Kamis, 20 September 2018 | Cianjur, Indonesia

Seorang Pekerja Gorong-gorong Tertimpa Material Proyek

Angga Purwanda

Minggu, 19 November 2017 - 20:36 WIB

Angga Purwanda
Angga Purwanda
A A A

Wabup: Kadis PUPR Agar Pantau Terkait Kelengkapan Rekanan, Terutama Alat Keselamatan Kerja

SEORANG pekerja proyek pembangunan gorong-gorong saluran air di ruas Jalan Ir H Djuanda (Irhanda) tertimpa material proyek dan harus mendapatkan perawatan serius di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD, Sayang, Cianjur, Minggu (19/11/2017) sekitar pukul 11.45 WIB.

Informasi yang dihimpun, pekerja yang diketahui bernama Lugi (26), warga Garut, Jawa Barat itu tertimpa material proyek saat dirinya sedang mengerjakan proyek gorong-gorong.

Korban Lugi, saat ditemui di IGD RSUD Sayang, Cianjur, mengatakan, kejadiannya tiba-tiba saja material proyek yang ada di atas tubuhnya langsung ambruk dan menimpa tubuhnya. Lugi yang baru bekerja di proyek itu selama lima hari mengaku tak menggunakan alat keselamatan kerja, seperti helm dan sepatu proyek.

"Kalau gak ada kabel, materialnya pasti langsung menimbun tubuh saya. Bagian kaki yang mulai dari lutut ke bawah yang tertimpa, dan masih menunggu hasil Rontgen," kata Lugi, sambil merintih menahan sakit.

Lugi menyebutkan, ia bekerja dengan upah dibayar harian sebesar Rp 90 ribu per hari. "Proyeknya Bu Eva, saya dibayar Rp 90 ribu per hari, dan baru lima hari bekerja," ucapnya.

Akibat musibah yang menimpa pekerja yang bernama Lugi (26) warga Garut tersebut, mendapat tanggapan serius dari LSM Aliansi Masyarakat Untuk Penegakan Hukum (Ampuh) Cianjur.

Menurut Deden dari Divisi Pengawasan Jasa Kontruksi dan Kebijakan Publik Ampuh Cianjur, kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi proyek tersebut, terindikasi karena telah terjadi kelalaian dalam proses Kesehatan keselamatan kerja (K3) pekerja proyek tersebut.

“Hal ini terlihat jelas dari kondisi korban dan pekerja lainnya yang tidak dilengkapi alat pelindung keselamatan kerja,” ungkap Deden.

Deden menyebutkan,  jika hal tersebut yang menyebabkan terjadinya kecelakaan itu, maka kontraktor proyek itu bisa saja dipidanakan dan penyidik Polres bisa langsung melakukan penyelidikan, dengan melakukan olah TKP serta memeriksa saksi-saksi yang kebetulan ada dilokasi kejadian serta meminta keterangan dari saksi korban.

Namun kata Deden, apabila dari proses tersebut didapati adanya unsur kelalaian yang dilakukan oleh kontraktor proyek tersebut, maka penyidik Polres bisa langsung mentersangkakan kontraktor proyek tersebut dengan delik melakukan kelalaian yang menyebabkan orang lain celaka.

“Kami juga mempertanyakan kewajiban kontraktor untuk mendaftarkan para pekerja proyeknya ke BPJS Ketenagakerjaan, apakah kewajiban ini sudah dilaksanakan oleh kontraktor, kami tidak pernah melihat tanda bukti pendaftaran itu dipasang di lokasi proyek,” terangnya.

Deden meminta, kepolisian dalam hal ini Satreskrim Polres Cianjur wajib segera bergerak untuk melakukan penyelidikan, hal itu juga penting untuk menjawab isu yang berkembang selama ini bahwa proyek tersebut adalah kavlingan oknum aparat penegak hukum,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, saat dimintai tanggapan terkait musibah yang menimpa salah seorang pekerja proyek itu, mengaku prihatin dan sangat menyayangkan dengan adanya kejadian itu.

Bahkan untuk mengatisipasi terjadinya kecelakaan kerja proyek yang lainnya, orang nomor dua di Kabupaten Cianjur itu akan memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Cianjur untuk memantau seluruh poryek yang ada di Kabupaten Cianjur.

“Kami akan perintahkan agar Kadis PUPR Cianjur segera turun ke lapangan, untuk memantau, khususnya terkait keselamatan kerja. Ini untuk mengantisipasi hal serupa kembali terjadi diloksi proyek lain,” jelas Herman.

Selain itu, Herman menambahkan, bahwa keselamatan pekerja proyek merupakan tanggungjawab rekanan, termasuk penyediaan alat keselamatan kerja.  “Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) wajib memberitahu kontraktor apabila tidak memenuhi aturan. Apabila ada kejadian yang menimpa pekerja sepenuhnya menjadi tanggung jawab rekanan, untuk meringankan pihak kontraktor maka semua pekerja harus di masukan ke BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 12/08/2018 22:31 WIB

Polres Cianjur Siap Amankan Kirab Obor Asian GamesXVIII

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat akan bekerja maksimal (all out) dalam pelaksanaan pengamanan perjalanan kirab obor api Asian GamesXVIII yang akan melintas dan diinapkan di Pendopo Kabupaten…

Cianjur Euy 08/08/2018 08:00 WIB

Petani Penggarap di Cianjur Tagih Janji Presiden

Tim Nawacita Presiden, Ruri Jumar Saef mewakili Ketua Tim Joko Daryanto, yang juga adik Jokowi blusukan ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (7/8/2018).

Cianjur Euy 06/08/2018 21:11 WIB

Dua Rumah Ludes Terbakar

Dua unit rumah di Gang Mujahidin, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ludes terbakar, Senin (6/8/2018) pagi.

Cianjur Euy 06/08/2018 06:55 WIB

Rekanan Proyek Irigasi Untung Banyak

Pelaksanaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi DI Cihea kembali mendapat sorotan tajam pemerhati pembangunan.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:57 WIB

Untuk Memberikan Pemahaman Tentang Islam Kaafah

KABUPATEN Cianjur akan menjadi tuan rumah Jambore Nasional para dai Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI). Sediannya jambore tersebut akan dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun Parmusi 26 September…

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…