Minggu, 24 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

BKT KRC-LIPI Jelaskan Kepergian Pegawainya ke Baturaden

Mustofa

Kamis, 07 Desember 2017 - 09:33 WIB

Foto: Ilustrasi/Net
Foto: Ilustrasi/Net
A A A

Beritacianjur.com - BALAI Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas ( BKT KRC)-LIPI membantah memberangkatkan 10 pegawainya yang akan memasuki masa pensiun untuk keperluan piknik. Namun pemberangkatan para pegawai tersebut untuk keperluan study banding.

"Pegawai yang berangkat dalam rangka studi banding. Yang berangkat kebetulan yang sudah senior dan menjelang purna bhakti. Disamping mereka sudah pengalaman dalam hal pemeliharaan koleksi tanaman, juga sebagai bentuk apresiasi dinas kepada pegawai," kata Kepala Seksi Pelayanan Jasa dan Informasi BKT KRC-LIPI, Solehuddin saat dihubungi, Rabu (6/12/2017).

Solehuddin menegaskan, perjalanan study banding yang dilakukan para pegawai BKT KRC-LIPI tersebut tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku. Karena biaya untuk study banding para pegawai yang akan memasuki pruna bhakti itu sudah dianggarkan.

"Semua biaya yang dikeluarkan berasal dari DIPA KRC. Sehingga tidak ada yang perlu dipersoalkan. Semuanya sudah teranggarkan," jelas Solehuddin.

Ia juga menjelaskan dipilihnya Baturaden untuk menjadi salah satu tempat study banding karena Kebun Raya tersebut merupakan dampingan KRC termasuk kebun raya Kuningan. Sedangkan terkait uang saku yang diberikan kepada para pegawai bersumber dari koperasi.

"Uang saku yang Rp 500 ribu adalah dari Koperasi Gardenia. Itu diberikan kepada anggota yang akan pensiun dan nanti pada waktu perpisahan dari koperasi diberikan lagi Cinderamata. Dananya itu diambil dari pos biaya cindramata yang sudah disyahkan pada RAT," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, rencana Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas (BKT KRC)-LIPI memberangkatkan 10 orang pegawaianya yang akan memasuki masa pensiun untuk piknik ke Batu Raden, Jawa Tengah di soal. Pasalnya biaya piknik tersebut diduga tidak teranggarkan dalam DIPA.

Menurut salah seorang pegawai yang tidak sependapat dengan rencana piknik, dari 10 orang pegawai yang pada tahun 2018 mendatang akan pensiun, ada tiga orang yang tidak mau ikut terhadap rencana piknik. Ketiga pegawai tersebut meminta kejelasan sumber anggaran yang digunakan.

"Ada tiga orang yang tidak mau ikut, termasuk saya sendiri. Kami ragu bahwa anggaran yang akan digunakan itu tidak bisa dipertanggungjawabkan. Kami yakin kalau acara piknik seperti ini tidak dialokasikan dalam DIPA. Apakah ini bukan bagian dari korupsi," kata pegawai yang minta tidak disebut namanya tersebut.

Menurut pegawai yang selama ini dikenal sering mengkritisi kebijakan Kebun aya Cibodas, sikap tidak ikut piknik tersebut sudah dipikirkan matang-matang. "Kami sudah fikirkan konsekwensinya. Kami bertiga sepakat tidak turut dalam kebijakan pimpinan untuk yang satu ini sebelumnya semuanya terang benderang," paparnya.

Sikap tersebut merupakan salah satu bagian yang dilakukan dalam mengkritisi kebijakan. Sebagai lembaga yang dibiayai oleh negara sudah selayaknya seluruh penggunaan keuangan secara jelas dan gamblang serta bisa dipertangungjawabkan. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Aktualita 08/06/2018 07:00 WIB

Usut Tuntas Pengelolaan PPJ

MENGUATNYA dugaan penyimpangan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Cianjur, membuat sejumlah aktivis untuk segera melaporkannya ke pihak kepolisian. Benarkah?

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Aktualita 07/06/2018 08:00 WIB

Dugaan Penyelewengan Pengelolaan PPJU Makin Menguat

DUGAAN adanya kejanggalan atau penyelewengan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) di Cianjur, semakin menguat. Benarkah?

Cianjur Euy 06/06/2018 20:11 WIB

PJU dan Rambu-rambu di Jalur Alternatif Mudik Ditambah

DINAS Perhubugan (Dishub) Kabupaten Cianjur akan menyiapkan penambahan penerangan jalan umum (PJU) maupun rambu-rambu lalulintas di beberapa ruas jalur altenatif di wilyah itu yang dinilai masih minim…

Cianjur Euy 06/06/2018 20:02 WIB

Tak Laik Jalan, Dishub Kandangkan Angkutan Mudik

SEJUMLAH kendaraan umum untuk kebutuhan angkutan mudik Idul Fitri 1439 Hijriyah di Kabupaten Cianjur, terpaksa dikandangkan sementara karena tak laik jalan. Kendaraan bisa kembali beroperasi apabila perusahaan…

Ragam 06/06/2018 11:14 WIB

Kayuh Sepeda, Bocah Ini Nekat Mudik dari Cianjur ke Majalengka

NEKAT dan luar biasa. Itulah ungkapan yang pas disematkan untuk Ade Rahman, santri pesantren di kawasan Ciketung, Cipanas, Cianjur. Betapa tidak, dengan mengayuh sepeda, santri ini nekat mudik dari Cianjur…