Kamis, 20 September 2018 | Cianjur, Indonesia

Waspada, Rampas Motor Ngaku Polisi

Dua Pelaku Berhasil Diciduk, Satu Orang Lagi Masih Buron

Angga Purwanda

Jumat, 15 Desember 2017 - 08:22 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - MENGAKU sebagai anggota polisi dalam setiap aksinya, dua pelaku perampasan sepeda motor berinisial T dan DR akhirnya berhasil diciduk jajaran Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polsek Pacet.Sedangkan satu orang lagi berinisial D, hingga saat ini masih dalam pengejaran.

Berdasarkan informasi, penangkapan dua dari tiga orang tersangka itu, berawal dari adanya laporan masyarakat tentang adanya aksi perampasan satu unit sepeda motor  jenis matik, di Jalan Raya Sindanglaya, Kampung Babakan Cisarua, Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Senin (14/11/2017) lalu.

Diketahui, para pelaku merupakan residivis dengan kasus serupa. Pelaku berinisial T dan DR berhasil diciduk pada Rabu (13/12/2017) sekitar pukul 16.30 Wib, sementara D masih buron.

Panit Reskrim Polsek Pacet, Ipda Yosua Farin mengatakan, penangkapan para pelaku berawal dari adanya laporan pada November 2017, dimana sepeda motor milik salah seorang warga Cipanas dirampas oleh sejumlah orang.

Dijelaskan Yosua, ketika korban melintas Jalan Raya Sindanglaya, tiba-tiba sebuah angkutan umum (angkum) jurusan Cianjur-Cipanas bernomor polisi F-1942-ZF memepet dan menghentikan korban.

Kemudian dua pelaku berinisial D dan DR yang berada dalam angkum menghampiri korban. Salah seorang pelaku pun mengaku sebagai aparat kepolisian, namun tidak mengenakan seragam.

"Jadi dari dua pelaku yang menghampiri korban, salah satunya mengaku sebagai aparat dan menanyakan surat-surat kendaraan milik korban," jelas Yosua, kepada wartawan, Kamis (14/12/2017).

Korban yang curiga jika pelaku bukan aparat, terlebih karena tidak mengenakan seragam atau berpakaian preman itupun menolak memberikan surat kendaraannya. Hal tersebut memicu cekcok antara korban dengan pelaku, hingga akhirnya kedua pelaku memukuli korban.

Namun, pelaku lainnya yang berinisial T menghentikan pemukulan tersebut dan mengatakan jika urusan tersebut lebih baik diselesaikan di pos. Pelaku pun meminta kunci sepeda motor korban secara paksa.

"Setelah diminta, pelaku membawa sepeda motor korban dan kabur beserta angkumnya. Sementara korban ditinggal di lokasi kejadian," ucap Yosua.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Pacet pun melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk T pada bulan November. Tidak sampai di situ, dari hasil pengembangan, tersangka lainnya yakni DR juga berhasil diamankan pada 13 Desember 2017 lalu di wilayah Cugenang.

"Untuk seorang pelaku lagi, yakni D saat ini masih buron. Kami masih terus melakukan pencarian," tutupnya.

Ditanya terkait kendaraan yang digunakan pelaku saat beraksi, Yosua menerangkan, angkum tersebut merupakan milik orang lain, di mana saat kejadian pelaku tengah menjadi sopir tembak dari sopir aslinya. "Untuk pasal yang dikenakan ialah 365 sub 368 KUHP," tutupnya.(*)

KRONOLOGIS:

  • November lalu, korban yang tengah mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Sindanglaya, tiba-tiba dikagetkan dengan angkutan umum (angkum) jurusan Cianjur-Cipanas, bernomor polisi F-1942-ZF memepet dan menghentikan kendaraannya.
  • Dua pelaku berinisial D dan DR yang berada dalam angkum, langsung menghampiri korban. Salah seorang pelaku yang mengaku sebagai aparat kepolisian, berpura-pura menanyakan surat-surat kendaraan milik korban.
  • Korban yang curiga karena pelaku tak berseragam polisi, menolak memberikan surat kendaraannya. Akhirnya terjadilah cekcok dan kedua pelaku memukuli korban.
  • Saat cekcok, tiba-tiba pelaku lainnya berinisial T menghentikan pemukulan tersebut dan mengatakan jika urusan tersebut lebih baik diselesaikan di pos. Pelaku pun meminta kunci sepeda motor korban secara paksa.
  • Setelah diminta, pelaku membawa sepeda motor korban dan kabur beserta angkumnya. Sementara korban ditinggal di lokasi kejadian.
  • Setelah kejadian, kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk T pada November.
  • Pelaku berinisial DR berhasil diringkus pada 13 Desember 2017 lalu di wilayah Cugenang. Sedangkan T hingga saat ini masih buron.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…