Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Santri Cianjur Tuntut Hakim dan Jaksa Agar Disanksi

Terkait Tidak Sesuainya Tuntutan dan Vonis yang Dijatuhkan Terhadap Terdakwa Dayat CS

Angga Purwanda

Jumat, 08 Desember 2017 - 18:43 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - RATUSAN santri dan santriwati dari berbagai pondok pesantren dan ormas Islam di Kabupaten Cianjur menggelar aksi unjukrasa ke Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Cianjur, Jumat (8/12/2017).

Aksi yang digelar itu, untuk mendesak pimpinan dua lembaga hukum negara itu agar menindak jaksa dan hakim yang memvonis terdakwa Dayat CS pelaku penganiayaan terhadap ustadz Hasyim, seorang tokoh agama di Kecamatan Warungkondang.

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Cianjur, Habib Huud Al Idrus, mengungkap, kecewa dengan tuntutan dan vonis yang dijatuhkan jaksa dan hakim terhadap terdakwa Dayat CS.

Padahal, jelas Habib Huud, jaksa dan hakim dapat menjatuhkan tuntutan dan vonis maksimal terhadap para terdakwa itu.

"Kami menaruh curiga dan buruk sangka kepada Pengadilan Negeri dan Kejari Cianjur dengan tuntutan dan vonis yang dijatuhkan kepada terdakwa Dayat CS," jelas Habib Huud, saat audiensi dengan Ketua PN dan Kepala Kejari Cianjur, Jumat (8/12/2017).

"Kami kecewa dengan tuntutan dan putusan hakim yang memvonis para terdakwa selama satu tahun enam bulan," sambungnya.

Habib Huud, mendesak para pimpinan lembaga hukum negara itu agar menindak jaksa dan hakim yang menangani kasus tersebut.

"Jika tuntutan kami tidak diindahkan, kami akan terus melakukan aksi setiap hari Jumat dengan mendatangi PN dan Kejari Cianjur dengan massa aksi yang lebih besar," ucapnya.

Kepala Kejari Cianjur, Heru Widarmoko, mengatakan, proses penanganan kasus dengan terdakwa Dayat CS telah sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

"Untuk proses hukum yang dilaksanakan dalam penanganan kasus tersebut, dinilai telah sesuai. Sementara terkait tuntutan dari massa aksi, untuk memberikan sanksi kepada jaksa yang menangani kasus itu, kami akan terlebih dahulu melakukan kajian," kata Heru.

Sementara, Ketua PN Cianjur, Rudi Suparmono menyebutkan, terkait vonis yang di jatuhkan hakim terhadap terdakwa Dayat CS, telah sesuai dengan tuntunan jaksa penuntut umum (JPU).

Selain itu, pihaknya juga telah memberikan waktu selama tujuh hari kepada pihak yang merasa keberatan dengan vonis tersebut.

"Untuk tuntutan agar memindahkan hakim tersebut bukan kewenangan kami sebagai ketua PN. Kami telah memberikan waktu selama tujuh hari, tapi tak ada pihak yang mengajukan keberatan," jelas Rudi.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 7 jam yang lalu

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Bisnis Line 17 jam yang lalu

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:52 WIB

Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Capai Rp 36 Ribu Per Kg

MESKI harga daging ayam potong di Cianjur disepakati Rp 33 ribu per kilogram (Kg). Namun, dipasaran harga daging unggas itu masih terbilang mahal, mencapai Rp 36 ribu per kg.