Sabtu, 24 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Pembangunan Masjid Provinsi Kurang Transparan

Apip Samlawi

Rabu, 06 Desember 2017 - 23:03 WIB

Berita Cianjur/Apip Samlawi
Berita Cianjur/Apip Samlawi
A A A

Beritacianjur.com - PEMBANGUNAN Masjid Provinsi Jawa Barat yang berlokasi di pinggir jalan Raya Cianjur-Bandung tak jauh dari Kantor Desa Cipeuyeum, Kecamatan Haurwangi  kurang transparan, menyusul tidak dicantumkannya nama pelaksana pekerjaan di dalam direksi kit yang terpampang di lokasi proyek.

Dari pantuan Berita Cianjur, di lokasi tampak tengah berlangsung pengerjaan penataan lahan oleh sejumlah pekerja, dengan menurunkan alat berat berupa becho. Terpampang sebuah direksi kit ukuran mini berada di ujung lahan proyek. Jika dilihat sekilas memang tidak ada yang salah dengan direksi kit yang dipasang oleh pihak rekanan, namun setelah diamati dari dekat, ternyata nama pelaksana proyek sama sekali tidak dicantumkan disana.

Herannya, beberapa pekerja dilokasi yang berhasil ditemui wartawan, saat ditanya apa nama perusahaan yang melaksanakan proyek Masjid itu mengaku sama sekali tidak mengetahui nama perusahaan yang menaungi mereka bekerja.

“Waduh saya kurang tahu Kang, apa ya nama perusahaannya teh. Coba akang tanya langsung ke pa Dadang orang yang sedang mengarahkan alat berat,”ujar salah seorang pekerja sambil menunjukan kepada wartawan orang yang bernama Dadang.

Siapa perusahaan yang mengerjakan proyek Masjid baru diketahui setelah wartawan berhasil mengkonfirmasi Dadang. Diperoleh keterangan dari pemilik nama lengkap Dadang Muhammad Sobirin itu, kalau pihak pelaksana pekerjaan proyek adalah CV Tirta Abadi Bandung.

“Nama perusahaannya CV Tirta Abadi Bandung. Kalau yang kita kerjakan sekarang ini baru penataan lahan sama pembangunan pagar saja,”ujar Dadang saat ditemui dilokasi, Rabu (6/12).  

Disingung soal tidak adanya nama pelaksana pekerjaan di direksi kit, Dadang menduga kalau itu dikarenakan pihak perusahaan lupa mencantumkannya.

“Mungkin pihak perusahaan lupa mencantumkannya Kang,”kata Dadang menambahkan kalau proyek yang saat ini dikerjakan merupakan pekerjaan tahap I.

Sementara itu tidak dicantumkanya nama pihak pelaksana di direksi kit menimbulkan kecurigaan masyarakat. Terlebih, nilai proyek untuk pembangunan Masjid itu nilainya mencapai Rp790.384.000.

Terpisah, Kepala Desa Cipeuyeum, Gungun Gunawan menerangkan, pembangunan yang saat ini tengah dilaksankan di lahan itu bukan hanya sekadar Masjid, tapi berikut bangunan perkantoran dan bangunan kuliner. Rencananya pembangunan itu akan menghabiskan biaya belasan miliar rupiah yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat.

“Pembangunanya sangat disayangkan masyarakat, soalnya di direksi kit pihak pengembang tidak mencantumkan namanya. Jadi wajar kalau banyak warga yang mencurigai, bahkan sampai menuding kalau proyek tersebut pengerjaannya disubkan lagi pada pengembang lain,” Ucap Gugun. (Nuki/Sam Apip)

 

Sementara itu, pelaksana pembangunan Kat anfile dan pembangunan pondasi pagar untuk mesjid Provinsi Jawa barat,   Dadang Muhamad Sobirin saat ditanya di lokasi pembangunan menjelaskan, memang benar adanya sekarang pihaknya sedang melaksanakan pembangunan Kat anfile dan pembangunan pondasi untuk pagar.

