Rabu, 13 Desember 2017 | Cianjur, Indonesia

Potensi yang ‘Disunat’ Capai Rp6,6 M

Nuki

Selasa, 05 Desember 2017 - 09:08 WIB

Karikatur: Nandang S/BC
Karikatur: Nandang S/BC
A A A

Sunatan Masal’ Dana BOP PAUD ala Cianjuran

Heyy Sunatan Masal
Aha aha

Sunatan Masal
Aha aha

Ditonton orang berjubal jubal
“Banyak tercecer buku abal abal”

Eh, banyak tercecer sepatu dan sandal

Beritacianjur.com - PENGGALAN lirik lagu berjudul “Sunatan Massal” yang dipopulerkan Iwan Fals di atas, menggambarkan sebuah prosesi kegiatan sunatan massal. Di Cianjur, tak hanya anak-anak kecil saja yang disunat, namun diduga dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD 2017 pun ‘disunat’ juga.

Ya, sejumlah kalangan menduga, dana bantuan yang sudah digelontorkan pemerintah kepada lembaga penerima dana, terkena potongan alias disunat sejumlah oknum. Hebatnya lagi, cara menyunat yang dilakukan oknum ini terbilang rapi, bahkan si korban nyaris tak merasa dirugikan. Cukup menyebut klu ‘Dinas’, tanpa ba-bi-bu, para penerima bantuanpun langsung manut.

Sepertihalnya yang terjadi pada penyaluran dana BOP PAUD 2017. Dana bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp18,9 miliar yang disalurkan ke 1.157 lembaga pendidikan non formal di Cianjur itu,diduga kena sunat yang nilainya mencapai jutaan rupiah perlembaga penerima.

Dari hasil penelusuran Berita Cianjur, modus yang dipakai si penyunat yaitu dengan cara menjual buku untuk keperluan anak-anak maupun lembaga PAUD. Total buku yang dibeli sebanyak 16 buah dengan harga senilai Rp3.200.000, terdiri dari 10 buku berupa majalah bulanan, sedangkan sisanya 6 buku berupa panduan untuk guru.

Memuluskan aksinya, si penyunat diduga kuat bekerjasama dengan oknum di Dinas Pendidikan Cianjur. Pasalnya fakta di lapangan, pihak penjual kerap mengatasnamakan Dinas, mengaku jika dirinya diamanati oleh dinas untuk menjual buku tersebut.

“Beli bukunya sama orang yang datang ke PAUD itu (penjual buku, red) secara tunai. Kwitansi pembelian juga langsung diberikan saat itu juga. Kwitansi yang diserahkan itu dari dinas pendidikan Cianjur. Ngakunya, katanya dia keamanatan dari pihak Dinas Pendidikan Cianjur,"beber NI salah seorang Ketua PAUD yang menerima dana BOP PAUD 2017 kepada Berita Cianjur, belum lama ini.

Potensi besarnya dana yang bisa disunat bukan sembarang nilainya, diperkirakan totalnya bisa mencapai miliran rupiah. Perhitungan potensi ini diungkapkan Sekjen Perhimpunan Pergerakan Masyarakat Cianjur (PMPC), Ari Muhammad.

Ia membeberkan, besarnya potensi nilai sunat mencapai miliaran rupiah itu bisa dilihat dari besarnya alokasi dana BOP PAUD yang diperuntukkan pengadaan buku. Sebagaimana disebutkan dalam Juknis BOP PAUD 2017, besaran alokasi dana yang bisa digunakan untuk buku mencapai 35 persen, 20 persen buku umum dan 15 persen untuk  buku panduan guru.

“Total dana BOP PAUD 2017 itu kan sebesar Rp18.985.800.000, nah kalau 35 persennya saja itu nilainya sebesar Rp6.645.030.000, dengan rincian sebesar Rp3.797.160.000 atau 20 persen untuk buku umum (majalah, red), sedangkan sisanya Rp2.847.870.000 atau 15 persen untuk buku panduan guru,”bebernya kepada Berita Cianjur, Senin (4/12).

Melihat besarnya potensi nilai yang bisa menjadi lahan bisnis itu, wajar saja kalau ‘kue’ pengadaan buku PAUD kerap menjadi incaran dan rebutan sejumlah kalangan di Cianjur. Sayangnya, kompetisi untuk mengambil ‘kue manis’ PAUD itu dicederai beberapa oknum, yang cenderung memilih jalan pintas sekadar demi meraih keuntungan besar.

“Kuenya memang sangat besar, sayang cara mengambilnya itu yang ga sportif, justru malah bisa merugikan si penerima manfaat dana BOP PAUD. Menjual buku dengan harga fantastis diembel-embeli ketebelece dari dinas, kan sudah tidak benar itu,”geramnya.

Ibarat luka yang terus menerus dikorek sehingga jadi melebar, demikian juga dengan persoalan ini.Semakin terus ditelusuri, aroma adanya keterlibatan oknum di Dinas Pendidikan Cianjur kian menguat.Sehingga memunculkan dugaan kuat adanya upaya pengarahan untuk pembelian buku kepada penerbit tertentu.

