Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Para Atlet Kabupaten Cianjur Masih Bingung

Angga Purwanda

Senin, 04 Desember 2017 - 20:40 WIB

Atlet Kabupaten Cianjur
Atlet Kabupaten Cianjur
A A A

Adenk Salman Terpilih Sebagai Plt Ketua KONI

MUNDURNYA Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cianjur, Durosid, Minggu (3/12/2017) membuat sejumlah atlet yang akan berlaga pada babak kualifikasi Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar 2018 kebingungan.

Seperti yang diungkapkan, Pelatih Kepala Cabang Olahraga Judo, Novi Yulianti Hartono.  Kabar pengunduran diri Durosid membuat para atletnya terkejut, mengingat persiapan mereka sudah setengah jalan di babak kualifikasi.

”Ketika dapat kabar soal pengunduran diri ketua, enggak tahu harus ngomong apa. Dan hal itu, untuk judo pasti ada dampaknya. Apalagi, karena Judo itu salah satu olahraga yang perlu dapat perhatian lebih,” kata Novi, kepada wartawan, Senin (4/12/2017).

Menurut Novi, mundurnya Ketua KONI yang baru dilantik pada 2017 itu, cukup membuat atlet judo kehilangan arah dan fokus. Pasalnya, beberapa waktu lalu, pertukaran informasi antara atlet dan Durosid masih berjalan dengan baik. Terakhir kali, Novi telah memaparkan kebutuhan para atlet sebelum berangkat menjalani kualifikasi.

Novi menjelaskan, judo merupakan olahraga yang sejauh ini mampu menyumbang cukup banyak prestasi. Para atlet junior dan senior mampu mempersembahkan medali, ia mengklaim atletnya berhasil berlaga dan menjadi juara umum atau nasional.

”Jadi kami memang butuh perhatian lebih, apalagi kebutuhan kami juga terbilang banyak di cabang olahraga ini. Judo membutuhkan banyak stamina, vitamin, dan asupan-asupan lain sebagai olahraga yang powerful,” jelasnya.

Novi menjelaskan, sebenarnya hal-hal yang terjadi di dalam hirarki kepemimpinan KONI tidak boleh sampai mempengaruhi persiapan atlet. Menurut dia, atlet hanya perlu fokus mempersiapkan diri untuk kejuaraan-kejuaraan yang ada.

Ia menegaskan, jika judo pun akan berusaha maksimal dalam mewakili Cianjur dan tidak tergoyahkan dengan adanya permasalahan di tubuh KONI. Apalagi, persiapan perlu dioptimalkan mengingat pelaksanaan Porda 2018 hanya tinggal beberapa bulan lagi.

Sama seperti judo, Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Cianjur pun berusaha untuk fokus menghadapi perhelatan daerah itu. Ketua I PBVSI Cianjur, Edi Junaedi mengatakan, akan fokus pada pemusatan kembali para atlet putra dan putri di Januari 2018 mendatang.

”Intinya para atlet sudah siap dan menunggu pemusatan kembali saja. Setelah itu, diserahkan kepada pemda karena sudah menjadi kewenangan KONI untuk mereka berlaga di Porda 2018,” ujar Edi.

Edi mengungkapkan, jika sejauh ini peserta sudah mati-matian membela Cianjur agar dapat lolos di babak kualifikasi. Oleh karena itu, sekalipun ada masalah di dalam KONI, terlebih dengan adanya pengunduran diri Ketua KONI diharapkan tidak berdampak kepada persiapan hingga perhelatan berlangsung.

Sementara itu, terpilihnya Adenk Salman sebagai Plt Ketua KONI pun seolah menjawab harapan para atlet di setiap cabang olahraga. Apalagi, tidak sedikit dari mereka yang mengharapkan dapat segera ‘diurus’ kembali, setelah ‘ditinggalkan’ oleh Durosid saat hendak berlaga mewakili daerah di Porda 2018.

Adenk yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua II KONI Kabupaten Cianjur itu, terpilih usai dilaksanakannya rapat pleno sehari setelah pengunduran diri Durosid sebagai Ketua KONI 2017-2021.

Terpilihnya Adenk, menjadi babak baru dalam tubuh KONI Cianjur untuk melanjutkan banyak kegiatan, terutama pelaksanaan Porda Jabar 2018. Saat ini, Adenk pun mengaku sedang mempersiapkan diri untuk musyawarah kabupaten luar biasa (Muskablub) dengan target maksimal enam bulan ke depan.

”Langkah setelah ditunjuk menjadi Plt, ya mempersiapkan Muskablub. Sesuai AD/ART, waktu maksimalnya enam bulan, tapi kalau dalam sebulan bisa dilaksanakan itu sah-sah saja,” kata Adenk.

Rencananya, pelaksanaan Muskablub dilangsungkan setelah ia menjalani Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Jawa Barat pada 19-21 Desember 2017. Dalam kesempatan yang sama, Adenk pun diberondongi pertanyaan terkait persiapan Porda 2018. Terlebih, banyak pihak yang merasa kehilangan sosok pemimpin saat para atlet akan berlaga.

Menanggapi hal itu, ia mengatakan, agar ketua cabang olahraga harus bisa menanggulangi kondisi untuk sementara waktu. Saat ini, para atlet diketahui tengah memasuki babak kualifikasi Porda Jabar 2018, dan diharapkan dapat tertangani oleh ketua cabor.

”Karena anggaran di KONI tidak ada, mereka memang dijanjikan oleh kita. Tapi, harus ada yang digantikan juga jangan cuma janji-janji saja. Mereka juga kan dapat uang pinjaman dari sana dari sini,” ujarnya.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 7 jam yang lalu

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Bisnis Line 17 jam yang lalu

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:52 WIB

Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Capai Rp 36 Ribu Per Kg

MESKI harga daging ayam potong di Cianjur disepakati Rp 33 ribu per kilogram (Kg). Namun, dipasaran harga daging unggas itu masih terbilang mahal, mencapai Rp 36 ribu per kg.