Minggu, 21 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Personel Polsek Cugenang Lakukan Vaksin DTP

Diutamakan Bagi Para Bhabinkamtibmas, Sebagai Upaya Pencegahan

Angga Purwanda

Kamis, 14 Desember 2017 - 21:50 WIB

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
A A A

Beritacianjur.com - JAJARAN Kepolisian Sektor (Polsek) Cugenang melakukan vaksin Difteri, Tetanus, dan Pertusis (DTP) di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cugenang, Kamis (14/12/2017).

Hal itu dilakukan untuk mencegah atau tertularnya personel Polsek Cugenang dari penyakit yang kini tengah menjadi sorotan nasional, yaitu Difteri. Vaksinasi itu, diutamakan bagi para Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Kapolsek Cugenang, Kompol Iwan Mustawan, mengatakan, vaksin DTP yang dilakukan seleuruh personelnya itu dilakukan sebagai upaya pencegahan. Karena, jelas Iwan, salah satu daerah di wilayah hukumnya sudah ditemukan kasus Difteri yang menimpa seorang warganya.

Iwan menyebutkan, personel yang diutamakan mendapatkan vaksin itu, para Bhabinkamtibmas. Karena, ucap dia, tugas dan fungsi Bhabinkamtibmas sangat rentan terdampak penyakit yang cukup membahayakan itu.

“Satu daerah di wilayah hukum kami sudah ada temuan kasus (Difteri, red), dan ini menjadi perhatian kami, untuk melakukan upaya pencegahan. Karena kami rutin melakukan sambang ke wilayah yang telah ditemukan kasus tersebut,” jelas Iwan, kepada wartawan disela-sela melaksanakan vaksin.

Sebelumnya, sejumlah awak media yang bertugas di Kabupaten Cianjur juga melakukan vaksin DTP. Ikbal Slamet, seorang wartawan media cetak lokal di Cianjur mengaku, ia beserta rekan-rekan lainnya menjalani vaksin setelah dianjurkan oleh petugas Dinkes Cianjur. Terlebih belakangan ini, para awak media tengah gencar melakukan peliputan kasus difteri, yakni virus yang mudah menular.

"Ini sebagai langkah antisipasi, mengingat wartawan di Cianjur melakukan peliputan dengan korban dan keluarga korban difteri. Kebetulan dari pihak medis yang juga Kabid di Dinkes Cianjur terbuka dan memfasilitasi wartawan untuk divaksin," kata Ikbal di sela-sela kegiatan vaksin.

Menurutnya, tidak jarang wartawan yang kurang mengantisipasi atau menjaga diri dari dampak liputan. Oleh karena itu, wartawan di Cianjur mulai didorong untuk sadar mencegah kemungkinan buruk tersebut.

"Makanya ketika ada kesempatan ini kami langsung mengiyakan, setidaknya bisa mencegah penularan setelah melakukan kontak dengan keluarga atau melakukan peliputan di lingkungan korban difteri," tutupnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…

Aktualita 18/01/2018 08:10 WIB

BPLHD dan Penyidik Polda Jabar Datangi RSUD, Ada Apa?

SEGUDANG masalah terjadi di RSUD Sayang Cianjur. Tak hanya soal limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibiarkan menumpuk di ruangan terbuka, namun juga terdapat dua masalah besar lainnya yang hingga…

Aktualita 18/01/2018 08:05 WIB

Ini Pembohongan Publik, Wajib Diusut Tuntas

TERUNGKAPNYA kebohongan pernyataan pihak RSUD melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan…

Aktualita 18/01/2018 08:00 WIB

Soal Limbah RSUD, Wabup Bohong

TUDINGAN pihak RSUD Sayang Cianjur melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan pihak…

Cianjur Euy 18/01/2018 00:01 WIB

Muhammad Zimaam Hanya Bisa Berbaring Diatas Tempat Tidur

Muhammad Zimaam (2) putra pasangan suami istri (pasutri) Ririn Saprina (33) dan Irawan Kusuma Atmaja (34) warga Jalan Mayor Harun Kabir No. 4, Kelurahan Bojong Herang, Kecamatan Cianjur hanya bisa tergolek…

Cianjur Euy 17/01/2018 21:12 WIB

Jelang Penerapan Trayek Baru, Angkum Wajib Uji KIR

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur bertindak tegas dengan melakukan pemeriksaan dan uji KIR angkutan umum (Angkum) jelang penerapan rekayasa lalulintas dan trayek angkum baru, yang akan dilaksanakan…

Cianjur Euy 17/01/2018 21:11 WIB

Kapolres Cianjur Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek

KAPOLRES Cianjur, AKBP Soliyah SIK, MH, memimpin upacara serah terima jabatan dan kenal pamit Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Cianjur, Rabu (17/1/2018) pagi. Kegiatan yang digelar di Aula Amanah, Primkopol…