Rabu, 13 Desember 2017 | Cianjur, Indonesia

Imunisasi DT Dilakukan Saat Anak Masih PAS

Mustofa

Kamis, 07 Desember 2017 - 09:38 WIB

Foto: Mustofa/BC
Foto: Mustofa/BC
A A A

Beritacianjur.com - MESKI masih dalam suasana Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil, petugas kesehatan dari Puskesmas Muka Cianjur tetap melaksanakan imunisasi Diftari dan Tetanus (DT) bagi murid SD Aisyiyah Islamic Centre. Imunisasi tersebut dilaksanakan setelah para murid SD itu istirahat sesaat usai mengerjakan soal PAS.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, pihak sekolah sebelumnya telah memberitahukan kepada orang tua murid melalui pesan di grup WA. Bahkan salah seorang wali kelas menyampaikan kepada orang tua menanyakan siapa saja anak yang tidak siap dilakukan imusia.

Pemberitahuan tersebut disambut sejumlah orang tua yang kebetulan tidak menginginkan dilakukan imunisasi dengan berbagai alasan. Ada diantaranya pada saat bersamaan sang anak sedang mengalami sakit dan tidak memungkinkan untuk dilakukan imunisasi.

"Saya tidak ijinkan anak ikut imunisasi karena kondisi badannya kurang sehat. Tidak hanya anak saya, ada sejumlah orang tua juga melakukan hal yang sama," kata Siti (40) salah satu orang tua murid yang anaknya tidak diimunisasi DT.

Pelaksanaan imunisasi di SD Aisyiyah Islamic Centre tersebut terkesan tertutup. Sejumlah murid yang telah selesai melaksanakan PAS di panggil satu per satu untuk diimunisasi. Bahkan orang tua murid yang berupaya mengambil gambar pelaksanaan imunisasi sempat dilarang.

Kendati demikian pelaksanaan imunisasi DT tetap berlangsung. Tidak seluruhnya murid SD Aisyiyah Islamic Centre mendapatkan imunisasi.

Reaksi
Pelaksanaan imunisasi DT pada saat dilaksanakan PAS Ganjil tersebut mendapatkan reaksi dari orang tua murid. Salah satu reaksinya menyayangkan pelaksanaan imunisasi pada saat para murid tengah melaksanakan PAS.

"Apakah tidak bisa ditunda sehari dua hari sampai pelaksanaan PAS selesai. Ini seperti dipaksakan, apakah tidak mempertimbangkan faktor psikologis anak. Belum tentu semuanya mau diimunisasi, bisa-bisa mengganggu konsentrasi anak saat mengikuti PAS," kata salah seorang wali murid.

Menaggapi reaksi orang tua murid Kepala Sekolah SD Aisyiyah Islamic Centre Sri Rahayu mengatakan akan membicarakan masukan dari orang tua dengan pihak puskesmas.

"ini sudah menjadi program puskesmas, untuk selanjutnya insya Allah saya bicarakan dengan pihak puskesmas," katanya singkat. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Bisnis Line 18 jam yang lalu

Kemitraan Berdampak Positif Bagi KUMKM

SEJUMLAH pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Cianjur mengikuti sinergi kerjasama antara Rumah Pangan Kita (RPK) dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan…

Bisnis Line 18 jam yang lalu

Honda Suguhkan New Revo yang Lebih Keren

MESKI segmen motor bebek tak sehebat atau tak sedahsyat matik, Astra Honda Motor (AHM) mencoba terus untuk tetap memenuhi kebutuhan pecinta motor Honda Revo. Kali ini Honda resmi mempermak sekaligus memperkenalkan…

Ragam 20 jam yang lalu

Semarak VM TDI Cianjur

CIANJUR-Komunitas pecinta vape (rokok elektrik) varian therion, kini memasuki usia 8 bulan di Cianjur. Terkenal dengan nama Therion DNA Cianjur Chapter, komunitas ini memiliki rutinitas VM(Vape Meet)…

Ragam 20 jam yang lalu

GRANAT Advokasi Bahaya Narkoba ke KVC

CIANJUR-Maraknya oknum yang menyalahgunakan Vape (rokok elektrik) sebagai perangkat penyalahgunaan narkoba, membuat Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Cianjur geram. Pasalnya, di Kabupaten Cianjur…

Cianjur Euy 20 jam yang lalu

Kapolres Cianjur Bersilaturhmi Dengan Awak Media

KAPOLRES Cianjur, AKBP Soliyah SIK, MH menggelar silaturahmi dengan awak media yang bertugas di Kabupaten Cianjur, di sebuah rumah makan ternama di bilangan Jalan Dr Muwardi (Bypass), Kelurahan Bojongherang,…

Cianjur Euy 21 jam yang lalu

Kepolisian Akan Tindak Spekulan Nakal

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur akan menindak tegas setiap spekulan komoditas bahan pokok yang nakal yang mengakibatkan harga komoditas di pasaran menjadi menjadi melonjak.

Aktualita 12/12/2017 07:40 WIB

Pak Bupati, Mana Janjimu?

JANJI Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar menggratiskan biaya pelayanan kesehatan kelas III di RSUD Sayang Cianjur, tak kunjung terealisasi.

Cianjur Euy 12/12/2017 07:37 WIB

Disnaker: Persoalan PT Ikon Harus Dibawa ke Pengadilan

DINAS Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cianjur angkat bicara terkait nasib ratusan buruh PT Ikon Garmindo, yang hingga kini belum bisa menerima hak-haknya semasa bekerja di pabrik milik pengusaha…

Cianjur Euy 12/12/2017 07:31 WIB

Banyak Anak Tak Divaksin, Waspadai Wabah Difteri!

PENYAKIT difteri yang terus mewabah meresahkan banyak masyarakat. Di Cianjur, tercatat sudah ada dua anak yang meninggal dunia akibat mengidap penyakit yang sebenarnya nyaris punah.

Bisnis Line 12/12/2017 07:24 WIB

Tingkat Pesanan Kamar Hotel Meningkat

JELANG perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 sejumlah hotel dan penginapan di Cianjur mulai dibanjiri pemesan. Tingkat pemesanan kamar hotel dan penginanpan itu mencapai 30 persen, Senin (11/12/2017).