Minggu, 21 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Penetapan Pagu DD 2018 Kewenangan Kemendes

Nuki Nugraha/Apip Samlawi

Jumat, 15 Desember 2017 - 06:15 WIB

Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi
A A A

Beritacianjur.com - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Tedi Aritiawan angkat bicara soal adanya penurunan pagu bantuan Dana DesaTahun anggaran 2018. 

Ditegaskan Tedi, terkait penetapan pagu DD, soal itu merupakan kewenangan pihak Kementrian Desa (Kemendes), bukan pemerintah Kabupaten Cianjur.

Penegasan itu disampaikan Tedi menyusul banyaknya keluhan Kepala Desa yang bantuan DD-nya di tahun 2018 mendatang mengalami penurunan.

"Iya saya dapat telepon dari Kepala Desa, menanyakan mengapa bantaun DD untuk desanya di tahun 2018 mengalami penurunan. Kalau soal DD itu kewenangannya Kemendes, kita pemda hanya soal ADD saja," ujar Tedi saat dihubungi, Kamis (14/14/2017)

Tedi menjelaskan, ada beberapa faktor yang memengaruhi penurunan pada nilai bantuan DD tahun 2018. Pertama terkait soal luas wilayah, dan kedua jumlah warga miskin yang ada di desa penerima bantuan.

"Data itu berdasarkan laporan dari BPS dan dijadikan bahan acuan Kemendes untuk perhitungan penetapan pagu DD," terangnya.

Sebelumnya, kaba radanya kenaikan untuk pagu bantuan Dana Desa (DD) di Tahun 2018, nyatanya sebatas berita bohong belaka alias Hoax.  Hal tersebut dikatakan Kepala Desa Mekarwangi, Kecamatan Haurwangi, Cecep Surahman.

Pasalnya, kata Cecep, pagubantuan DD yang diterima desanya untuk tahun 2018 nanti justru nilainya malah jauh lebih kecil dibandingkan dengan penerimaan bantuan DD tahun anggaran 2017. Padahal ungkapnya, informasi yang didapat pihaknya melalui pemberitaan media massa, menginformasikan kalau pagu bantuan DD untuk tahun 2018 akan dinaikkan hingga mencapai Rp1,5 miliar perdesa..

“Ternyata itu bohong belaka, soalnya dilihat dari pagu DD 2018, banyak desa di Kabupaten Cianjur nilai bantuan DD-nya malah turun dibanding tahun sebelumya. Pastinya ini membuat kecewalah,” ujar Cecep seraya mengungkapkan kalau Desa Mekarwangi merupakan satu satunya desa di Kecamatan Haurwangi yang nilai pagu bantuan DD nya mengalami penurunan.

Cecep menjelaskan, bantuan DD yang diturunkan kesetiap desa itu bertujuan untuk mensejahterakan warga desa itu sendiri dan sekaligus untuk meningkatkan kualitas desa yang tadinya desa tertinggal bisa menjadi desa mandiri.

“Kalau dilihat dari keberhasilan dan kemajuan, penurunan ini  salah besar, Desa Mekarwangi masih sejajar dengan desa lainnya. Dengan itu diharapkan kepada Pemkab Cianjur  mengenai dana bantuan dari  pemerintah pusat seperti halnya DD saat diturunkan jangan adanya pilih kasih, melainkan harus adil,” tutupnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…

Aktualita 18/01/2018 08:10 WIB

BPLHD dan Penyidik Polda Jabar Datangi RSUD, Ada Apa?

SEGUDANG masalah terjadi di RSUD Sayang Cianjur. Tak hanya soal limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibiarkan menumpuk di ruangan terbuka, namun juga terdapat dua masalah besar lainnya yang hingga…

Aktualita 18/01/2018 08:05 WIB

Ini Pembohongan Publik, Wajib Diusut Tuntas

TERUNGKAPNYA kebohongan pernyataan pihak RSUD melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan…

Aktualita 18/01/2018 08:00 WIB

Soal Limbah RSUD, Wabup Bohong

TUDINGAN pihak RSUD Sayang Cianjur melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan pihak…

Cianjur Euy 18/01/2018 00:01 WIB

Muhammad Zimaam Hanya Bisa Berbaring Diatas Tempat Tidur

Muhammad Zimaam (2) putra pasangan suami istri (pasutri) Ririn Saprina (33) dan Irawan Kusuma Atmaja (34) warga Jalan Mayor Harun Kabir No. 4, Kelurahan Bojong Herang, Kecamatan Cianjur hanya bisa tergolek…

Cianjur Euy 17/01/2018 21:12 WIB

Jelang Penerapan Trayek Baru, Angkum Wajib Uji KIR

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur bertindak tegas dengan melakukan pemeriksaan dan uji KIR angkutan umum (Angkum) jelang penerapan rekayasa lalulintas dan trayek angkum baru, yang akan dilaksanakan…

Cianjur Euy 17/01/2018 21:11 WIB

Kapolres Cianjur Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek

KAPOLRES Cianjur, AKBP Soliyah SIK, MH, memimpin upacara serah terima jabatan dan kenal pamit Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Cianjur, Rabu (17/1/2018) pagi. Kegiatan yang digelar di Aula Amanah, Primkopol…