Jumat, 17 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Tak Hanya Buku, Siswa Juga Diminta Iuran untuk Beli Papan Tulis dan Bangun Toilet

Angga Purwanda

Rabu, 20 Desember 2017 - 06:23 WIB

Karikatur: Nandang S/BC
Karikatur: Nandang S/BC
A A A

Beritacianjur.com - MESKI sudah ada dana BOS yang menanggung berbagai kebutuhan operasional sekolah, sejumlahorangtua murid mengeluhkan banyaknya iuran atau pungutan sekolah.

Berdasarkan rekapitulasi pendapatan dana bos SMPN dan SDN tahun anggaran 2016 pada Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, penyerapan dana BOS di setiap sekolah hampir seluruhnya mencapai 90% lebih.

Artinya, seharusnya semua kebutuhan operasional sekolah yang meliputi buku teks gratis bagi siswa dan operasional lainnya sudah terpenuhi. Namun fakta di lapangan, banyak temuan dan pengakuan dari orangtua murid yang masih harus membeli buku teks dan membayar iuran lainnya.

Seperti diungkapkan salah seorang orangtua siswa di salah satu SMP negeri ternama di Kabupaten Cianjur. Meski sudah ada dana BOS, namun ia mengaku sudah mengeluarkan uang sebesar Rp1.450.000, untuk pembelian buku paket anaknya.

“Sebenarnya pas bayar saya merasa heran. Katanya dengan adanya dana BOS semua pembelian buku paket diharamkan, tapi ini kok masih harus beli. Karena kasian sama anak, saya tak mau ambil pusing, ya bayar dan beli aja deh,“ ujar orangtua murid yang enggan disebutkan namanya, Selasa (19/12/2017).

Tak hanya buku paket, ia juga mengaku sekolah kerap meminta iuran atau sumbangan, dengan dalih untuk kebutuhan kegiatan belajar mengajar dan anggaran di sekolah terbatas.

“Iya, tak hanya buku. Saya pernah beberapa diminta iuran untuk kebutuhan berbagai fasilitas sekolah. Seperti iuran untuk beli papan tulis, perlengkapan alat tulis di kelas, termasuk juga untuk pembangunan WC, kantin sehat dan gazebo,“ ungkapnya.

Selain soal banyaknya pungutan di sekolah, ia juga mengaku kecewa dengan pihak sekolah yang tidak pernah terbuka dengan adanya program dana BOS. Padahal, sambung dia, setiap siswa wajib menerima alokasi dari BOS itu, tanpa terkecuali alias tak hanya untuk keluarga yang kurang mampu.

“Sejak bergulirnya BOS, tak pernah pihak sekolah menyebutkan besaran anggaran yang diterima. Pihak sekolah selalu menyampaikan kalau anggaran tersebut habis atau kurang dan sisanya selalu dibebankan kepada orang tua,” katanya.

Ia berharap persoalan tersebut dapat segera diakhiri karena sangat merugikan masyarakat. “Jika perlu usut tuntas hingga ke penegak hukum, agar orang-orang yang terlibat dalam penggunaan dana itu dapat diproses sehingga menjadi efek jera bagi yang lain,” ujarnya.

Sementara itu, orangtua murid di salah satu SD negeri ternama di Cianjur mengakui hal yang sama. Ia juga mengatakan pernah mengeluarkan uang Rp647.000 untuk pembelian buku paket siswa.

“Orangtua murid yang membeli buku tak hanya saya, tapi semuanya juga beli. Saya gak ngerti soal dana BOS jadi ya bayar saja,“ pungkasnya. (*)

 

Penerimaan Dana Bos 2016:

  • SD       : Rp898.851.918 M
  • SMP    : Rp342.653.355 M

Ini Tujuannya, Kok di Lapangannya Beda?

  • Membebaskan pungutan bagi seluruh peserta didik negeri terhadap biaya operasional satuan pendidikan.
  • Membebaskan pungutan seluruh perserta disdik miskin dari seluruh pungutan dalam bentuk apapun, baik di satuan pendidikan negeri maupun swasta.
  • Meringankan beban operasi satuan pendidikan bagi peserta didik di kesatuan pendidikan swasta.

Ketentuan Pengunaan Bos pada SD dan SMP:

  • Pembangunan perpustakaan (Meliputi pembeli buku teks pelajaran untuk peserta didik dan buku panduan guru. Buku yang dibeli mencakup pembelian buku pelajaran baru, pengganti buku rusak, dan/atau membeli kekurangan buku agar tercukupi rasio satu peserta didik satu buku untuk setiap mata pelajaran atau tema).
  • Penerimaan peserta didik baru.
  • Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler.
  • Kegiatan evaluasi pembelajaran.
  • Pengelolaan sekolah.
  • Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan, serta pengembangan manajemen sekolah.
  • Langganan daya dan jasa.
  • Pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana sekolah.
  • Pembayaran honor.
  • Pembelian/perawatan alat multi media pembelajaran
  • Biaya lainnya (meliputi pembangunan WC, mesin tik kebutuhan sekolah dan lainnya).

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 12/08/2018 22:31 WIB

Polres Cianjur Siap Amankan Kirab Obor Asian GamesXVIII

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat akan bekerja maksimal (all out) dalam pelaksanaan pengamanan perjalanan kirab obor api Asian GamesXVIII yang akan melintas dan diinapkan di Pendopo Kabupaten…

Cianjur Euy 08/08/2018 08:00 WIB

Petani Penggarap di Cianjur Tagih Janji Presiden

Tim Nawacita Presiden, Ruri Jumar Saef mewakili Ketua Tim Joko Daryanto, yang juga adik Jokowi blusukan ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (7/8/2018).

Cianjur Euy 06/08/2018 21:11 WIB

Dua Rumah Ludes Terbakar

Dua unit rumah di Gang Mujahidin, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ludes terbakar, Senin (6/8/2018) pagi.

Cianjur Euy 06/08/2018 06:55 WIB

Rekanan Proyek Irigasi Untung Banyak

Pelaksanaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi DI Cihea kembali mendapat sorotan tajam pemerhati pembangunan.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:57 WIB

Untuk Memberikan Pemahaman Tentang Islam Kaafah

KABUPATEN Cianjur akan menjadi tuan rumah Jambore Nasional para dai Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI). Sediannya jambore tersebut akan dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun Parmusi 26 September…

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…