Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Ada Bukti, Toko Swalayan Langgar Perda

Wawan

Rabu, 22 November 2017 - 06:54 WIB

Karikatur: Nandang S
Karikatur: Nandang S
A A A

**Pelaku UMKM Minta Penjelasan Terkait Kewajiban yang Tak Dipenuhi

BANYAKNYA toko swalayan yang melanggar Peraturan Daerah (Perda), menuai reaksi negatif dari sejumlah pihak. Tak hanya soal perizinan, namun juga terkait tak ada satupun toko swalayan yang memenuhi kewajiban menyerap 20 persen produk lokal

Sejumlah pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) melalui lembaga yang menaunginya, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Cianjur, meminta penjelasan terkait hal itu. Pasalnya, kewajiban tersebut telah diatur dalam Perda Nomor 5 Tahun 2016, tentang penataan pasar rakyat, pusat perbelanjaan dan toko swalayan.

Sebagai wakil UMKM, Wakil Ketua Dekopinda Kabupaten Cianjur, Harry M Sastrakusumah mengatakan, penjelasan secara gamblang dari pemiliki toko swalayan harus ada. Sehingga permasalahan ini tidak berlarut.

“Kami menuntut penjelasan terkait kewajiban toko swalayan yang telah diatur dalam Perda nomor 5 tahun 2016 itu,” tegas Harry saat ditemui di kediamannya, Selasa (21/11/2017).

Harry mengaku tahu persis bahkan mengantongi sejumlah bukti bahwa sejak terbitnya Perda hingga saat ini, kewajiban tersebut belum juga dipenuhi. Tak hanya terhadap toko swalayan, Harry pun menyayangkan sikap dinas terkait yang seakan melakukan pembiaran.

“Harusnya dinas terkait melakukan pengawasan, sehingga permasalahan ini seharusnya tidak perlu terjadi. Kalau sudah seperti ini, wajar jika pelaku UMKM menuntut penjelasan dan pelaksanaannya,” ungkap Harry.

Dalam rangka meningkatkan dan memberdayakan UMKM Cianjur yang sudah diatur dalam Perda, sambung Harry, diperlukan adanya peran aktif dinas terkait, dalam hal ini Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), yang akan mempertemukan pemilik toko swalayan dengan pelaku UMKM.

“Sehingga apabila di lapangan terdapat kendala, baik itu dari segi kualitas dan keberlangsungan produk UMKM, dapat dipikirkan bersaman solusinya. Bukan seperti ini, seakan-akan ada pembiaran,” ujar Harry.

Ia kembali menegaskan, seluruh pelaku UMKM yang berada di bawah binaan Dekopinda menuntut penjelasan,jika perlu pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Cianjur akan dilibatkan. Menurutnya, penjelasan tidak hanya dari pihak toko swalayan baik itu Alfamart, Indomaret atau toko swalayan lainnya,namun juga harus ada penjelasan dari dinas terkait.

“Kami akan lakukan audensi kepada seluruh pihak terkait. Ini peraturannya sudah jelas, tetapi kenapa tidak dilaksanakan? Padahal tinggal laksanakan saja peraturan yang telah ada,” tegas Harry.

Diwawancara terpisah, Kepala Diskoperindag Cianjur, Himam Haris melalui Kepala Bidang Perdagangan, Yana Muhammad Kamaludin mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima tembusan terkait perizinan toko swalayan yang beropersioanal. Sedangkan prosedurnya, jika ada tembusan kami akan melakukan pengawasan terkait kewajiban toko swalayan.

“Belum ada tembusan tentang perizinan toko swalayan yang diterima Dinas Perdagangan, sehingga pengawasan dilakukan sesuai prosedur saja,” kata Yana, saat ditemui pada operasi pasar yang dilaksanakan di halaman Kantor Bulog Sub Divre Kabupaten Cianjur, Senin (20/11/2017).

Yana menyebut, seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan sudah diatur seluruh prosedurnya. Kegiatan tidak dapat dilakukan jika prosedurnya tidak sesuai, sehingga dapat dicapai hasil yang diharapkan.

“Jika tidak sesuai prosedur, akhirnya akan kembali ke dinas sendiri efeknya,” sebut Yana.

Sementara itu, saat akan dimintai keterangannya terkait permintaan penjelasam dari sejumlah pelaku UMKM, Corporate Communication PT. Sumber Alfaria Trijaya Plant Karawang-Cianjur, Elisha Refila, belum memberikan tanggapanmeski telah dihubungi melalui saluran telepon dan pesan singkat. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 13 jam yang lalu

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 13 jam yang lalu

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 13 jam yang lalu

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 13 jam yang lalu

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 13 jam yang lalu

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 13 jam yang lalu

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 13 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…