Minggu, 27 Mei 2018 | Cianjur, Indonesia

Miris, Banyak Pelaku UMKM Terjerat Rentenir Berkedok Koperasi

Bisri

Minggu, 03 Desember 2017 - 22:37 WIB

PELATIHAN - Sejumlah pelaku koperasi tengah mengikuti pelatihan yang dilaksanakan Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskop Perdagin) Kabupaten Cianjur. Pemberdayaan koperasi merupakan salah satu upaya untuk menekan keberadaan
PELATIHAN - Sejumlah pelaku koperasi tengah mengikuti pelatihan yang dilaksanakan Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskop Perdagin) Kabupaten Cianjur. Pemberdayaan koperasi merupakan salah satu upaya untuk menekan keberadaan
A A A

Beritacianjur.com - BANYAK pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sejumlah wilayah di Kabupaten Cianjur terjerat pinjaman dengan bunga tinggi. Ironisnya para pelaku yang meminjamkan uang kepada para pelaku UMKM tersebut mengatasnamakan koperasi.

Fenomena tersebut sangat mudah dijumpai, terutama bagi para pedagang warungan di setiap kampung. Bahkan ada diantara para pedagang ini yang meminjam uang tidak hanya kepada seseorang saja. Alasan mudah tidak rumit seperti saat mengajukan pinjaman ke perbankan yang menjadi pilihan para pedagang warungan ini meminjam sejumlah uang.

"Kalau pinjam ke bank kan banyak persyaratan yang harus dipenuhi, itupun belum tentu cair. Kalau ke Kosipa (sebutan bagi yang meminjamkan uang) hari ini pinjam hari ini juga cair, hanya dengan bukti foto kopi KTP," kata Anisa (60) pedagang warungan warga Cugenang.

Pihaknya mengakui, meminjam ke kosipa tidak seperti ke bank. Jika di bank uang pinjaman diterima full sesuai dengan pengajuan, kalau di kosipa uang pinjamannya tidak diterima full dengan alasan untuk administrasi.

"Memang tidak diterima full, tapi kita membayarnya full. Itupun harus dilebihi dengan perhitungan per hari, tidak per bulan. Memang kalau dihitung-hitung besar juga sih bungannya," papar Anisa.

Ia mengakui, meski bunganya besar, terpaksa dilakukan lantaran butuh tambahan modal usahanya. Sementara untuk mengajukan pinjaman ke perbankan harus memiliki jaminan. "Sebenarnya terpaksa juga meminjam uang dengan bunga tinggi, habis belum ada cara lain. Kamii butuh modal untuk usaha," tegasnya.

Sebelumnya, untuk menekan terjadinya praktek rentenir yang berkedok koperasi, Tim Satgas Pengawasan Koperasi Kabupaten Cianjur mendatangi sejumlah koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan Unit Simpan Pinjan (USP). Kedatangan tim pengawasan tersebut untuk memastikan salah satunya apakah koperasi tersebut melayani non anggota atau tidak.

Anggota Tim Satgas Pengawasan Koperasi Judi Adi Nugroho mengungkapkan, pada tahap awal ada lima koperasi KSP/USP yang menjadi sasaran pengawasan. Tim pengawasan yang didalamnya ada Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) itu mendatangi koperasi-koperasi sasaran.

"Sejumlah berkas atau dokumen koperasi kita lakukan pemeriksaan. Ini merupakan salah satu bentuk pengawasan. Kita ingin memastikan apakah prinsip-prinsip berkoperasi itu dijalankan atau tidak. Karena yang namanya koperasi itu harus tunduk pada aturan Undang-undang nomor 25 tahun 1992 tentang koperasi," kata Judi.

Judi memastikan, jika koperasi KSP/USP tidak mematuhi aturan tentang koperasi maka akan dikenakan sanksi tegas. "Kalau ternyata hasil dari pengawasan ini ditengarai koperasi tersebut tidak taat atau tidak patuh atauran pasti akan dikenakan sanksi," jelasnya.

