Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Usai Periksa BPBP, Mobil Irda Dicegat

Yakin dan Temukan Banyak Kejanggalan, Aktivis Buruh Tani Lakukan Aksi Nekat

Nuki/Apip Samlawi

Senin, 11 Desember 2017 - 07:00 WIB

Karikatur: Nandang S/BC
Karikatur: Nandang S/BC
A A A

Beritacianjur.com - Usai melakukan pemeriksaan terhadap Balai Pengembangan Benih Padi (Cihea), tiba-tiba kendaraan yang ditumpangi tim Inspektorat Daerah (Irda) Jabar dicegat aktivis buruh tani. Ada apa?

Ya, aksi nekat tersebut dilakukan Ketua Forum Perjuangan Buruh Tani Cianjur (FPBTC), Hendra Malik, saat mobil yang ditumpangi tim Irda hendak meninggalkan kantor BPBP, di Desa Neglasari, Kecamatan Bojongpicung Cianjur, Jumat (8/12) lalu sekitar pukul 16.30 Wib.

Berdasarkan pantauan di lapangan, saat itu, sebuah kendaraan mobil Toyota Kijang kapsul berwarna hitam Nopol D 1573 B yang memuat Tim Irda, terlihat akan keluar dari komplek kantor BPBP usai melakukan pemeriksaan.

Saat mobil tiba di depan pos jaga hendak melintas ke ruas jalan umum, Hendra yang saat itu tengah berada di sekitar pos penjagaan kantor BPBP, langsung menghampiri dan mengetuk kaca mobil bagian depan. 

"Permisi pak, bisa dibuka kacanya sebentar?Dari tim Irda provinsi kan bapak?" tanya Hendra sambil mengetuk kaca mobil.

Awalnya, mobil terlihat akan melaju terus alias tak menggubris ketukan pada kaca yang dilakukan Hendra. Namun rupanya sopir mengurungkan niatnya, itupun setelah orang yang duduk di kursi depan bersedia membukakan kaca pintu depan yang tadi diketuk oleh Ketua FPBTC. "Ya ada apa yah?"kata orang berambut putih yang duduk di kursi depan.

Suasana sempat tegang saat orang yang membuka kaca kembali menutup kacanya. Diduga yang bersangkutan kaget saat mengetahui salah seorang awak media TV lokal mengarahkan kamera ke arahnya.

Melihat itu, dengan santunnya Hendra kembali mengetuk kaca pintu, berusaha untuk berkomunikasi dengan tim Irda yang ada di dalam mobil. Hingga akhirnya orang tersebut bersedia kembali membuka kacanya.

"Kalau Pak Iman, ketua tim pemeriksa itu yang mana yah?Saya mau bicara sebentar saja,"kata Hendra.

Secara kebetulan, rupanya orang bernama Iman yang dicari aktivis adalah yang pada saat itu tengah diajak berkomunikasi."Iya saya sendiri, ada keperluan apa yah?"jawab Iman dengan raut muka terlihat sedikit tegang.

Mengetahui itu, Hendra langsung mengungkapkan pesan khusus dari pihak forum untuk Ketua Tim Irda. Selanjutnya menginformasikan akan melayangkan surat secara resmi kepada pihak Irda terkait BPBP.

"Nanti kita kirim surat ya Pak dari forum perjuangan buruh tani ke sana (kantor Irda,red)," ucapnya.

Iman pun langsung merespon Ketua FPBTC sambil mengangguk dan tersenyum simpul."Oh iya mangga,"jawab Iman sambil mengungkapkan kalau pemeriksaan terhadap BPBP belum tuntas karena masih banyak yang harus ditanyakan.

Kendati pencegatan itu hanya dilakukan seorang diri, namun aksi itu terbilang efektif dan berhasil. Pasalnya, pesan dari pihak forum terkait soal BPBP bisa tersampaikan langsung kepada ketua tim pemeriksa dari Irda.

"Tadi itu bukan aksi unjuk rasa. Itu sekadar ingin menyampaikan pesan pada tim, sekaligus memberikan dukungan pada kinerja mereka yang sedang melakukan pemeriksaan terhadap BPBP,"ujar Hendara saat ditemui usai aksi.

Hendra mengungkapkan, setelahnya surat dikirim ke Irda dalam waktu dekat, forum juga akan beraudiens dengan pihak Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Jabar, guna meminta penjelasan lebih detail dan terperinci terkait sejumlah kejanggalan pengelolaan BPBP yang selama ini berhasil ditemukan forum.

"Kita berharap pada saat audiens nanti pihak Distan bisa memberikan jawaban yang jelas, by data dan menerangkan aturan yang menjadi dasar program yang dijalankan oleh BPBP,"ucapnya seraya mengungkapkan jika FPBTC kembali menemukan adanya kejanggalan baru.

Diberitakan sebelumnya, menyusuladanya berbagai temuan kejanggalan, FPBTCmendesak tim Irda Provinsi Jawa Barat, melakukan pemeriksaan secara intens terhadap BPBP Cihea. 

Ketua FPBTC, Hendra malik mengatakan, tim Irda yang sekarang ini tengah terjun ke BPBP harus lebih cermat dan teliti memeriksa. Pasalnya, dari hasil penelusuran, pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan dalam pengelolaan lahan pertanian yang saat ini dikelola BPBP.

"Kejanggalan yang kami temukan seperti yang kita ungkapkan pekan lalu. Di antaranya soal dugaan adanya alih fungsi tupoksi BPBP, juga data penggarap terindikasi adanya orang luar dari Cianjur," ujar Hendra kepada Berita Cianjur, Rabu (6/12/2017).

Berdasarkan temuan itu, selain secara intens, Hendra juga mendesak tim Irda untuk melakukan pemeriksaan mendalam. Menurutnya, untuk mengungkap kebenaran kejanggalan tersebut, tim Irda tidak hanya mengkonfrontir informasi dari dalam saja, tetapi juga kalangan masyarakat luar.

"Kalau diperlukan tentunya FPBTC siap untuk bantu tim. Pastinya ini kita lakukan sebagai upaya mengawal dari kemungkinan terjadinya kebocoran keuangan Negara, khususnya merugikan para petani yang selama ini menggarap di lahan BPBP," terangnya.

Sementara itu, Kepala BPBP Iwan Cahmawan membenarkan kedatangan tim Irda ke kantornya. Orang nomor satu di lingkungan kantor BPBP itu mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan pemeriksaan rutin, bukan dikarenakan menindaklanjuti adanya temuan ataupun kejanggalan.

"Iya betul Kang, pemeriksaan selama 3 hari. Ini mah pemeriksaan rutin saja, bukan karena ada temuan atau kejanggalan," kata Iwan saat dihubungi Berita Cianjur, Rabu (6/12/2017).

Saat ditanya apakah pihaknya siap diperiksa secara intens oleh Irda, sebagai upaya menunjukkan kepada publik bahwa adanya temuan kejanggalan yang selama ini ditudingkan tidak benar adanya, Iwan enggan berkomentar.

"Kalau pemeriksaan untuk itu mungkin nanti ya Kang. Kita selesaikan dulu pemeriksaan rutin sekarang. Kita lihat hasilnya seperti apa dan bagaimana," ucapnya sambil terburu-buru dikarenakan masih harus menemani tim pemeriksa dari Irda.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 16 jam yang lalu

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…