Selasa, 23 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Petani Ikan Jangari Merugi Miliaran Rupiah

Apip Samlawi

Senin, 04 Desember 2017 - 21:42 WIB

Berita Cianjur/Apip Samlawi
Berita Cianjur/Apip Samlawi
A A A

Beritacianjur.com - PETANI ikan kolam Jaring Apung (Japung) di wilayah Jangari, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, merugi hingga miliaran rupiah, menyusul banyaknya ikan yang mati secara mendadak.

Informasi yang dapat dihimpun di lokasi, ratusan para petani Ikan Japung rata-ratanya 80 persen tanaman ikannya mati mendadak, akibat hembusan angin Dahlia, hingga bangkai ikan terpaksa dibuang mengambang di genangan Air Waduk Cirata.

Salah seorang petani Ikan di waduk Cirata Jangari, Budi (46) menjelaskan, pihaknya mengaku menanam ikan di Japung sebanyak  20 kolam terdiri dari dua jalur, satu unit kolam rata-ranya  dua sampai tiga ton tiap panennya.

Namun sekarang ini dengan adanya hembusan angin dahlia,  ikan mas dan bawal miliknya yang siap dipanen mendadak mati, mengambang diatas kolam.

"Diperkirakan kematian mencapai 80 persen. Sedangkan yang bisa diangkat cuma 20 persen itu juga dijual dengan harga Rp.2000 sampai Rp.5000 per kilo gramnya,"ungkapnya.

Itu juga kalau memang ada yang mau membeli kata Budi, kalau tidak ada, daripada mubazir ikannya dibagikan kepada warga yang mau.

"Kerugianmah bisa nyampe ratusan juta rupiah,"imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang pengurus Kompepar wisata Jangari, Hendrawan (40) memaparkan, memang benara adanya bahwa  kurang lebih 100 ton ikan yang  ditanam di kolam  Japung  Kampung Jangari,  Desa Bobojong, Kecamatan Mande, mendadak mati. Diduga kuat akibat adanya tiupan angin dahlia yang tiap hari mengembus kencang.

"Ikan bawal dan mas milik petani yang mati mencapai ratusan ton. Diperkirakan nilai kerugian mencapai miliaran rupiah,"ucapnya.

Dengan itu pihaknya, ikut prihatin, kalau ini tidak segera diantisipasi kemungkinan besar para petani ikan Japung akan gulung tikar, khususnya para petani ikan yang modalnya pas-pasan.

"Kita berharap pihak Pemerintah, Pusat, Provinsi maupun Pemkab Cianjur, turun tangann mengantisipasi persoalan ini,"tegas Hendrawan. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 15 jam yang lalu

Desak Audit RSUD, Komisi IV Sebut Pemkab Cianjur Jangan Tinggal Diam

BPJS Kesehatan menunggak hingga Rp45 miliar. Itulah pengakuan dari pejabat RSUD Sayang Cianjur yang disampaikan terhadap Komisi IV DPRD Cianjur.

Aktualita 15 jam yang lalu

Aset RSUD Diduga Raib

EMPAT masalah sudah terungkap dan membuat geram banyak pihak. Kini, persoalan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur kembali terbongkar. Ada apa lagi?

Cianjur Euy 22/01/2018 20:57 WIB

Tolak Alihfungsi dan Pembongkaran Bujensa

AKSI penolakan terkait alihfungsi dan pembongkaran eks Gedung SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red) terus disuarakan berbagai kalangan. Bahkan, aktivis di Cianjur akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Aktualita 22/01/2018 08:00 WIB

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:37 WIB

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:36 WIB

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:35 WIB

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 21/01/2018 22:28 WIB

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:52 WIB

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:50 WIB

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.