Minggu, 21 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Proyek "Siluman" Jembatan Darmaga Disorot

Nuki Nugraha

Kamis, 21 Desember 2017 - 23:29 WIB

Foto: Nuki Nugraha/BC
Foto: Nuki Nugraha/BC
A A A

Beritacianjur.com - PEMBANGUNAN jembatan Darmaga di Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur diduga merupakan proyek "Siluman".

Pasalnya, di lokasi pelaksanan pekerjaan sama sekali tidak terpampang papan informasi proyek, yang biasanya dipasang rekanan selaku pelaksana pekerjaan proyek pemerintah, sebagai upaya transparansi kepada publik.

Pantauan Berita Cianjur, tepat dibawah jembatan penghubung Desa Neglasari dan Bojongpicung itu ,tampak sejumlah pekerja tanpa menggunakan kelengkapan helm proyek sedang mengerjakan pembongkaran dan pengalian tembok peyangga tanah pinggiran jembatan.

Diperoleh informasi dari pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Bojongpicung kalau proyek tersebut masih merupakan proyek yang didanai dari hibah PT PLN.

"Kalau dari surat pemberitahuan ke desa, pembangunan jembatan itu masih rangkaian dari proyek yang didanai hibah PT PLN. Tapi kita tidak tahu apakah anggarannya terpisah atau tidak dengan proyek jalan,"ujar Kepala Desa Bojongpicung, Dihermawan saat dihubungi Berita Cianjur, Kamis (21/12).

Tidak terpasangnya papan proyek di lokasi sangat disayangkan salah seorang pengamat pembangunan di wilayah Timur Cianjur, Wawan. Menurutnya, fungsi papan proyek adalah sebagi wujud upaya transparansi kepada masyarakat.

"Seringkali pemasangan papan informasi proyek ini disepelekan. Padahal fungsinya sangat penting bagi masyarakat maupun pihak pelaksana itu sendiri,"kata Wawan.

Wawan mengungkapkan, berdasarkan informasi sumber dana proyek tersebut merupakan dana hibah PT PLN. Dimana dana tersebut bersumber dari dana pinjaman ke bank dunia.

Artinya, jelas Wawan dana yang digunakan untuk pembangunan saat ini bukan dana cuma cuma, tetapi tetap harus dipertanggungjawabkan.

"Proyeknya bukan di danai uang dari langit, tapi pinjaman loh. Jadi, penggunaannya juga harus transparan, termasuk proyek jembatan itu. Tentunya selain harus transparan, pekerjaanya juga jangan sampai asal asalan,"jelasnya.

Apalagi, sambung Wawan, kalau nantinya untuk pembayaran pinjaman kepada bank dunia itu ujung ujungnya dibebankan kepada masyarakat.

Sementara itu pihak pelaksana pekerjaan Erwin Kusuma saat dikonfirmasi terkait ini belum memberikan jawaban. Pesan singkat berupa konfirmasi dari wartawan yang dikirim ke no telephone selularnya, hingga berita ini diturunkan tak juga ada balasan. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…

Aktualita 18/01/2018 08:10 WIB

BPLHD dan Penyidik Polda Jabar Datangi RSUD, Ada Apa?

SEGUDANG masalah terjadi di RSUD Sayang Cianjur. Tak hanya soal limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibiarkan menumpuk di ruangan terbuka, namun juga terdapat dua masalah besar lainnya yang hingga…

Aktualita 18/01/2018 08:05 WIB

Ini Pembohongan Publik, Wajib Diusut Tuntas

TERUNGKAPNYA kebohongan pernyataan pihak RSUD melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan…

Aktualita 18/01/2018 08:00 WIB

Soal Limbah RSUD, Wabup Bohong

TUDINGAN pihak RSUD Sayang Cianjur melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan pihak…

Cianjur Euy 18/01/2018 00:01 WIB

Muhammad Zimaam Hanya Bisa Berbaring Diatas Tempat Tidur

Muhammad Zimaam (2) putra pasangan suami istri (pasutri) Ririn Saprina (33) dan Irawan Kusuma Atmaja (34) warga Jalan Mayor Harun Kabir No. 4, Kelurahan Bojong Herang, Kecamatan Cianjur hanya bisa tergolek…

Cianjur Euy 17/01/2018 21:12 WIB

Jelang Penerapan Trayek Baru, Angkum Wajib Uji KIR

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur bertindak tegas dengan melakukan pemeriksaan dan uji KIR angkutan umum (Angkum) jelang penerapan rekayasa lalulintas dan trayek angkum baru, yang akan dilaksanakan…

Cianjur Euy 17/01/2018 21:11 WIB

Kapolres Cianjur Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek

KAPOLRES Cianjur, AKBP Soliyah SIK, MH, memimpin upacara serah terima jabatan dan kenal pamit Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Cianjur, Rabu (17/1/2018) pagi. Kegiatan yang digelar di Aula Amanah, Primkopol…