini terlihat jelas dari kondisi korban dan pekerja lainnya yang tidak dilengkapi alat pelindung keselamatan kerja,” ungkap Deden.

Deden menyebutkan,  jika hal tersebut yang menyebabkan terjadinya kecelakaan itu, maka kontraktor proyek itu bisa saja dipidanakan dan penyidik Polres bisa langsung melakukan penyelidikan, dengan melakukan olah TKP serta memeriksa saksi-saksi yang kebetulan ada dilokasi kejadian serta meminta keterangan dari saksi korban.

Namun kata Deden, apabila dari proses tersebut didapati adanya unsur kelalaian yang dilakukan oleh kontraktor proyek tersebut, maka penyidik Polres bisa langsung mentersangkakan kontraktor proyek tersebut dengan delik melakukan kelalaian yang menyebabkan orang lain celaka.

“Kami juga mempertanyakan kewajiban kontraktor untuk mendaftarkan para pekerja proyeknya ke BPJS Ketenagakerjaan, apakah kewajiban ini sudah dilaksanakan oleh kontraktor, kami tidak pernah melihat tanda bukti pendaftaran itu dipasang di lokasi proyek,” terangnya.

Deden meminta, kepolisian dalam hal ini Satreskrim Polres Cianjur wajib segera bergerak untuk melakukan penyelidikan, hal itu juga penting untuk menjawab isu yang berkembang selama ini bahwa proyek tersebut adalah kavlingan oknum aparat penegak hukum,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, saat dimintai tanggapan terkait musibah yang menimpa salah seorang pekerja proyek itu, mengaku prihatin dan sangat menyayangkan dengan adanya kejadian itu.

Bahkan untuk mengatisipasi terjadinya kecelakaan kerja proyek yang lainnya, orang nomor dua di Kabupaten Cianjur itu akan memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Cianjur untuk memantau seluruh poryek yang ada di Kabupaten Cianjur.

“Kami akan perintahkan agar Kadis PUPR Cianjur segera turun ke lapangan, untuk memantau, khususnya terkait keselamatan kerja. Ini untuk mengantisipasi hal serupa kembali terjadi diloksi proyek lain,” jelas Herman.

Selain itu, Herman menambahkan, bahwa keselamatan pekerja proyek merupakan tanggungjawab rekanan, termasuk penyediaan alat keselamatan kerja.  “Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) wajib memberitahu kontraktor apabila tidak memenuhi aturan. Apabila ada kejadian yang menimpa pekerja sepenuhnya menjadi tanggung jawab rekanan, untuk meringankan pihak kontraktor maka semua pekerja harus di masukan ke BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.