Kamis, 20 September 2018 | Cianjur, Indonesia

Masyarakat Tolak Pengelolaan Parkir Oleh Swasta

Pedagang Ancam Akan Parkir Kendaraan di Setiap Badan Jalan Nasional Maupun Kabupaten

Angga Purwanda

Rabu, 20 Desember 2017 - 21:25 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - PENGURUS K5 di tiga pasar induk di Kabupaten Cianjur menolak rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur melakukan alih kelola para kepada pihak ketiga (swasta, red). Karena, rencana itu diyakini akan memberatkan pembeli dan pedagang.

Ketua K5 Pasar Induk Pasirhayam, Ujang Koswara, mengatakan, alih kelola tersebut dinilai belum waktunya dilakukan di pasar untuk saat ini.  Apalagi untuk di Pasar Induk Pasirhayam, sudah hampir dua tahun tidak diterapkan parkir, melainkan hanya tiket tanda kendaraan untuk antisipasi pencurian sepeda motor.

Ujang menyebutkan, biaya parkir dengan ketentuan per jam terus bertambah nilainya juga dikhawatirkan membuat pembeli semakin sepi karena mahalnya biaya parkir. "Kalau diterapkan parkir secara profesional, dengan alat dan sistem seperti di mall atau tempat lainnya, tidak akan cocok untuk pasar. Kebanyakan mereka bisa berjam - jam dipasar, biaya parkir jadi membengkak. Kasihan pembeli, termasuk pedagang," kata Ujang, kepada wartawan, Rabu (19/12/2017).

Sebagai bentuk penolakan dari seluruh pengurus K5, ucap Ujang, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, terkait pembatalan kebijakan yang rencananya akan diberlakukan pada Januari mendatang.

"Kalau tidak ada titik temu kami serahkan ke pengurus dan pedagang, mungkin bisa sampai aksi ke jalan dan lainnya. Itu juga yang dsuarakan K5 di dua pasar lainnya," ucapnya.

Sementara itu, ratusan pedagang di Pasar Cipanas melakukan aksi unjukrasa untuk menolak kebijakan yang diambil Pemkab Cianjur itu. Bahkan, jika kebijakan itu tetap dilaksanakan mereka mengancam akan memarkir seluruh kendaraanya di badan jalan nasional.

Dalam aksi yang digelar di lingkungan Pasar Cipanas itu, para pedagang satu persatu berorasi dan menolak secara tegas rencana pengambilalihan lahan parkir oleh pihak swasta tersebut.

"Kami secara tegas menolak rencana ini, apalagi tanpa adanya pertemuan terlebih dahulu dengan para pedagang," kata Ketua K5 Pasar Cipanas, Nico Paris.
Nico mengatakan adanya unjuk rasa membuat pengelolaan parkir akan diambil alih oleh K5. "Perparkiran akan diambilalih sementara oleh K5. Karena semua pedagang tak menyetujui adanya swastanisasi," kata Nico.

Para pedagang mengaku akan melakukan unjuk rasa ke Dishub Kabupaten Cianjur. Dari keterangan tak hanya Pasar Cipanas yang akan dilakukan swastanisasi pengelolaan parkirnya. Beberapa pasar  lain yang mengalami hal serupa di antaranya Pasar Induk Pasirhayam dan Pasar Cibeber.

Aksi unjuk rasa di Pasar Cipanas juga diwarnai dengan pembubuhan tanda tangan sebagai aksi penolakan. Di akhir aksi unjuk rasa, para pedagang berpesan agar jangan mau dibenturkan dengan aparat.

Di lokasi Pasar Cipanas sudah berdiri tiga alat pemungut parkir yang membuat geram para pedagang. Aksi pengrusakan dapat dicegah karena para pedagang sepakat untuk melakukan aksi damai. "Tuntutan kami perlakukan pasar tradisional sesuai dengan biasanya termasuk tarif parkir yang murah," kata Nico.

Ia mengatakan rencana tarif parkir yang akan dipasang oleh pihak swasta seperti tarif mal bahkan bisa lebih mahal. Sekjen K5 Pasar Cipanas, Rudi Lazuardi mengatakan, besok kendaraan para pedagang dan sarana transportasinya akan parkir di badan jalan nasional depan pasar sebagai bentuk protes. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 05/08/2018 20:54 WIB

Jelang Asian GamesXVIII, Polres Cianjur Gencar Gelar Razia Ranmor

SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat menggelar razia kendaraan bermotor di seputaran Pos Traffic Management Center (TMC), Sabtu (4/8/2018) malam.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:49 WIB

Perumdam Tirta Mukti Siagakan Armada Mobil Tanki

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menyediakan armada mobil tanki air bersih untuk mengantisipasi terjadinya musim kemarau yang telah melanda…

Cianjur Euy 03/08/2018 07:30 WIB

Pembangunan Desa Cikondang Dimonev

TIM monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meninjau lokasi pelaksanaan pembangunan di Desa Cikondang.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:15 WIB

BAPELTAN Gelar Turnamen Sepak Bola Futsal

MEMERIAHKAN HUT RI ke 73, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kecamatan Bojongpicung menggelar turnamen sepak bola futsal antar instansi se Kecamatan Bojongpiung.

Cianjur Euy 03/08/2018 07:00 WIB

Usaha Kulub Tutut Agus Nata Berujung Tragis

MUSIBAH tak bisa diterka kapan waktunya akan datang menimpa seseorang, karena soal yang satu itu merupakan kehendakNYA. Siapa yang mau orang mendapat musibah, tentunya jika saja diberi kemampuan mengetahui…