Sabtu, 24 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Warga Sukasarana Tersenyum Lega, Sertifikat Tanah Digenggaman

Bisri

Rabu, 06 Desember 2017 - 23:05 WIB

Foto: Mustofa/BC
Foto: Mustofa/BC
A A A

Beritacianjur.com - KEPALA Kantor ATR/BPN Cianjur Lutfi Zakaria secara simbolis menyerahkan sertifikat bagi warga di Desa Sukasarana, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Rabu (6/12/2017). Sertifikat yang diserahkan tersebut merupakan bagian program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2017.

"Ada 37 bidang sertifikat yang kita serahkan hari ini (kemarin-red). Ini untuk yang kali ketiganya. Ada 1.654 orang yang akan menerima sertifikat, sebanyak 1650 sudah beras, 4 lagi masih dalam proses pencetakan," kata Lutfi saat ditemui usai memberikan sertifikat tanah program PTSL di Desa Sukasarana, Kecamatan Karangtengah.

Disambut
Program PTSL 2017 disambut oleh warga. Banyak warga yang tidak menyangka tanah yang sebelumnya berpuluh-puluh tahun hanya dilengkap dengan SPPT dan girik, kini bisa dilengkapi dengan bukti kepemilikan berupa sertifikat.

"Jujur saya seperti mimpi saja, sebelumnya sangat mengharapkan tanah saya bisa disertifikatkan. Tapi lantaran terbentur keterbatasan dana, saya belum bisa memohon sertifikat. Kebetulan ada program PTSL ini, saya sangat senang, apalagi gratis," kata H. Engkos (67) warga Kampung Sukasarana RT 02/01, Desa Sukasarana yang memiliki tanah seluas 1.030 meter tanah darat.

Selaku warga dan atas nama penerima sertifikat lainya ia tak henti-hentinya menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah, khususnya kepada ATR/BPN Cianjur yang telah memberikan kesempatan untuk memohon sertifikat dalam program PTSL.

"Pokoknya saya sangat senang dan terbantu dengan terbitnya sertifikat tanah ini. Ini impian saya dari dulu baru saat ini bisa terkabul. Alhamdulillah ya Allah," ucap Engkos yang tak bisa membendung air matanya.

Perasaan yang tak jauh beda juga dirasakan Ruslan (26), tanah milik orang tuanya kinis sudah bersertifikat. "Senang ya, meski itu tanah orang tua. Yang pasti sekarang sudah bersertifikat yang tadinya hanya girik," tutupnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 23/02/2018 08:00 WIB

Bupati Dilaporkan ke Presiden dan KPK

AROGAN dan kebijakannya menyengsarakan rakyat. Itulah alasan sejumlah aktivis melaporkan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar (IRM) ke Presiden Joko Widodo, KPK, ICW, BPK, DPR RI dan Ombudsman, Kamis…

Aktualita 23/02/2018 07:55 WIB

Pembagian Insentif Guru Honor Diduga Jadi Ajang Kampanye

PEMBAGIAN insentif dari Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar untuk guru honorer K2 se-Kecamatan Karangtengah, terindikasi ditumpangi kepentingan politik.

Cianjur Euy 22/02/2018 20:16 WIB

Partisipasi Pemilih di Pilgub Jabar Diharapkan Meningkat

PARTISIPASI masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 diharapkan meningkat. Karena, dengan meningkatnya pasrtisipasi pemilih dinilai akan meningkatkan kualitas pesta demokrasi…

Cianjur Euy 22/02/2018 20:15 WIB

SPRI Cianjur Tolak Kebijakan UU MD3

SERIKAT Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Kabupaten Cianjur berunjukrasa terkait penolakan revisi Undang-undang Nomo 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3), Kamis (22/2/2018).

Cianjur Euy 22/02/2018 20:15 WIB

Demiz: Penanganan Sungai Citarum Harus Berkesinambungan

PENANGANAN Sungai Citarum harus dilakukan berkesinambungan. Penanganannya bisa dilakukan secara struktural, non-struktural, dan kultural yang membutuhkan campur tangan semua pihak.

Aktualita 22/02/2018 08:00 WIB

Hei Bupati, Mundur atau Dimundurkan?

ATURAN dilabrak, Undang-Undang dipecundangi dan hukum dikebiri. Ini hanya terjadi di Cianjur yang konon katanya lebih maju dan agamis.

Cianjur Euy 21/02/2018 22:31 WIB

Pemkab Didiorong Keluarkan Regulasi Terkait Usia Pernikahan

PERNIKAHAN usia anak dinilai akan menimbulkan risiko bagi para pasangan, mulai dari kesehatan, ekonomi dan ketahanan keluarga. Sebab itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur didorong untuk mengeluarkan…

Cianjur Euy 21/02/2018 22:30 WIB

Polres Cianjur Intensifkan Penindakan Kasus Narkoba

PEREDARAN dan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Cianjur dinilai sangat mengkhawatirkan. Jumlah orang yang terlibat dalam kasus tersebut terus bertambah, dan telah menyentuh semua kalangan.

Ragam 21/02/2018 18:57 WIB Advertorial

Paguyuban Baladewa : Musik dan Budaya Menyatukan Nusantara

Komunitas napak tilas dan kesenian sunda buhun, yang tergabung dalam wadah Kesenian Paguyuban Baladewa, menggelar parhelatan latihan bersama pada Selasa (20/02), kemarin. Latihan dalam rangka meningkatkan…

Aktualita 21/02/2018 08:00 WIB

Pemkab Cianjur Diduga Serobot Lahan Kritis

PERKANTORAN baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka, diduga menyerobot lahan yang diperuntukkan kegiatan program Penanganan Lahan Kritis dan Sumber Daya Air Berbasis Masyarakat (PLKSDA-BM). Benarkah?