Sabtu, 24 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

BPN Cianjur Tuntaskan Program PTSL 2017

Bisri

Rabu, 06 Desember 2017 - 23:06 WIB

Foto: Mustofa/BC
Foto: Mustofa/BC
A A A

Beritacianjur.com - BADAN Pertanahan Nasional (BPN) Cianjur tengah berupaya menuntaskan penerbitan sertifikat pada program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2017. Program yang dahulu dikenal dengan 'Prona' tersebut tahun ini di Cianjur kebagian 20.100 bidang.

Menurut Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Cianjur Lutfi Zakaria, dari 20.100 bidang tersebut, tahun 2017 ini dilaksanakan di dua wilayah kecamatan yakni Kecamatan Sukaluyu dan Kecamatan Karangtenga. Untuk kecamatan Sukaluyu dilaksanakan di Desa Babakansari, Langensari, dan Desa Tanjungsari.

"Kalau untuk diwilayah Kecamatan Karangtengah lokasinya berada di Desa Sukajadi, Sukasarana, Sukamantri dan Sukamulya," kata Lutfi saat ditemui di ruang kerjanya jalan raya Bandung, Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, Rabu (6/12/2017).

Dalam menjalankan program PTSL tersebut diakui Lutfi masih menemukan sejumlah kendala. Hanya saja kendala itu bisa diatasi dengan baik. Salah satunya mengenai keterlambatan administrasi yang disampaikan oleh pemohon PTSL.

"Memang kita menemukan kendala dilapangan, tapi kita bisa selesaikan dan masih sebatas wajar. Seperti kendala administrasi, kelengkapan berkas, banyak pemilik yang diluar daerah susah dihubungi," jelas Lutfi.

Pihaknya menargetkan program PTSL ini sebelum akhir Desember 2017 sudah tuntas semuanya dan sertifikatnya bisa dibagikan seluruhnya kepada masyarakat yang memohon atau mengajukan. "Saat ini sudah 95 persen, tinggal mengejar sisanya," tegasnya.

Selama berlangsungnya program PTSL pihaknya mengakui tidak menemukan kasus sengketa yang ditumbulak ditengah-tengah masyarakat. "Kalau ada ditemukan para pihak, masalahnya apa kita mediasi. Kalau sampai tidak bisa diajukan ke pengadilan. Tapi sejauh ini kita lancar-lancar saja," tandasnya.

Program PTSL ini merupakan sebuah kesempatan bagi masyarakat yang memiliki tanah dan belum tersertifikasi. Program ini menyasar desa dengan konsep desa tuntas. "Kita peta satu desa, sudah lengkap kita lihat yang potensial, tapi tergantung juga masyarakatnya, sayang kalau sampai tidak terdaftar," jelasnya.

Lutfi menegaskan program PTSL ini tahun depan masih tetap berjalan. Bahkan di Cianjur ditargetkan 50.300 bidang. Adapaun pelaksanaannya masih di desa yang menempel atau berdekatan sesuai dengan rencana desa tuntas.

"Kita akan sisir desa terdekat sekitarnya. Kita ingin gaungkan PTSL ini ditengah masyarakat. Sehingga antusiasme untuk melakukan sertifikasi tanah ini bisa tumbuh dengan sendirinya. Sehingga targetan nasional untuk tanah bersertifikat bisa tercapai," harapnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 23/02/2018 08:00 WIB

Bupati Dilaporkan ke Presiden dan KPK

AROGAN dan kebijakannya menyengsarakan rakyat. Itulah alasan sejumlah aktivis melaporkan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar (IRM) ke Presiden Joko Widodo, KPK, ICW, BPK, DPR RI dan Ombudsman, Kamis…

Aktualita 23/02/2018 07:55 WIB

Pembagian Insentif Guru Honor Diduga Jadi Ajang Kampanye

PEMBAGIAN insentif dari Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar untuk guru honorer K2 se-Kecamatan Karangtengah, terindikasi ditumpangi kepentingan politik.

Cianjur Euy 22/02/2018 20:16 WIB

Partisipasi Pemilih di Pilgub Jabar Diharapkan Meningkat

PARTISIPASI masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 diharapkan meningkat. Karena, dengan meningkatnya pasrtisipasi pemilih dinilai akan meningkatkan kualitas pesta demokrasi…

Cianjur Euy 22/02/2018 20:15 WIB

SPRI Cianjur Tolak Kebijakan UU MD3

SERIKAT Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Kabupaten Cianjur berunjukrasa terkait penolakan revisi Undang-undang Nomo 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3), Kamis (22/2/2018).

Cianjur Euy 22/02/2018 20:15 WIB

Demiz: Penanganan Sungai Citarum Harus Berkesinambungan

PENANGANAN Sungai Citarum harus dilakukan berkesinambungan. Penanganannya bisa dilakukan secara struktural, non-struktural, dan kultural yang membutuhkan campur tangan semua pihak.

Aktualita 22/02/2018 08:00 WIB

Hei Bupati, Mundur atau Dimundurkan?

ATURAN dilabrak, Undang-Undang dipecundangi dan hukum dikebiri. Ini hanya terjadi di Cianjur yang konon katanya lebih maju dan agamis.

Cianjur Euy 21/02/2018 22:31 WIB

Pemkab Didiorong Keluarkan Regulasi Terkait Usia Pernikahan

PERNIKAHAN usia anak dinilai akan menimbulkan risiko bagi para pasangan, mulai dari kesehatan, ekonomi dan ketahanan keluarga. Sebab itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur didorong untuk mengeluarkan…

Cianjur Euy 21/02/2018 22:30 WIB

Polres Cianjur Intensifkan Penindakan Kasus Narkoba

PEREDARAN dan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Cianjur dinilai sangat mengkhawatirkan. Jumlah orang yang terlibat dalam kasus tersebut terus bertambah, dan telah menyentuh semua kalangan.

Ragam 21/02/2018 18:57 WIB Advertorial

Paguyuban Baladewa : Musik dan Budaya Menyatukan Nusantara

Komunitas napak tilas dan kesenian sunda buhun, yang tergabung dalam wadah Kesenian Paguyuban Baladewa, menggelar parhelatan latihan bersama pada Selasa (20/02), kemarin. Latihan dalam rangka meningkatkan…

Aktualita 21/02/2018 08:00 WIB

Pemkab Cianjur Diduga Serobot Lahan Kritis

PERKANTORAN baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka, diduga menyerobot lahan yang diperuntukkan kegiatan program Penanganan Lahan Kritis dan Sumber Daya Air Berbasis Masyarakat (PLKSDA-BM). Benarkah?