Selasa, 23 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Tahun 2017 Dinkes Cianjur Temukan Tiga Kasus Difteri

Angga Purwanda

Kamis, 07 Desember 2017 - 22:25 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur mencatat sepanjang tahun 2017 terdapat tiga temuan kasus difteri yang tersebar di sejumlah wilayah Cianjur. Hal itu, diungkapkan Kasi Surveilans dan Imuniasi Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Cianjur, Asep Helmiono, Kamis (7/12/2017).

Asep menyebutkan, untuk temuan kasus terbaru terjadi pada 15 November lalu, di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang. Dimana, seorang anak usia sekolah dasar (SD) postif difteri.

Untuk mencegah kembali terjadinya kasus difteri di Kabupaten Cianjur, kata Asep, pihaknya gencar melakukan sosialisasi, untuk mendorong agar masyarakat mau melakukan vaksin dan imunisasi secara rutin.

“Kasus difteri baru ditemukan lagi setelah dua tahun terakhir, sebab di 2015 dan 2016 tidak ada kasus difteri di Tatar Santri, dengan jumlah kasus yang mencapai tiga kasus selama setahun," katanya.

Dua kasus lainnya, menurut Asep, ditemukan di Desa Sukasari Kecamatan Cilaku pada Maret 2017 dan di Desa sukamulya, Kecamatan Cikadu awal September 2017.

"Untuk jumlah warga yang terjangkit, di Cikadu paling banyak, sampai ada beberapa orang yang positif, termasuk ada yang meninggal juga.  Karena sebelum meninggal timbul gejala seperti halnya orang terkena difteri, maka kami masukan ke data kasus di tahun ini," tuturnya.

Dia mengatakan,  dalam penanganannya,  dinkes langsung turun tangan ke lokasi. Hal itu dilakukan untuk mendata dan menindaklanjuti mereka yang terkena difteri,  serta mengantisipasi penularan terhadap keluarga atau lingkungan di sekitarnya.

"Untuk yang di Cikadu itu langsung turun dari Kementerian Kesehatan, karena itu satu keluarga yang terjangkit. Dikhawatirkan meluas lagi. Sementara temuan yang lainnya langsung kami yang menangani dan sudah masa penyembuhan," ungkapnya.

Asep mengimbau masyarakat, agar menggencarkan pola hidup bersih dan sehat.  Selain itu, ketika ada yang terindikasi difteri,  segera hindari kontak dan membawa ke layanan kesehatan untuk ditangani lebih lanjut.

Menurut Asep, rata-rata yang masih ditemukan difteri adalah daerah yang masyarakatnya masih belum sadar untuk divaksin atau imunisasi secara lengkap. Namun,  jika sudah lengkap,  dipastikan hingga beberapa tahun ke depan,  Cianjur akan terbebas dari difteri.

"Seperti halnya di Cijedil, warga di sana belum sepenuhnya sadar imunisasi. Bahkan saat program imunisasi, tidak sedikit yang menolak, lantaran menganggap sudah Di imunisasi jadi panas atau demam, padahal itu gejala normal. Maka dari itu kami sadarkan warga agar imunisasi supaya terhindar dari difteri," tuturnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 15 jam yang lalu

Desak Audit RSUD, Komisi IV Sebut Pemkab Cianjur Jangan Tinggal Diam

BPJS Kesehatan menunggak hingga Rp45 miliar. Itulah pengakuan dari pejabat RSUD Sayang Cianjur yang disampaikan terhadap Komisi IV DPRD Cianjur.

Aktualita 15 jam yang lalu

Aset RSUD Diduga Raib

EMPAT masalah sudah terungkap dan membuat geram banyak pihak. Kini, persoalan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur kembali terbongkar. Ada apa lagi?

Cianjur Euy 22/01/2018 20:57 WIB

Tolak Alihfungsi dan Pembongkaran Bujensa

AKSI penolakan terkait alihfungsi dan pembongkaran eks Gedung SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red) terus disuarakan berbagai kalangan. Bahkan, aktivis di Cianjur akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Aktualita 22/01/2018 08:00 WIB

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:37 WIB

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:36 WIB

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:35 WIB

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 21/01/2018 22:28 WIB

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:52 WIB

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:50 WIB

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.