Sabtu, 20 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Baru 52 SMP yang Siap Gelar UNBK

Mustofa

Rabu, 06 Desember 2017 - 11:00 WIB

Foto: Mustofa/BC
Foto: Mustofa/BC
A A A

Akibat Terkendala Pengadaaan Sarana dan Prasarana

Beritacianjur.com - DARI 283 SMP yang ada di Kabupaten Cianjur, baru 52 SMP yang memastikan akan menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau computer based test (CBT) pada tahun 2018 mendatang. Jumlah tersebut dimungkinkan masih akan bertambah seiring terus disosialisasikannya UNBK oleh Dinas Pendidikan setempat.

"Sampai awal Desember ini baru 52 sekolah yang menyatakan siap menggelar UNBK. Sisanya belum ada kesiapan, tapi ada juga yang masih pikir-pikir, mengingat sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah masih terbatas untuk menggelar UNBK," kata Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, Rosidin saat dihubungi, Selasa (5/12/2017).

Pihaknya optimis, jumlah SMP yang siap menggelar UNBK pada tahun 2018 mendatang akan masih bertambah. Pertimbangannya masih ada sejumlah SMP yang berupaya melengkapi sarana dan prasarana agar bisa menggelar UNBK.

"Memang terakhir saat kita konfirmasi belum menyatakan kesanggupan, bisa saja dalam perjalanannya mereka sanggup. Karena tengah berupaya melengkapi sarana dan prasarananya," kata Rosidin.

Pelaksanaan UNBK memiliki kelebihan tersendiri. Tidak hanya lebih praktis dalam penyelenggaraannya, tapi juga mendidik siswa bisa lebih mandiri. "Siswa akan lebih mandiri saat mengikuti UNBK, karena materi ujinya juga tidak akan sama satu sama lainnya," tegasnya.

Diungkapkan Rosidin, pada Ujian Nasional (UN) sebelumnya, terdapat 34 sekolah yang siap menggelar UNBK. Selebihnya sekolah-sekolah tersebut lebih siap menggelar UN berbasis kertas dan pensil. Jumlah peserta yang mengikuti UNBK mencapai 5198 siswa.

"Kebanyakan berasal dari sekolah swasta. Mereka ternyata lebih siap dibadingkan sekolah negeri. Ada 10 SMP Negeri dan 24 SMP Swasta pada tahun 2017 siap menggelar UNBK" kata Rosidin.

Ia menyebut total siswa yang akan mengikuti UN pada tahun 2017 ini di Kabupaten Cianjur mencapai 29.339 siswa/siswi. Sekolah menggelar UNBK kebanyakan berada diwilayah Cianjur utara. Sekolah diwilayah Cianjur utara kata Rosidin lebih siap menggelar UNBK bukannya hanya masalah kelengkapan perangkat komputer saja, tapi juga pendukung lainnya.

"Bukan berarti sekolah diselatan tidak ada yang siap dari segi perangkat komputer, tapi kebanyakan lebih terkendala masalah jaringan internet yang dirasakan belum stabil. Selain itu masalah aliran listrik juga masih menjadi penyebab. Memang bisa pakai genset, tapi ada kekawatiran," tegasnya.

Pihaknya optimis tahun 2018 peserta UNBK jauh lebih meningkat lagi. "Kita inginnya semua sekolah di Cianjur kedepan bisa menggelar UNBK. Ini butuh komitmen bersama, karena terkait dengan sarana dan prasarana yang harus disiapkan," harapnya. (*)

Tag

  1. UNBK
  2. SMP

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 15 jam yang lalu

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 20 jam yang lalu

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 20 jam yang lalu

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…

Aktualita 18/01/2018 08:10 WIB

BPLHD dan Penyidik Polda Jabar Datangi RSUD, Ada Apa?

SEGUDANG masalah terjadi di RSUD Sayang Cianjur. Tak hanya soal limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibiarkan menumpuk di ruangan terbuka, namun juga terdapat dua masalah besar lainnya yang hingga…

Aktualita 18/01/2018 08:05 WIB

Ini Pembohongan Publik, Wajib Diusut Tuntas

TERUNGKAPNYA kebohongan pernyataan pihak RSUD melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan…

Aktualita 18/01/2018 08:00 WIB

Soal Limbah RSUD, Wabup Bohong

TUDINGAN pihak RSUD Sayang Cianjur melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan pihak…

Cianjur Euy 18/01/2018 00:01 WIB

Muhammad Zimaam Hanya Bisa Berbaring Diatas Tempat Tidur

Muhammad Zimaam (2) putra pasangan suami istri (pasutri) Ririn Saprina (33) dan Irawan Kusuma Atmaja (34) warga Jalan Mayor Harun Kabir No. 4, Kelurahan Bojong Herang, Kecamatan Cianjur hanya bisa tergolek…

Cianjur Euy 17/01/2018 21:12 WIB

Jelang Penerapan Trayek Baru, Angkum Wajib Uji KIR

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur bertindak tegas dengan melakukan pemeriksaan dan uji KIR angkutan umum (Angkum) jelang penerapan rekayasa lalulintas dan trayek angkum baru, yang akan dilaksanakan…

Cianjur Euy 17/01/2018 21:11 WIB

Kapolres Cianjur Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek

KAPOLRES Cianjur, AKBP Soliyah SIK, MH, memimpin upacara serah terima jabatan dan kenal pamit Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Cianjur, Rabu (17/1/2018) pagi. Kegiatan yang digelar di Aula Amanah, Primkopol…