Minggu, 21 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Penyempitan Jalan dan Buruknya Drainase Disoal

Masyarakat Desak Pemkab Cianjur Segera Lakukan Upaya

Angga Purwanda

Minggu, 10 Desember 2017 - 22:17 WIB

Angga Purwanda
Angga Purwanda
A A A

Beritacianjur.com - PEMBANGUNAN ruas trotoar di Kabupaten Cianjur dikeluhkan pengendara dan pengguna jalan.  Karena, pembangunan itu menyebabkan menyempitnya ruas jalan dan menimbulkan kemacetan.

Seperti yang diungkapkan oleh Gisna (25), seorang pengguna jalan yang mempertanyakan kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dengan melakukan pembangunan trotoar yang menyebabkan menyempit badan jalan di sejumlah ruas  di Kabaupaten Cianjur.

Gisna menilai, tata kota dan pembangunan di Kabupaten Cianjur tidak dengan perhitungan yang tepat dan asal-asalan. “Hanya di Cianjur, pemerintah yang melakukan pembangunan dengan melakukan penyempitan jalan, sehingga menyebabkan kemacetan yang cukup parah di sejumlah ruas jalan di Cianjur,” kata Gisna, kepada wartawan, Minggu (10/12/2017). (*)

Gisna meminta, Pemkab Cianjur kembali mengkaji kebijakan pembangunan yang tengah dilakukan itu. Terutama, untuk penataan jalur angkutan kota (angkot).

“Seharusnya pemkab juga melakukan penataan jalur angkot, karena sejumlah ruas jalan menjadi sempit, seperti Jalan Suroso,  dan terusan Jalan Siliwangi (depan Taman Pahlawan, Cikaret, red),” katanya.

Selain itu, masyarakat juga mendesak Pemkab Cianjur untuk serius memperbaiki saluran air atau drainase yang ada di wilayah Cianjur, karena sejumlah drainase di ruas jalan utama banyak yang tak berfungsi dan menyebabkan meluapnya air ke badan jalan setiap turun hujan.

Lukman (35), warga Jalan Dr Muwardi (Bypass), mengatakan, pemkab harus secepatnya melakukan perbaikan. Karena drainase di sejumlah wilayah di Cianjur sudah tak berfungsi cukup lama.

"Setiap turun hujan, di ruas jalan protokol Jalan Raya Bandung, Dr Muwardi (Bypass) serta sejumlah wilayah lainnya sudah pasti tergenang. Kondisi ini sangat merugikan warga dan pengendara yang melintas," kata Lukman.

Lukman mengungkapkan, seharusnya Pemkab Cianjur dapat memperbaiki drainase secara bertahap setiap tahunnya. "Saat ini pemkab terkesan tak peduli pada perbaikan infrastruktur yang ada," ungkapnya.

Dia menjelaskan, selama ini pemkab  lebih fokus pada program pembuatan trotoar, sementara jalan rusak dan drainase tak tersentuh perbaikan.
"Harusnya pemkab, lebih bisa memilih prioritas pengerjaan pembanguan, jangan sampai terkesan hanya untuk buang-buang anggaran saja," tegasnya.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…

Aktualita 18/01/2018 08:10 WIB

BPLHD dan Penyidik Polda Jabar Datangi RSUD, Ada Apa?

SEGUDANG masalah terjadi di RSUD Sayang Cianjur. Tak hanya soal limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibiarkan menumpuk di ruangan terbuka, namun juga terdapat dua masalah besar lainnya yang hingga…

Aktualita 18/01/2018 08:05 WIB

Ini Pembohongan Publik, Wajib Diusut Tuntas

TERUNGKAPNYA kebohongan pernyataan pihak RSUD melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan…

Aktualita 18/01/2018 08:00 WIB

Soal Limbah RSUD, Wabup Bohong

TUDINGAN pihak RSUD Sayang Cianjur melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan pihak…

Cianjur Euy 18/01/2018 00:01 WIB

Muhammad Zimaam Hanya Bisa Berbaring Diatas Tempat Tidur

Muhammad Zimaam (2) putra pasangan suami istri (pasutri) Ririn Saprina (33) dan Irawan Kusuma Atmaja (34) warga Jalan Mayor Harun Kabir No. 4, Kelurahan Bojong Herang, Kecamatan Cianjur hanya bisa tergolek…

Cianjur Euy 17/01/2018 21:12 WIB

Jelang Penerapan Trayek Baru, Angkum Wajib Uji KIR

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur bertindak tegas dengan melakukan pemeriksaan dan uji KIR angkutan umum (Angkum) jelang penerapan rekayasa lalulintas dan trayek angkum baru, yang akan dilaksanakan…

Cianjur Euy 17/01/2018 21:11 WIB

Kapolres Cianjur Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek

KAPOLRES Cianjur, AKBP Soliyah SIK, MH, memimpin upacara serah terima jabatan dan kenal pamit Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Cianjur, Rabu (17/1/2018) pagi. Kegiatan yang digelar di Aula Amanah, Primkopol…