“Dugaan sudah menuju kearah sana, ada keterlibatan pihak dinas. Malah informasi terbaru ada salah seorang ASN yang juga ikut terjun langsung mencicipi kue BOP PAUD ini. Kalau ini terungkap dan terbukti, bisa jadi preseden buruk bagi dunia pendidikan Cianjur, begitupun dengan pemerintahan bupati sekarang ini yang mempunyai visi misi Cianjur Lebih Maju dan Agamis,”kata Ari.

Menanggapi persoalan dugaan sunat dana BOP PAUD dengan modus penjualan buku, Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, idealnya ada pengaturan tertentu untuk pengadaan buku yang akan digunakan oleh PAUD itu. Artinya, pihak dinas secara terbuka dan terperinci menjelaskan spek buku yang bisa dibeli oleh setiap lembaga PAUD penerima BOP.

“Kalau sudah tahu speknya, kan masing masing lembaga juga nantinya bisa membeli langsung ke pihak penerbitnya,”kata Herman saat ditemui seusai rapat di kantor Dinas PUPR Cianjur, Senin (4/12/2017).

Pihaknya berharap proses penyaluran dan penggunaan BOP PAUD di Cianjur bisa berjalan dengan lancar dan tertib, bukan sebaliknya malah menimbulkan persoalan baru dan menjadi polemik.

“Kalau ada ASN yang ikut-ikutan main atau sampai ada instruksi atau pengarahan dari dinas sehingga merugikan penerima manfaat, itu sangat keterlaluan. Saya harap itu tidak terjadi,“ pungkasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Bisnis Line 18 jam yang lalu

Kemitraan Berdampak Positif Bagi KUMKM

SEJUMLAH pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Cianjur mengikuti sinergi kerjasama antara Rumah Pangan Kita (RPK) dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan…

Bisnis Line 18 jam yang lalu

Honda Suguhkan New Revo yang Lebih Keren

MESKI segmen motor bebek tak sehebat atau tak sedahsyat matik, Astra Honda Motor (AHM) mencoba terus untuk tetap memenuhi kebutuhan pecinta motor Honda Revo. Kali ini Honda resmi mempermak sekaligus memperkenalkan…

Cianjur Euy 18 jam yang lalu

Muspika Tinjau Harga Sembakao di Pasar Ciranjang

MENJELANG perayaan Natal dan pergantian tahun baru 2018, Selasa (12/12) pagi hari, Muspika Kecamatan Ciranjang, meninjau harga sembako di Pasar Tradisional Ciranjang. Terlihat Kepala Pasar dan Kantib…

Cianjur Euy 18 jam yang lalu

Persiapan Giat Bersihkan DAS Citarum

PERSIAPAN kegiatan pembersihan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum mulai dilakukan Koramil Bojongpicung, Selasa (13/12) di Kampung Muhara, Desa/Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18 jam yang lalu

Ratusan Siswa PAUD Antuasias Ikuti Perlombaan

SEBANYAK 375 siswa/ siswi Paud dan TK yang berasal dari Kecamatan Ciranjang dan Haurwangi tampak antusias mengikuti lomba mewarnai gambar alam dan kesenian di lokasi Wana Wisata Pokland, kemarin.

Cianjur Euy 20 jam yang lalu

Ratusan Polisi Disiagakan Jelang Natal dan Tahun Baru

RATUSAN personel dari Kepolisian Resor (Polres) Cianjur akan disiagakan di setiap gereja di Kabupaten Cianjur menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 mendatang.

Cianjur Euy 20 jam yang lalu

Seorang Mekanik AC Ditemukan Meninggal di Kamar Kontarakan

HUSEIN (34), seorang karyawan PT CKI yang sedang mendapatkan pekerjaan borongan dari PT Pou Yuen Indonesia (PYI) ditemukan meninggal dunia di kamar kontrakannya di Kampung Cikijing RT 02/01, Desa Selajambe,…

Ragam 20 jam yang lalu

Semarak VM TDI Cianjur

CIANJUR-Komunitas pecinta vape (rokok elektrik) varian therion, kini memasuki usia 8 bulan di Cianjur. Terkenal dengan nama Therion DNA Cianjur Chapter, komunitas ini memiliki rutinitas VM(Vape Meet)…

Ragam 20 jam yang lalu

GRANAT Advokasi Bahaya Narkoba ke KVC

CIANJUR-Maraknya oknum yang menyalahgunakan Vape (rokok elektrik) sebagai perangkat penyalahgunaan narkoba, membuat Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Cianjur geram. Pasalnya, di Kabupaten Cianjur…

Cianjur Euy 20 jam yang lalu

Kapolres Cianjur Bersilaturhmi Dengan Awak Media

KAPOLRES Cianjur, AKBP Soliyah SIK, MH menggelar silaturahmi dengan awak media yang bertugas di Kabupaten Cianjur, di sebuah rumah makan ternama di bilangan Jalan Dr Muwardi (Bypass), Kelurahan Bojongherang,…