Senin, 25 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Petani Ikan di Calingcing Ketiban Rugi

Apip Samlawi

Selasa, 05 Desember 2017 - 22:49 WIB

Berita Cianjur/Apip Samlawi
Berita Cianjur/Apip Samlawi
A A A

Beritacianjur.com - RUGI besar gara gara ikan mati mendadak tak hanya dirasakan petani ikan Jaring Terapung di wilayah Jangari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur.

Di Kampung Calingcing, Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang para petani ikan setempat harus rela gigit jari menyusul ternak ikannya mengalami hal serupa, banyak ikan mas dan bawal siap panen milik mereka mendadak mati akibat adanya angin kencang yang tak ada hentinya.

Kepala Desa Sindangjaya, Sajaroh Nafi mengatakan, para petani ikan di daerahnya juga mengalami hal serupa dengan petani ikan di Jangari. Banyak ternak ikan milik mereka mendadak mati.

"Gara gara ini petani mengalami rugi besar.Padahal keuntungan sudah di depan mata,"kata Kades Sajaroh Nafi.

Sajaroh mengaku pihaknya belum bisa memprediksi, seberapa banyak ikan milik petani di daerahnya yang mati mendadak.

"Esok kita akan langsung turun menugaskan aparatur desa untuk melakukan pendataan ke lokasi Japung di Kampung Calingcing,"ucapnya.

Sebelumnya, Petani ikan kolam Jaring Apung (Japung) di wilayah Jangari, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, merugi hingga miliaran rupiah, menyusul banyaknya ikan yang mati secara mendadak.

Informasi yang dapat dihimpun di lokasi, ratusan para petani Ikan Japung rata-ratanya 80 persen tanaman ikannya mati mendadak, akibat hembusan angin Dahlia, hingga bangkai ikan terpaksa dibuang mengambang di genangan Air Waduk Cirata.

Salah seorang petani Ikan di waduk Cirata Jangari, Budi (46) menjelaskan, pihaknya mengaku menanam ikan di Japung sebanyak  20 kolam terdiri dari dua jalur, satu unit kolam rata-ranya  dua sampai tiga ton tiap panennya.

Namun sekarang ini dengan adanya hembusan angin dahlia,  ikan mas dan bawal miliknya yang siap dipanen mendadak mati, mengambang diatas kolam.

"Diperkirakan kematian mencapai 80 persen. Sedangkan yang bisa diangkat cuma 20 persen itu juga dijual dengan harga Rp.2000 sampai Rp.5000 per kilo gramnya,"ungkapnya.

Itu juga kalau memang ada yang mau membeli kata Budi, kalau tidak ada, daripada mubazir ikannya dibagikan kepada warga yang mau.

"Kerugianmah bisa nyampe ratusan juta rupiah,"imbuhnya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Aktualita 08/06/2018 07:00 WIB

Usut Tuntas Pengelolaan PPJ

MENGUATNYA dugaan penyimpangan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Cianjur, membuat sejumlah aktivis untuk segera melaporkannya ke pihak kepolisian. Benarkah?

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Aktualita 07/06/2018 08:00 WIB

Dugaan Penyelewengan Pengelolaan PPJU Makin Menguat

DUGAAN adanya kejanggalan atau penyelewengan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) di Cianjur, semakin menguat. Benarkah?

Cianjur Euy 06/06/2018 20:11 WIB

PJU dan Rambu-rambu di Jalur Alternatif Mudik Ditambah

DINAS Perhubugan (Dishub) Kabupaten Cianjur akan menyiapkan penambahan penerangan jalan umum (PJU) maupun rambu-rambu lalulintas di beberapa ruas jalur altenatif di wilyah itu yang dinilai masih minim…

Cianjur Euy 06/06/2018 20:02 WIB

Tak Laik Jalan, Dishub Kandangkan Angkutan Mudik

SEJUMLAH kendaraan umum untuk kebutuhan angkutan mudik Idul Fitri 1439 Hijriyah di Kabupaten Cianjur, terpaksa dikandangkan sementara karena tak laik jalan. Kendaraan bisa kembali beroperasi apabila perusahaan…

Ragam 06/06/2018 11:14 WIB

Kayuh Sepeda, Bocah Ini Nekat Mudik dari Cianjur ke Majalengka

NEKAT dan luar biasa. Itulah ungkapan yang pas disematkan untuk Ade Rahman, santri pesantren di kawasan Ciketung, Cipanas, Cianjur. Betapa tidak, dengan mengayuh sepeda, santri ini nekat mudik dari Cianjur…