Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Seorang Pekerja Gorong-gorong Tertimpa Material Proyek

Angga Purwanda

Minggu, 19 November 2017 - 20:36 WIB

Angga Purwanda
Angga Purwanda
A A A

Wabup: Kadis PUPR Agar Pantau Terkait Kelengkapan Rekanan, Terutama Alat Keselamatan Kerja

SEORANG pekerja proyek pembangunan gorong-gorong saluran air di ruas Jalan Ir H Djuanda (Irhanda) tertimpa material proyek dan harus mendapatkan perawatan serius di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD, Sayang, Cianjur, Minggu (19/11/2017) sekitar pukul 11.45 WIB.

Informasi yang dihimpun, pekerja yang diketahui bernama Lugi (26), warga Garut, Jawa Barat itu tertimpa material proyek saat dirinya sedang mengerjakan proyek gorong-gorong.

Korban Lugi, saat ditemui di IGD RSUD Sayang, Cianjur, mengatakan, kejadiannya tiba-tiba saja material proyek yang ada di atas tubuhnya langsung ambruk dan menimpa tubuhnya. Lugi yang baru bekerja di proyek itu selama lima hari mengaku tak menggunakan alat keselamatan kerja, seperti helm dan sepatu proyek.

"Kalau gak ada kabel, materialnya pasti langsung menimbun tubuh saya. Bagian kaki yang mulai dari lutut ke bawah yang tertimpa, dan masih menunggu hasil Rontgen," kata Lugi, sambil merintih menahan sakit.

Lugi menyebutkan, ia bekerja dengan upah dibayar harian sebesar Rp 90 ribu per hari. "Proyeknya Bu Eva, saya dibayar Rp 90 ribu per hari, dan baru lima hari bekerja," ucapnya.

Akibat musibah yang menimpa pekerja yang bernama Lugi (26) warga Garut tersebut, mendapat tanggapan serius dari LSM Aliansi Masyarakat Untuk Penegakan Hukum (Ampuh) Cianjur.

Menurut Deden dari Divisi Pengawasan Jasa Kontruksi dan Kebijakan Publik Ampuh Cianjur, kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi proyek tersebut, terindikasi karena telah terjadi kelalaian dalam proses Kesehatan keselamatan kerja (K3) pekerja proyek tersebut.

“Hal ini terlihat jelas dari kondisi korban dan pekerja lainnya yang tidak dilengkapi alat pelindung keselamatan kerja,” ungkap Deden.

Deden menyebutkan,  jika hal tersebut yang menyebabkan terjadinya kecelakaan itu, maka kontraktor proyek itu bisa saja dipidanakan dan penyidik Polres bisa langsung melakukan penyelidikan, dengan melakukan olah TKP serta memeriksa saksi-saksi yang kebetulan ada dilokasi kejadian serta meminta keterangan dari saksi korban.

Namun kata Deden, apabila dari proses tersebut didapati adanya unsur kelalaian yang dilakukan oleh kontraktor proyek tersebut, maka penyidik Polres bisa langsung mentersangkakan kontraktor proyek tersebut dengan delik melakukan kelalaian yang menyebabkan orang lain celaka.

“Kami juga mempertanyakan kewajiban kontraktor untuk mendaftarkan para pekerja proyeknya ke BPJS Ketenagakerjaan, apakah kewajiban ini sudah dilaksanakan oleh kontraktor, kami tidak pernah melihat tanda bukti pendaftaran itu dipasang di lokasi proyek,” terangnya.

Deden meminta, kepolisian dalam hal ini Satreskrim Polres Cianjur wajib segera bergerak untuk melakukan penyelidikan, hal itu juga penting untuk menjawab isu yang berkembang selama ini bahwa proyek tersebut adalah kavlingan oknum aparat penegak hukum,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, saat dimintai tanggapan terkait musibah yang menimpa salah seorang pekerja proyek itu, mengaku prihatin dan sangat menyayangkan dengan adanya kejadian itu.

Bahkan untuk mengatisipasi terjadinya kecelakaan kerja proyek yang lainnya, orang nomor dua di Kabupaten Cianjur itu akan memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Cianjur untuk memantau seluruh poryek yang ada di Kabupaten Cianjur.

“Kami akan perintahkan agar Kadis PUPR Cianjur segera turun ke lapangan, untuk memantau, khususnya terkait keselamatan kerja. Ini untuk mengantisipasi hal serupa kembali terjadi diloksi proyek lain,” jelas Herman.

Selain itu, Herman menambahkan, bahwa keselamatan pekerja proyek merupakan tanggungjawab rekanan, termasuk penyediaan alat keselamatan kerja.  “Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) wajib memberitahu kontraktor apabila tidak memenuhi aturan. Apabila ada kejadian yang menimpa pekerja sepenuhnya menjadi tanggung jawab rekanan, untuk meringankan pihak kontraktor maka semua pekerja harus di masukan ke BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 17 jam yang lalu

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…