Rabu, 22 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Usai Periksa BPBP, Mobil Irda Dicegat

Yakin dan Temukan Banyak Kejanggalan, Aktivis Buruh Tani Lakukan Aksi Nekat

Nuki/Apip Samlawi

Senin, 11 Desember 2017 - 07:00 WIB

Karikatur: Nandang S/BC
Karikatur: Nandang S/BC
A A A

Beritacianjur.com - Usai melakukan pemeriksaan terhadap Balai Pengembangan Benih Padi (Cihea), tiba-tiba kendaraan yang ditumpangi tim Inspektorat Daerah (Irda) Jabar dicegat aktivis buruh tani. Ada apa?

Ya, aksi nekat tersebut dilakukan Ketua Forum Perjuangan Buruh Tani Cianjur (FPBTC), Hendra Malik, saat mobil yang ditumpangi tim Irda hendak meninggalkan kantor BPBP, di Desa Neglasari, Kecamatan Bojongpicung Cianjur, Jumat (8/12) lalu sekitar pukul 16.30 Wib.

Berdasarkan pantauan di lapangan, saat itu, sebuah kendaraan mobil Toyota Kijang kapsul berwarna hitam Nopol D 1573 B yang memuat Tim Irda, terlihat akan keluar dari komplek kantor BPBP usai melakukan pemeriksaan.

Saat mobil tiba di depan pos jaga hendak melintas ke ruas jalan umum, Hendra yang saat itu tengah berada di sekitar pos penjagaan kantor BPBP, langsung menghampiri dan mengetuk kaca mobil bagian depan. 

"Permisi pak, bisa dibuka kacanya sebentar?Dari tim Irda provinsi kan bapak?" tanya Hendra sambil mengetuk kaca mobil.

Awalnya, mobil terlihat akan melaju terus alias tak menggubris ketukan pada kaca yang dilakukan Hendra. Namun rupanya sopir mengurungkan niatnya, itupun setelah orang yang duduk di kursi depan bersedia membukakan kaca pintu depan yang tadi diketuk oleh Ketua FPBTC. "Ya ada apa yah?"kata orang berambut putih yang duduk di kursi depan.

Suasana sempat tegang saat orang yang membuka kaca kembali menutup kacanya. Diduga yang bersangkutan kaget saat mengetahui salah seorang awak media TV lokal mengarahkan kamera ke arahnya.

Melihat itu, dengan santunnya Hendra kembali mengetuk kaca pintu, berusaha untuk berkomunikasi dengan tim Irda yang ada di dalam mobil. Hingga akhirnya orang tersebut bersedia kembali membuka kacanya.

"Kalau Pak Iman, ketua tim pemeriksa itu yang mana yah?Saya mau bicara sebentar saja,"kata Hendra.

Secara kebetulan, rupanya orang bernama Iman yang dicari aktivis adalah yang pada saat itu tengah diajak berkomunikasi."Iya saya sendiri, ada keperluan apa yah?"jawab Iman dengan raut muka terlihat sedikit tegang.

Mengetahui itu, Hendra langsung mengungkapkan pesan khusus dari pihak forum untuk Ketua Tim Irda. Selanjutnya menginformasikan akan melayangkan surat secara resmi kepada pihak Irda terkait BPBP.

"Nanti kita kirim surat ya Pak dari forum perjuangan buruh tani ke sana (kantor Irda,red)," ucapnya.

Iman pun langsung merespon Ketua FPBTC sambil mengangguk dan tersenyum simpul."Oh iya mangga,"jawab Iman sambil mengungkapkan kalau pemeriksaan terhadap BPBP belum tuntas karena masih banyak yang harus ditanyakan.

Kendati pencegatan itu hanya dilakukan seorang diri, namun aksi itu terbilang efektif dan berhasil. Pasalnya, pesan dari pihak forum terkait soal BPBP bisa tersampaikan langsung kepada ketua tim pemeriksa dari Irda.

"Tadi itu bukan aksi unjuk rasa. Itu sekadar ingin menyampaikan pesan pada tim, sekaligus memberikan dukungan pada kinerja mereka yang sedang melakukan pemeriksaan terhadap BPBP,"ujar Hendara saat ditemui usai aksi.

