Sabtu, 24 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Tahun 2018, Cianjur "Diguyur" Bantuan Rutilahu

Mustofa

Selasa, 05 Desember 2017 - 10:35 WIB

Nampak pekerja tengah melaksanakan pembangunan rumah yang merupakan bantuan dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kampung Cijeler, Desa Cikancana, Kecamatan Gekbrong. Rumah tersebut merupakan salah satu dari rumah tidak layak huni
Nampak pekerja tengah melaksanakan pembangunan rumah yang merupakan bantuan dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kampung Cijeler, Desa Cikancana, Kecamatan Gekbrong. Rumah tersebut merupakan salah satu dari rumah tidak layak huni
A A A

Beritacianjur.com - MESKI tiap tahun mendapatkan bantuan untuk perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu), namun bantuan yang diterima di Kabupaten Cianjur belum bisa menuntaskan banyaknya rutilahu yang harus ditangani. Pemkab Cianjur terus berupaya melakukan penanganan rutilahu tersebut dengan berbagai program.

"Waktu itu kita pernah mengusulkan ke pemerintah pusat sebanyak 60 ribu rumah. Jika melihat angka tersebut penanganan rutilahu di Cianjur masih sangat diperlukan dan mudah-mudahan masih terus berlanjut," papar Kepala Bidang Perumahan dan Permukinan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Cianjur Yedi Indra Gunawan, Senin (4/12/2017).

Dalam penanganan Rutilahu di Cianjur tidak semuanya berada di DPKPP, namun ada beberapa OPD dan diluar OPD yang juga melakukan penanganan rutilahu. Hanya saja berdasarkan data yang ada di pihaknya, penanganan rutilahu yang sudah dilaksanakan hingga 2017 ini sudah mencapai 4.695 unit.

"Sampai 2017 ini penanganan rutilahu program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) mencapai 4.695 unit. Oleh Kodam III Siliwangi 612 unit, oleh PNPM perkotaan/ada sharing APBD (2008-2013) sebanyak 147 unit," kata Yedi.

Selain itu juga ada dari APBD Cianjur sebanyak 6 unit (2016-2017). "Kalau penanganan lainnya kemungkinan datanya ada di BPMD dan Dinsos. Kalau melihat jumlah ajuan yang terdahulu dengan penanganan yang sudah dilaksanakan, kita masih sangat membutuhkan bantuan penanganan rutilahu," paparnya.

Untuk tahun 2018 Yadi menegaskan, Kabupaten Cianjur akan kembali mendapatkan bantuan penanganan rutilahu. Bantuan tersebut masih berasal dari program BSPS Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Selain itu juga ada dari Bantuan Sosial (Bansos) Provinsi Jawa Barat.

Untuk program BSPS tahun 2018 akan mendapatkan alokasi sebanyak 427 unit dan untuk Bansos Provinsi sebanyak 660 unit.

Adapun lokasi yang akan mendapatkan program bantuan tersebar disejumlah wilayah kecamatan. Untuk program BSPS di Kecamatan Cilaku ada lima desa, Kecamatan Cidaun ada tiga desa dan Kecamatan Gekbrong ada satu desa.

Sementara untuk sebaran Bansos Provinsi berada di Kecamatan Cilaku, Gekbrong, Naringgul, Cidaun, Sindangbarang, Agrabinta dan Kecamatan Pagelaran. "Saat ini kedua program bantuan tersebut masih dalam tahap pendataan," tegas Yedi. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 23/02/2018 08:00 WIB

Bupati Dilaporkan ke Presiden dan KPK

AROGAN dan kebijakannya menyengsarakan rakyat. Itulah alasan sejumlah aktivis melaporkan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar (IRM) ke Presiden Joko Widodo, KPK, ICW, BPK, DPR RI dan Ombudsman, Kamis…

Aktualita 23/02/2018 07:55 WIB

Pembagian Insentif Guru Honor Diduga Jadi Ajang Kampanye

PEMBAGIAN insentif dari Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar untuk guru honorer K2 se-Kecamatan Karangtengah, terindikasi ditumpangi kepentingan politik.

Aktualita 22/02/2018 08:00 WIB

Hei Bupati, Mundur atau Dimundurkan?

ATURAN dilabrak, Undang-Undang dipecundangi dan hukum dikebiri. Ini hanya terjadi di Cianjur yang konon katanya lebih maju dan agamis.

Bisnis Line 21/02/2018 21:45 WIB Advertorial

Mahasiswa AKPER Deklarasi Anti Narkoba

SEBAGAI salah satu bentuk keprihatinan maraknya peredaran narkoba dan salah satu upaya untuk menekan peredaran narkoba, Akademi Keperawatan (AKPER) Pemkab Cianjur mendeklarasikan anti narkoba. Deklarasi…

Ragam 21/02/2018 18:57 WIB Advertorial

Paguyuban Baladewa : Musik dan Budaya Menyatukan Nusantara

Komunitas napak tilas dan kesenian sunda buhun, yang tergabung dalam wadah Kesenian Paguyuban Baladewa, menggelar parhelatan latihan bersama pada Selasa (20/02), kemarin. Latihan dalam rangka meningkatkan…

Aktualita 21/02/2018 08:00 WIB

Pemkab Cianjur Diduga Serobot Lahan Kritis

PERKANTORAN baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka, diduga menyerobot lahan yang diperuntukkan kegiatan program Penanganan Lahan Kritis dan Sumber Daya Air Berbasis Masyarakat (PLKSDA-BM). Benarkah?

Cianjur Euy 20/02/2018 21:17 WIB

Kelanjutan Pembangunan Jalur Puncak II Tidak Jelas

PEMERINTAH pusat maupun provinsi terkesan silih lempar kewengan terkait kelanjutan pembangunan jalur Puncak II. Padahal, jalur itu diharapkan jadi alternatif mengatasi kemacetan di kawasan Puncak.

Cianjur Euy 20/02/2018 20:46 WIB

Polres Cianjur Antisipasi Penyebaran Isu Hoax dan SARA

MARAKNYA informasi bohong (Hoax, red) di tengah masyarakat yang beredar melalui media sosial atau dari mulut ke mulut mendapat perhatian serius dari jajaran Polres Cianjur.

Cianjur Euy 20/02/2018 20:15 WIB

25 Siswa Bintara Latihan Kerja di Polres Cianjur

SEBANYAK 25 siswa bintara Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Barat tahun angkatan 2018 melaksanakan latihan kerja di Polres Cianjur. Latihan kerja yang diikuti siswa bintara itu dilaksanakan sejak…

Aktualita 20/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat yang Mana?

SETELAH diduga mencatut nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kini kantor baru Pemkab Cianjur di Campaka yang belum berizin, diklaim dibangun atas permintaan masyarakat Cianjur. Masyarakat yang…