Rabu, 13 Desember 2017 | Cianjur, Indonesia

Pembangunan Masjid Provinsi Kurang Transparan

Apip Samlawi

Rabu, 06 Desember 2017 - 23:03 WIB

Berita Cianjur/Apip Samlawi
Berita Cianjur/Apip Samlawi
A A A

Beritacianjur.com - PEMBANGUNAN Masjid Provinsi Jawa Barat yang berlokasi di pinggir jalan Raya Cianjur-Bandung tak jauh dari Kantor Desa Cipeuyeum, Kecamatan Haurwangi  kurang transparan, menyusul tidak dicantumkannya nama pelaksana pekerjaan di dalam direksi kit yang terpampang di lokasi proyek.

Dari pantuan Berita Cianjur, di lokasi tampak tengah berlangsung pengerjaan penataan lahan oleh sejumlah pekerja, dengan menurunkan alat berat berupa becho. Terpampang sebuah direksi kit ukuran mini berada di ujung lahan proyek. Jika dilihat sekilas memang tidak ada yang salah dengan direksi kit yang dipasang oleh pihak rekanan, namun setelah diamati dari dekat, ternyata nama pelaksana proyek sama sekali tidak dicantumkan disana.

Herannya, beberapa pekerja dilokasi yang berhasil ditemui wartawan, saat ditanya apa nama perusahaan yang melaksanakan proyek Masjid itu mengaku sama sekali tidak mengetahui nama perusahaan yang menaungi mereka bekerja.

“Waduh saya kurang tahu Kang, apa ya nama perusahaannya teh. Coba akang tanya langsung ke pa Dadang orang yang sedang mengarahkan alat berat,”ujar salah seorang pekerja sambil menunjukan kepada wartawan orang yang bernama Dadang.

Siapa perusahaan yang mengerjakan proyek Masjid baru diketahui setelah wartawan berhasil mengkonfirmasi Dadang. Diperoleh keterangan dari pemilik nama lengkap Dadang Muhammad Sobirin itu, kalau pihak pelaksana pekerjaan proyek adalah CV Tirta Abadi Bandung.

“Nama perusahaannya CV Tirta Abadi Bandung. Kalau yang kita kerjakan sekarang ini baru penataan lahan sama pembangunan pagar saja,”ujar Dadang saat ditemui dilokasi, Rabu (6/12).  

Disingung soal tidak adanya nama pelaksana pekerjaan di direksi kit, Dadang menduga kalau itu dikarenakan pihak perusahaan lupa mencantumkannya.

“Mungkin pihak perusahaan lupa mencantumkannya Kang,”kata Dadang menambahkan kalau proyek yang saat ini dikerjakan merupakan pekerjaan tahap I.

Sementara itu tidak dicantumkanya nama pihak pelaksana di direksi kit menimbulkan kecurigaan masyarakat. Terlebih, nilai proyek untuk pembangunan Masjid itu nilainya mencapai Rp790.384.000.

Terpisah, Kepala Desa Cipeuyeum, Gungun Gunawan menerangkan, pembangunan yang saat ini tengah dilaksankan di lahan itu bukan hanya sekadar Masjid, tapi berikut bangunan perkantoran dan bangunan kuliner. Rencananya pembangunan itu akan menghabiskan biaya belasan miliar rupiah yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat.

“Pembangunanya sangat disayangkan masyarakat, soalnya di direksi kit pihak pengembang tidak mencantumkan namanya. Jadi wajar kalau banyak warga yang mencurigai, bahkan sampai menuding kalau proyek tersebut pengerjaannya disubkan lagi pada pengembang lain,” Ucap Gugun. (Nuki/Sam Apip)

 

Sementara itu, pelaksana pembangunan Kat anfile dan pembangunan pondasi pagar untuk mesjid Provinsi Jawa barat,   Dadang Muhamad Sobirin saat ditanya di lokasi pembangunan menjelaskan, memang benar adanya sekarang pihaknya sedang melaksanakan pembangunan Kat anfile dan pembangunan pondasi untuk pagar.

 

Lama pekerjaan hanya 30 hari kerja berdasarkan kalender, mengenai  nama CV yang mengerjakannya pihaknya mengaku lupa,” duh lupa nama CV mendapat tendernya dan  tidak ditulis di papan mana proyek, itu pun mungkin pihak pengembang  lupa menulis nama CV pada papan nama proyek,”  kilah Dadang Muhamad Sobirin, (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Bisnis Line 18 jam yang lalu

Kemitraan Berdampak Positif Bagi KUMKM

SEJUMLAH pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Cianjur mengikuti sinergi kerjasama antara Rumah Pangan Kita (RPK) dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan…

Bisnis Line 18 jam yang lalu

Honda Suguhkan New Revo yang Lebih Keren

MESKI segmen motor bebek tak sehebat atau tak sedahsyat matik, Astra Honda Motor (AHM) mencoba terus untuk tetap memenuhi kebutuhan pecinta motor Honda Revo. Kali ini Honda resmi mempermak sekaligus memperkenalkan…

Ragam 20 jam yang lalu

Semarak VM TDI Cianjur

CIANJUR-Komunitas pecinta vape (rokok elektrik) varian therion, kini memasuki usia 8 bulan di Cianjur. Terkenal dengan nama Therion DNA Cianjur Chapter, komunitas ini memiliki rutinitas VM(Vape Meet)…

Ragam 20 jam yang lalu

GRANAT Advokasi Bahaya Narkoba ke KVC

CIANJUR-Maraknya oknum yang menyalahgunakan Vape (rokok elektrik) sebagai perangkat penyalahgunaan narkoba, membuat Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Cianjur geram. Pasalnya, di Kabupaten Cianjur…

Cianjur Euy 20 jam yang lalu

Kapolres Cianjur Bersilaturhmi Dengan Awak Media

KAPOLRES Cianjur, AKBP Soliyah SIK, MH menggelar silaturahmi dengan awak media yang bertugas di Kabupaten Cianjur, di sebuah rumah makan ternama di bilangan Jalan Dr Muwardi (Bypass), Kelurahan Bojongherang,…

Cianjur Euy 21 jam yang lalu

Kepolisian Akan Tindak Spekulan Nakal

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur akan menindak tegas setiap spekulan komoditas bahan pokok yang nakal yang mengakibatkan harga komoditas di pasaran menjadi menjadi melonjak.

Aktualita 12/12/2017 07:40 WIB

Pak Bupati, Mana Janjimu?

JANJI Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar menggratiskan biaya pelayanan kesehatan kelas III di RSUD Sayang Cianjur, tak kunjung terealisasi.

Cianjur Euy 12/12/2017 07:37 WIB

Disnaker: Persoalan PT Ikon Harus Dibawa ke Pengadilan

DINAS Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cianjur angkat bicara terkait nasib ratusan buruh PT Ikon Garmindo, yang hingga kini belum bisa menerima hak-haknya semasa bekerja di pabrik milik pengusaha…

Cianjur Euy 12/12/2017 07:31 WIB

Banyak Anak Tak Divaksin, Waspadai Wabah Difteri!

PENYAKIT difteri yang terus mewabah meresahkan banyak masyarakat. Di Cianjur, tercatat sudah ada dua anak yang meninggal dunia akibat mengidap penyakit yang sebenarnya nyaris punah.

Bisnis Line 12/12/2017 07:24 WIB

Tingkat Pesanan Kamar Hotel Meningkat

JELANG perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 sejumlah hotel dan penginapan di Cianjur mulai dibanjiri pemesan. Tingkat pemesanan kamar hotel dan penginanpan itu mencapai 30 persen, Senin (11/12/2017).