 

Lama pekerjaan hanya 30 hari kerja berdasarkan kalender, mengenai  nama CV yang mengerjakannya pihaknya mengaku lupa,” duh lupa nama CV mendapat tendernya dan  tidak ditulis di papan mana proyek, itu pun mungkin pihak pengembang  lupa menulis nama CV pada papan nama proyek,”  kilah Dadang Muhamad Sobirin, (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 23/02/2018 08:00 WIB

Bupati Dilaporkan ke Presiden dan KPK

AROGAN dan kebijakannya menyengsarakan rakyat. Itulah alasan sejumlah aktivis melaporkan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar (IRM) ke Presiden Joko Widodo, KPK, ICW, BPK, DPR RI dan Ombudsman, Kamis…

Aktualita 23/02/2018 07:55 WIB

Pembagian Insentif Guru Honor Diduga Jadi Ajang Kampanye

PEMBAGIAN insentif dari Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar untuk guru honorer K2 se-Kecamatan Karangtengah, terindikasi ditumpangi kepentingan politik.

Aktualita 22/02/2018 08:00 WIB

Hei Bupati, Mundur atau Dimundurkan?

ATURAN dilabrak, Undang-Undang dipecundangi dan hukum dikebiri. Ini hanya terjadi di Cianjur yang konon katanya lebih maju dan agamis.

Bisnis Line 21/02/2018 21:45 WIB Advertorial

Mahasiswa AKPER Deklarasi Anti Narkoba

SEBAGAI salah satu bentuk keprihatinan maraknya peredaran narkoba dan salah satu upaya untuk menekan peredaran narkoba, Akademi Keperawatan (AKPER) Pemkab Cianjur mendeklarasikan anti narkoba. Deklarasi…

Ragam 21/02/2018 18:57 WIB Advertorial

Paguyuban Baladewa : Musik dan Budaya Menyatukan Nusantara

Komunitas napak tilas dan kesenian sunda buhun, yang tergabung dalam wadah Kesenian Paguyuban Baladewa, menggelar parhelatan latihan bersama pada Selasa (20/02), kemarin. Latihan dalam rangka meningkatkan…

Aktualita 21/02/2018 08:00 WIB

Pemkab Cianjur Diduga Serobot Lahan Kritis

PERKANTORAN baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka, diduga menyerobot lahan yang diperuntukkan kegiatan program Penanganan Lahan Kritis dan Sumber Daya Air Berbasis Masyarakat (PLKSDA-BM). Benarkah?

Cianjur Euy 20/02/2018 21:17 WIB

Kelanjutan Pembangunan Jalur Puncak II Tidak Jelas

PEMERINTAH pusat maupun provinsi terkesan silih lempar kewengan terkait kelanjutan pembangunan jalur Puncak II. Padahal, jalur itu diharapkan jadi alternatif mengatasi kemacetan di kawasan Puncak.

Cianjur Euy 20/02/2018 20:46 WIB

Polres Cianjur Antisipasi Penyebaran Isu Hoax dan SARA

MARAKNYA informasi bohong (Hoax, red) di tengah masyarakat yang beredar melalui media sosial atau dari mulut ke mulut mendapat perhatian serius dari jajaran Polres Cianjur.

Cianjur Euy 20/02/2018 20:15 WIB

25 Siswa Bintara Latihan Kerja di Polres Cianjur

SEBANYAK 25 siswa bintara Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Barat tahun angkatan 2018 melaksanakan latihan kerja di Polres Cianjur. Latihan kerja yang diikuti siswa bintara itu dilaksanakan sejak…

Aktualita 20/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat yang Mana?

SETELAH diduga mencatut nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kini kantor baru Pemkab Cianjur di Campaka yang belum berizin, diklaim dibangun atas permintaan masyarakat Cianjur. Masyarakat yang…