Selasa, 23 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Waspada, Rampas Motor Ngaku Polisi

Dua Pelaku Berhasil Diciduk, Satu Orang Lagi Masih Buron

Angga Purwanda

Jumat, 15 Desember 2017 - 08:22 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - MENGAKU sebagai anggota polisi dalam setiap aksinya, dua pelaku perampasan sepeda motor berinisial T dan DR akhirnya berhasil diciduk jajaran Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polsek Pacet.Sedangkan satu orang lagi berinisial D, hingga saat ini masih dalam pengejaran.

Berdasarkan informasi, penangkapan dua dari tiga orang tersangka itu, berawal dari adanya laporan masyarakat tentang adanya aksi perampasan satu unit sepeda motor  jenis matik, di Jalan Raya Sindanglaya, Kampung Babakan Cisarua, Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Senin (14/11/2017) lalu.

Diketahui, para pelaku merupakan residivis dengan kasus serupa. Pelaku berinisial T dan DR berhasil diciduk pada Rabu (13/12/2017) sekitar pukul 16.30 Wib, sementara D masih buron.

Panit Reskrim Polsek Pacet, Ipda Yosua Farin mengatakan, penangkapan para pelaku berawal dari adanya laporan pada November 2017, dimana sepeda motor milik salah seorang warga Cipanas dirampas oleh sejumlah orang.

Dijelaskan Yosua, ketika korban melintas Jalan Raya Sindanglaya, tiba-tiba sebuah angkutan umum (angkum) jurusan Cianjur-Cipanas bernomor polisi F-1942-ZF memepet dan menghentikan korban.

Kemudian dua pelaku berinisial D dan DR yang berada dalam angkum menghampiri korban. Salah seorang pelaku pun mengaku sebagai aparat kepolisian, namun tidak mengenakan seragam.

"Jadi dari dua pelaku yang menghampiri korban, salah satunya mengaku sebagai aparat dan menanyakan surat-surat kendaraan milik korban," jelas Yosua, kepada wartawan, Kamis (14/12/2017).

Korban yang curiga jika pelaku bukan aparat, terlebih karena tidak mengenakan seragam atau berpakaian preman itupun menolak memberikan surat kendaraannya. Hal tersebut memicu cekcok antara korban dengan pelaku, hingga akhirnya kedua pelaku memukuli korban.

Namun, pelaku lainnya yang berinisial T menghentikan pemukulan tersebut dan mengatakan jika urusan tersebut lebih baik diselesaikan di pos. Pelaku pun meminta kunci sepeda motor korban secara paksa.

"Setelah diminta, pelaku membawa sepeda motor korban dan kabur beserta angkumnya. Sementara korban ditinggal di lokasi kejadian," ucap Yosua.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Pacet pun melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk T pada bulan November. Tidak sampai di situ, dari hasil pengembangan, tersangka lainnya yakni DR juga berhasil diamankan pada 13 Desember 2017 lalu di wilayah Cugenang.

"Untuk seorang pelaku lagi, yakni D saat ini masih buron. Kami masih terus melakukan pencarian," tutupnya.

Ditanya terkait kendaraan yang digunakan pelaku saat beraksi, Yosua menerangkan, angkum tersebut merupakan milik orang lain, di mana saat kejadian pelaku tengah menjadi sopir tembak dari sopir aslinya. "Untuk pasal yang dikenakan ialah 365 sub 368 KUHP," tutupnya.(*)

KRONOLOGIS:

  • November lalu, korban yang tengah mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Sindanglaya, tiba-tiba dikagetkan dengan angkutan umum (angkum) jurusan Cianjur-Cipanas, bernomor polisi F-1942-ZF memepet dan menghentikan kendaraannya.
  • Dua pelaku berinisial D dan DR yang berada dalam angkum, langsung menghampiri korban. Salah seorang pelaku yang mengaku sebagai aparat kepolisian, berpura-pura menanyakan surat-surat kendaraan milik korban.
  • Korban yang curiga karena pelaku tak berseragam polisi, menolak memberikan surat kendaraannya. Akhirnya terjadilah cekcok dan kedua pelaku memukuli korban.
  • Saat cekcok, tiba-tiba pelaku lainnya berinisial T menghentikan pemukulan tersebut dan mengatakan jika urusan tersebut lebih baik diselesaikan di pos. Pelaku pun meminta kunci sepeda motor korban secara paksa.
  • Setelah diminta, pelaku membawa sepeda motor korban dan kabur beserta angkumnya. Sementara korban ditinggal di lokasi kejadian.
  • Setelah kejadian, kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk T pada November.
  • Pelaku berinisial DR berhasil diringkus pada 13 Desember 2017 lalu di wilayah Cugenang. Sedangkan T hingga saat ini masih buron.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 15 jam yang lalu

Desak Audit RSUD, Komisi IV Sebut Pemkab Cianjur Jangan Tinggal Diam

BPJS Kesehatan menunggak hingga Rp45 miliar. Itulah pengakuan dari pejabat RSUD Sayang Cianjur yang disampaikan terhadap Komisi IV DPRD Cianjur.

Aktualita 15 jam yang lalu

Aset RSUD Diduga Raib

EMPAT masalah sudah terungkap dan membuat geram banyak pihak. Kini, persoalan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur kembali terbongkar. Ada apa lagi?

Cianjur Euy 22/01/2018 20:57 WIB

Tolak Alihfungsi dan Pembongkaran Bujensa

AKSI penolakan terkait alihfungsi dan pembongkaran eks Gedung SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red) terus disuarakan berbagai kalangan. Bahkan, aktivis di Cianjur akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Aktualita 22/01/2018 08:00 WIB

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:37 WIB

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:36 WIB

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:35 WIB

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 21/01/2018 22:28 WIB

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:52 WIB

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:50 WIB

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.