Sabtu, 24 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

55 Pohon Langka Koleksi BKT KRC-LIPI Tumbang

Mustofa

Kamis, 07 Desember 2017 - 09:35 WIB

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
A A A

Beritacianjur.com - SEDIKITNYA 55 pohon langka koleksi Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas (BKT KRC)-LIPI tumbang setelah diterjang angin kencang yang terjadi dalam sepekan terakhir. Selain menumbangkan pohon langka yang usianya puluhan tahun itu, angin kencang juga menumbangkan 13 pohon non koleksi.

Kepala Seksi Pelayanan Jasa dan Informasi BKT KRC-LIPI, Solehuddin mengungkapkan, saat ini pihaknya masih tengah melakukan pendataan jenis pohon dan usia yang tumbang dihempas angin kencang. Pohon tersebut merupakan tanaman langka yang selama ini dirawat dan menjadi koleksi KRC.

"Pendataan masih kami lakukan untuk mengetahui apa jenis dan usianya. Yang jelas tanaman koleksi yang tumbang ini merupakan tanaman yang langka," kata Solehuddin saat dihubungi, Selasa (6/12/2017).

Dengan tumbangnya puluhan pohon koleksi tersebut menambah daftar panjang tanaman langka yang berhasil dibudidayakan di KRC. Butuh waktu panjang untuk kembali melakukan rehabilitasi tanaman yang tumbang.

"Ini musibah bencana alam yang sulit untuk dikendalikan. Meski tanaman ini usianya sudah cukup tua, tapi tidak kuat juga menahan hembusan angin kencang. Yang kita lakukan berupaya merawat dan kembali merehabilitasi," tegasnya.

Pihaknya memprediksikan dari puluhan pohon koleksi yang tumbang dimungkinkan masih ada yang bisa diselamatkan. "Dari jumlah pohon kayu yang tumbang belum bisa di data berapa yang mati atau tidak bisa diselamatkan dan berapa yang dapat diselamatkan. Tidak menutup kemungkinan jumlah kayu tumbang akan bertambah karena pendataan dan pembenahan masih terus berlangsung," tegasnya.

Sempat di Tutup
Sebelumnya, KRC sempat ditutup selama tiga hari untuk kunjungan wisatawan akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan tersebut. Pihak KRC mempertimbangkan keselamatan pengunjung, apalagi sejumlah pohon koleksi dan non koleksi tumbang dampak dari cuaca ekstrem.

"Sebelum dibuka kembali, kami terlebih dahulu mengadakan rapat managemen, setelah rapat dilanjutkan dengan bersih-bersih dibantu sama warga sekitar dan pedagang yang ada di lingkungan kebun raya," katanya.

Pihak KRC-LIPI sebelumnya memberitahukan pada warga dan umum perihal penutupan dan dibuka kembali, namun tergantung cuaca demi keamanan dan kenyamanan warga dan wisatawan yang datang berkunjung. "Melihat perkembangan cuaca, mudah-mudahan kondisinya semakin membaik," paparnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 23/02/2018 08:00 WIB

Bupati Dilaporkan ke Presiden dan KPK

AROGAN dan kebijakannya menyengsarakan rakyat. Itulah alasan sejumlah aktivis melaporkan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar (IRM) ke Presiden Joko Widodo, KPK, ICW, BPK, DPR RI dan Ombudsman, Kamis…

Aktualita 23/02/2018 07:55 WIB

Pembagian Insentif Guru Honor Diduga Jadi Ajang Kampanye

PEMBAGIAN insentif dari Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar untuk guru honorer K2 se-Kecamatan Karangtengah, terindikasi ditumpangi kepentingan politik.

Aktualita 22/02/2018 08:00 WIB

Hei Bupati, Mundur atau Dimundurkan?

ATURAN dilabrak, Undang-Undang dipecundangi dan hukum dikebiri. Ini hanya terjadi di Cianjur yang konon katanya lebih maju dan agamis.

Bisnis Line 21/02/2018 21:45 WIB Advertorial

Mahasiswa AKPER Deklarasi Anti Narkoba

SEBAGAI salah satu bentuk keprihatinan maraknya peredaran narkoba dan salah satu upaya untuk menekan peredaran narkoba, Akademi Keperawatan (AKPER) Pemkab Cianjur mendeklarasikan anti narkoba. Deklarasi…

Ragam 21/02/2018 18:57 WIB Advertorial

Paguyuban Baladewa : Musik dan Budaya Menyatukan Nusantara

Komunitas napak tilas dan kesenian sunda buhun, yang tergabung dalam wadah Kesenian Paguyuban Baladewa, menggelar parhelatan latihan bersama pada Selasa (20/02), kemarin. Latihan dalam rangka meningkatkan…

Aktualita 21/02/2018 08:00 WIB

Pemkab Cianjur Diduga Serobot Lahan Kritis

PERKANTORAN baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka, diduga menyerobot lahan yang diperuntukkan kegiatan program Penanganan Lahan Kritis dan Sumber Daya Air Berbasis Masyarakat (PLKSDA-BM). Benarkah?

Cianjur Euy 20/02/2018 21:17 WIB

Kelanjutan Pembangunan Jalur Puncak II Tidak Jelas

PEMERINTAH pusat maupun provinsi terkesan silih lempar kewengan terkait kelanjutan pembangunan jalur Puncak II. Padahal, jalur itu diharapkan jadi alternatif mengatasi kemacetan di kawasan Puncak.

Cianjur Euy 20/02/2018 20:46 WIB

Polres Cianjur Antisipasi Penyebaran Isu Hoax dan SARA

MARAKNYA informasi bohong (Hoax, red) di tengah masyarakat yang beredar melalui media sosial atau dari mulut ke mulut mendapat perhatian serius dari jajaran Polres Cianjur.

Cianjur Euy 20/02/2018 20:15 WIB

25 Siswa Bintara Latihan Kerja di Polres Cianjur

SEBANYAK 25 siswa bintara Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Barat tahun angkatan 2018 melaksanakan latihan kerja di Polres Cianjur. Latihan kerja yang diikuti siswa bintara itu dilaksanakan sejak…

Aktualita 20/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat yang Mana?

SETELAH diduga mencatut nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kini kantor baru Pemkab Cianjur di Campaka yang belum berizin, diklaim dibangun atas permintaan masyarakat Cianjur. Masyarakat yang…