Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Tak Hanya Buku, Siswa Juga Diminta Iuran untuk Beli Papan Tulis dan Bangun Toilet

Angga Purwanda

Rabu, 20 Desember 2017 - 06:23 WIB

Karikatur: Nandang S/BC
Karikatur: Nandang S/BC
A A A

Beritacianjur.com - MESKI sudah ada dana BOS yang menanggung berbagai kebutuhan operasional sekolah, sejumlahorangtua murid mengeluhkan banyaknya iuran atau pungutan sekolah.

Berdasarkan rekapitulasi pendapatan dana bos SMPN dan SDN tahun anggaran 2016 pada Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, penyerapan dana BOS di setiap sekolah hampir seluruhnya mencapai 90% lebih.

Artinya, seharusnya semua kebutuhan operasional sekolah yang meliputi buku teks gratis bagi siswa dan operasional lainnya sudah terpenuhi. Namun fakta di lapangan, banyak temuan dan pengakuan dari orangtua murid yang masih harus membeli buku teks dan membayar iuran lainnya.

Seperti diungkapkan salah seorang orangtua siswa di salah satu SMP negeri ternama di Kabupaten Cianjur. Meski sudah ada dana BOS, namun ia mengaku sudah mengeluarkan uang sebesar Rp1.450.000, untuk pembelian buku paket anaknya.

“Sebenarnya pas bayar saya merasa heran. Katanya dengan adanya dana BOS semua pembelian buku paket diharamkan, tapi ini kok masih harus beli. Karena kasian sama anak, saya tak mau ambil pusing, ya bayar dan beli aja deh,“ ujar orangtua murid yang enggan disebutkan namanya, Selasa (19/12/2017).

Tak hanya buku paket, ia juga mengaku sekolah kerap meminta iuran atau sumbangan, dengan dalih untuk kebutuhan kegiatan belajar mengajar dan anggaran di sekolah terbatas.

“Iya, tak hanya buku. Saya pernah beberapa diminta iuran untuk kebutuhan berbagai fasilitas sekolah. Seperti iuran untuk beli papan tulis, perlengkapan alat tulis di kelas, termasuk juga untuk pembangunan WC, kantin sehat dan gazebo,“ ungkapnya.

Selain soal banyaknya pungutan di sekolah, ia juga mengaku kecewa dengan pihak sekolah yang tidak pernah terbuka dengan adanya program dana BOS. Padahal, sambung dia, setiap siswa wajib menerima alokasi dari BOS itu, tanpa terkecuali alias tak hanya untuk keluarga yang kurang mampu.

“Sejak bergulirnya BOS, tak pernah pihak sekolah menyebutkan besaran anggaran yang diterima. Pihak sekolah selalu menyampaikan kalau anggaran tersebut habis atau kurang dan sisanya selalu dibebankan kepada orang tua,” katanya.

Ia berharap persoalan tersebut dapat segera diakhiri karena sangat merugikan masyarakat. “Jika perlu usut tuntas hingga ke penegak hukum, agar orang-orang yang terlibat dalam penggunaan dana itu dapat diproses sehingga menjadi efek jera bagi yang lain,” ujarnya.

Sementara itu, orangtua murid di salah satu SD negeri ternama di Cianjur mengakui hal yang sama. Ia juga mengatakan pernah mengeluarkan uang Rp647.000 untuk pembelian buku paket siswa.

“Orangtua murid yang membeli buku tak hanya saya, tapi semuanya juga beli. Saya gak ngerti soal dana BOS jadi ya bayar saja,“ pungkasnya. (*)

 

Penerimaan Dana Bos 2016:

  • SD       : Rp898.851.918 M
  • SMP    : Rp342.653.355 M

Ini Tujuannya, Kok di Lapangannya Beda?

  • Membebaskan pungutan bagi seluruh peserta didik negeri terhadap biaya operasional satuan pendidikan.
  • Membebaskan pungutan seluruh perserta disdik miskin dari seluruh pungutan dalam bentuk apapun, baik di satuan pendidikan negeri maupun swasta.
  • Meringankan beban operasi satuan pendidikan bagi peserta didik di kesatuan pendidikan swasta.

Ketentuan Pengunaan Bos pada SD dan SMP:

  • Pembangunan perpustakaan (Meliputi pembeli buku teks pelajaran untuk peserta didik dan buku panduan guru. Buku yang dibeli mencakup pembelian buku pelajaran baru, pengganti buku rusak, dan/atau membeli kekurangan buku agar tercukupi rasio satu peserta didik satu buku untuk setiap mata pelajaran atau tema).
  • Penerimaan peserta didik baru.
  • Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler.
  • Kegiatan evaluasi pembelajaran.
  • Pengelolaan sekolah.
  • Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan, serta pengembangan manajemen sekolah.
  • Langganan daya dan jasa.
  • Pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana sekolah.
  • Pembayaran honor.
  • Pembelian/perawatan alat multi media pembelajaran
  • Biaya lainnya (meliputi pembangunan WC, mesin tik kebutuhan sekolah dan lainnya).

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 12 jam yang lalu

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 12 jam yang lalu

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 12 jam yang lalu

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 13 jam yang lalu

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 13 jam yang lalu

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 13 jam yang lalu

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 13 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…