Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia
Advertorial

FH UNSUR Hadiri Temu Nasional Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum & Seminar Nasional

Elloy/adv

Selasa, 05 Desember 2017 - 00:11 WIB

Istimewa
Istimewa
A A A

Beritacianjur.com - FAKULTAS Hukum Universitas Suryakancana (FH-Unsur) mewakili Unsur menghadiri Temu Nasional Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum & Seminar Nasional di Fakultas Hukum Universitas Surakarta (UNSA) Solo yang berlangsung dari tanggal 3 hingga 5 Desember 2017. Dalam acara tersebut FH-Unsur diwakili Henny Nuraeny (Dekan) dan Dedi Mulyadi (Wakil Dekan I).

Kegiatan Temu Nasional Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum tersebut diantaranya mengenai penjelasan Borang Akreditasi Berbasis Online (Sapto) dilanjut Pembahasan Kurikulum serta  Penjelasan dan Launcing Hasil Lokakarya SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah) yang diikuti oleh Ketua Program Studi dan pertemuan Pimpinan APPTHI yang diikuti oleh Dekan. Pertemuan tersebut juga merupakan rangkaian dari persiapan didalam re-akreditasi nanti tahun 2020 bagi Unsur.

Dalam Seminar Nasional, yang berjudul “Tindak Pidana Korupsi Dan Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Dalam Perspektif Penegakan Hukum” itu kasus korupsi menjadi bahasan yang menarik.  Tiga nara sumber yang dihadirkan yakni Agus Raharjo, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia, Prof. Dr. Topane Gayus Lumbuun, S.H., M.H,  Hakim Agung Mahkamah Agung RI dan Dr. Sulstiyata, S.H., M.Hum, Universitas Surakarta / APPTHI. Dalam bahasan yang disampaikan para nara sumber menyasar persoalan korupsi yang merugikan banyak pihak.

Tindak pidana korupsi selain menghambat pertumbuhan ekonomi, juga menghambat pengembangan system pemerintahan demokratis dengan penumpuk kekayaan pribadi dan resiko suap-menyuap dalam berbagai aspek birokrasi. Indonesia telah berupaya menempuh berbagai cara untuk pemberantasan tindak pidana korupsi dimana dengan semakin canggihnya modus operandi korupsi. Maka korupsi menjadi permasalahan besar yang harus diatasi. Untuk itu dibutuhkan hukum yang kuat sebagai mekanisme solusi sosial dalam menyelesaikan konflik tersebut, agar tercapai pertumbuhan dan geliat ekonomi yang sehat serta membangun hukum yang kuat terhadap tindak pidana korupsi.

Akhir-akhir ini salah satu lembaga Negara terkenal di Indonesia yang dikenal melalui sepak terjangnya memberantas korupsi ramai dibicarakan. KPK merupakan lembaga negara yang memiliki tugas memberantas korupsi di Indonesia. KPK memiliki kewenangan yang hampir sama dengan Kepolisian dan Kejaksaan dalam perkara tindak pidana korupsi. KPK memiliki kewenangan untuk melakukan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi, yang sebelumnya kewenangan tersebut juga dimiliki oleh Kepolisian dan Kejaksaan.

Masih minimnya kajian tentang pembuktian kesalahan korporasi pada kasus korupsi salah satu alasan minimnya penggunaan pendekatan pertanggungjawaban pidana korporasi. Pembuktian kesalahan korporasi merupakan hal yang sangat penting untuk dapat menentukan pertanggungjawaban pidana korporasi sehingga menjadi hal yang masih terus didiskusikan baik oleh para ahli maupun penegak hukum. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 3 jam yang lalu

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 12 jam yang lalu

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 12 jam yang lalu

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 12 jam yang lalu

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 12 jam yang lalu

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 13 jam yang lalu

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 13 jam yang lalu

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 13 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…