Hendra mengungkapkan, setelahnya surat dikirim ke Irda dalam waktu dekat, forum juga akan beraudiens dengan pihak Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Jabar, guna meminta penjelasan lebih detail dan terperinci terkait sejumlah kejanggalan pengelolaan BPBP yang selama ini berhasil ditemukan forum.

"Kita berharap pada saat audiens nanti pihak Distan bisa memberikan jawaban yang jelas, by data dan menerangkan aturan yang menjadi dasar program yang dijalankan oleh BPBP,"ucapnya seraya mengungkapkan jika FPBTC kembali menemukan adanya kejanggalan baru.

Diberitakan sebelumnya, menyusuladanya berbagai temuan kejanggalan, FPBTCmendesak tim Irda Provinsi Jawa Barat, melakukan pemeriksaan secara intens terhadap BPBP Cihea. 

Ketua FPBTC, Hendra malik mengatakan, tim Irda yang sekarang ini tengah terjun ke BPBP harus lebih cermat dan teliti memeriksa. Pasalnya, dari hasil penelusuran, pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan dalam pengelolaan lahan pertanian yang saat ini dikelola BPBP.

"Kejanggalan yang kami temukan seperti yang kita ungkapkan pekan lalu. Di antaranya soal dugaan adanya alih fungsi tupoksi BPBP, juga data penggarap terindikasi adanya orang luar dari Cianjur," ujar Hendra kepada Berita Cianjur, Rabu (6/12/2017).

Berdasarkan temuan itu, selain secara intens, Hendra juga mendesak tim Irda untuk melakukan pemeriksaan mendalam. Menurutnya, untuk mengungkap kebenaran kejanggalan tersebut, tim Irda tidak hanya mengkonfrontir informasi dari dalam saja, tetapi juga kalangan masyarakat luar.

"Kalau diperlukan tentunya FPBTC siap untuk bantu tim. Pastinya ini kita lakukan sebagai upaya mengawal dari kemungkinan terjadinya kebocoran keuangan Negara, khususnya merugikan para petani yang selama ini menggarap di lahan BPBP," terangnya.

Sementara itu, Kepala BPBP Iwan Cahmawan membenarkan kedatangan tim Irda ke kantornya. Orang nomor satu di lingkungan kantor BPBP itu mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan pemeriksaan rutin, bukan dikarenakan menindaklanjuti adanya temuan ataupun kejanggalan.

"Iya betul Kang, pemeriksaan selama 3 hari. Ini mah pemeriksaan rutin saja, bukan karena ada temuan atau kejanggalan," kata Iwan saat dihubungi Berita Cianjur, Rabu (6/12/2017).

Saat ditanya apakah pihaknya siap diperiksa secara intens oleh Irda, sebagai upaya menunjukkan kepada publik bahwa adanya temuan kejanggalan yang selama ini ditudingkan tidak benar adanya, Iwan enggan berkomentar.

"Kalau pemeriksaan untuk itu mungkin nanti ya Kang. Kita selesaikan dulu pemeriksaan rutin sekarang. Kita lihat hasilnya seperti apa dan bagaimana," ucapnya sambil terburu-buru dikarenakan masih harus menemani tim pemeriksa dari Irda.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 12/08/2018 22:31 WIB

Polres Cianjur Siap Amankan Kirab Obor Asian GamesXVIII

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat akan bekerja maksimal (all out) dalam pelaksanaan pengamanan perjalanan kirab obor api Asian GamesXVIII yang akan melintas dan diinapkan di Pendopo Kabupaten…

Cianjur Euy 08/08/2018 08:00 WIB

Petani Penggarap di Cianjur Tagih Janji Presiden

Tim Nawacita Presiden, Ruri Jumar Saef mewakili Ketua Tim Joko Daryanto, yang juga adik Jokowi blusukan ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (7/8/2018).

Cianjur Euy 06/08/2018 21:11 WIB

Dua Rumah Ludes Terbakar

Dua unit rumah di Gang Mujahidin, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ludes terbakar, Senin (6/8/2018) pagi.

Cianjur Euy 06/08/2018 06:55 WIB

Rekanan Proyek Irigasi Untung Banyak

Pelaksanaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi DI Cihea kembali mendapat sorotan tajam pemerhati pembangunan.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:57 WIB

Untuk Memberikan Pemahaman Tentang Islam Kaafah

KABUPATEN Cianjur akan menjadi tuan rumah Jambore Nasional para dai Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI). Sediannya jambore tersebut akan dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun Parmusi 26 September…

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…