Adapun sanksi yang diberikan lanjut Judi, tergantung pelanggaran yang dilakukan. "Sanksi sudah diatur dalam peraturan tentang koperasi. Tergantung pelanggaran yang dilakukan. Misalnya kalau pelanggaran sedang sesuai dengan aturan ada peringatan secara tertulis," ungkapnya.

Pihaknya juga tidak menampik, saat ini ada praktek rentenir yang menyasar para pelaku UMKM dengan berkedok koperasi. "Pengawasan ini kita harapkan bisa menekan adanya praktek rentenir berkedok koperasi itu," paparnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 25/05/2018 09:42 WIB

Satlantas Cianjur Segera Buka Gerai SIM dan STNK di Ciranjang

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur melalui Satuan Lalulintas (Satlantas) terus berinovasi dalam memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat.

Cianjur Euy 25/05/2018 00:23 WIB

Polwan-polwan Cantik Polres Cianjur Bagikan Takjil Bagi Pengendara

JAJARAN Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur membagikan makan buka puasa (Takjil) bagi pengendara yang melintas di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC) atau simpang Tugu Lampu Gentur, Kamis…

Cianjur Euy 25/05/2018 00:22 WIB

Sepekan Puasa Harga Daging Ayam dan Telur Berangsur Turun

SEPEKAN puasa harga komoditas daging ayam di Pasar Induk Pasirhayam, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku mulai berangsur turun. Sempat tembus di kisaran Rp40 ribu hingga Rp42 ribu per kilogram (Kg), sekarang…

Cianjur Euy 25/05/2018 00:21 WIB

Kejari Cianjur Minta Pemilik Urus Barang Bukti

KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Cianjur mengimbau masyarakat atau pemilik barang bukti atau barang rampasan yang kini masih tersimpan di gudang Kejari agar segera mengurus atau kembali mengambilnya.

Aktualita 25/05/2018 00:13 WIB

Bupati dan DPRD Dianggap Langgar Undang-Undang

SEBUAH fakta mengejutkan terkait kinerja anggota DPRD Cianjur dalam melakukan pengawalan jalannya roda pemerintahan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, kembali terungkap.

Cianjur Euy 24/05/2018 23:09 WIB

Warga Keluhkan Penutupan Jalan

PENUTUPAN jalan imbas pengerjaan proyek pembangunan infrastruktur di Desa Sindangjaya dan Kertajaya, Kecamatan Ciranjang dikeluhkan banyak warga.

Cianjur Euy 24/05/2018 23:08 WIB

Pembangunan Kantor Kecamatan Ciranjang Disorot

PEMBANGUNAN kantor baru Kecamatan Ciranjang yang saat ini tengah berlangsung mendapat sorotan publik.

Cianjur Euy 24/05/2018 23:07 WIB

Ngabuburit Naik Delman Rame-Rame Budaya Tahunan

NGABUBURIT merupakan salah satu budaya urang sunda yang lazim dilakukan anak-anak yang sedang belajar berpuasa, pada sore hari menjelang ditabuhnya bedug magrib atau menunggu tibanya adzan magrib pada…

Aktualita 24/05/2018 08:00 WIB

'Gono gini' Upah Pungut PPJU

TERUNGKAP, ternyata jatah pembagian "gono gini" upah pungut atau insentif pemungutan pajak daerah dan retribusi untuk Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, sebesar 18 persen dari total penerimaan.

Cianjur Euy 24/05/2018 06:02 WIB

Berobat Cukup Bayar Dengan Membaca Alquran Satu Juz

LANTUNAN bacaan ayat suci Alquran terdengar jelas saat memasuki Klinik Kesehatan Harapan Sehat. Ya, selama ramadan ini bagi masyarakat yang akan berobat di klinik tersebut tak perlu mengeluarkan uang…