Kamis, 18 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Kontraktor Diminta Jangan Asal Membangun

Terkait Proyek Jembatan Dermaga

Nuki Nugraha

Selasa, 02 Januari 2018 - 22:21 WIB

Foto: Nuki Nugraha/BC
Foto: Nuki Nugraha/BC
A A A

Beritacianjur.com - WARGA Desa/Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur meminta pihak kontraktor pelaksana proyek pembangunan jembatan Dermaga, tidak asal membangun. Pasalnya, jembatan merupakan akses vital yang nantinya digunakan masyarakat.

Tokoh Masyakarat Bojongpicung Wayway Soewarha mengatakan, jembatan merupakan proyek yang sangat vital, karena itu dalam pelaksanaan pembangunannya harus benar benar diperhatikan aspek kualitasnya, artinya tidak asal jadi begitu saja.

“Proyek ini memang didanai CSR PT PLN. Tapi tetap saja, jangan karena judulya pemberian, terus pengerjaannya malah asal asalan, mengabaikan kualitas,”ujar Wayway kepada Berita Cianjur, Selasa (2/1).

Menurut tokoh masyarakat yang aktif menjadi BPD Desa Bojongpicung itu, salah satu upaya agar kualitas pekerjaan sesuai dengan kualitas, minimal ada transparansi kepada masyarakat dari pihak kontraktor soal pekerjaan yang saat ini tengah mereka laksanakan. Jadi jelasnya, secara tidak langsung masyarakat ikut diajak dalam melakukan pengawasan pengerjaan dilapangan.

“Paling tidak ada papan proyek yang di pasang di lokasi. PT PLN kan milik pemerintah, dana yang digunakan untuk membiayai pembangunan jembatan tentunya bersumber dari dana masyarakat. Jadi apa salahnya kalau masyarakat juga ingin kalau pembangunan jembatan ini berkualitas bagus,”jelasnya.

Ditegaskan Wayway, kalau masyarakat juga berhak ikut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek pemerintah, karena nantinya yang akan menikmati langsung hasil pembangunan adalah masyarakat.

“Kalau hasilnya buruk kan yang merasakan ruginya masyarakat juga. Apalagi kalau sampai ada dampak yang sampai mengakibatkan jatuh korban, bisa jadi panjang itu,”ucapnya.

Sebelumnya,  informasi kepada publik baru baru ini dipublikasikan pihak rekanan pelaksana proyek pembangunan jembatan Dermaga, Kecamatan Bojongpicung melalui media berupa spanduk.

Sayangnya, publikasi yang disampaikan rekanan itu bukan berupa informasi sebagaimana lazimnya yang dipampang pada papan proyek pemerintah, melainkan baru sebatas informasi permohonan maaf adanya kemungkinan ganguan bagi pengguna jalan, akibat pelaksanaan proyek.

Pantauan Berita Cianjur, tampak terbentang spanduk pemberitahuan p di lokasi, bertuliskan permohonan maaf kepada para pengguna jalan menyusul adanya kegiatan pembangunan.

Di kiri spanduk terpampang logo khas PLN, sementara  di pojok kanan tercantum nama rekanan yakni Beverint Hydro Tech Konsorsium dan dibawahnya tercantum nama rekanan konsultan perencana, PT Gumilang Sejati.

Salah seorang pengamat pembangunan asal Timur Cianjur, Wawan K saat dimintai tanggapannya terkait soal ini memberikan apresiasi atas sikap rekanan.

Menurutnya, informasi yang dipublish rekanan melalui media spanduk yang berisikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan atas adanya aktivitas proyek di lokasi memang perlu dilakukan, sebagai upaya meminimalisir terjadinya hal yang tidak diinginkan.

"Saya kira langkah yang dilakukan rekanan untuk soal pemasangan spanduk itu sudah tepat dan bagus, "ujar Wawan.

Namun sambung Wawan, akan sangat lebih tepat, bagus dan sesuai kaidah aturan, kalau pihak reknan juga memasang spanduk soal informasi detail proyek, seperti nilai anggaran, no SPK, sumber dana dan masa waktu pengerjaan.

"Soal informasi itu juga jangan sampai dilupakan rekanan, karena publik juga berhak mengetahuinya, sebab proyek pembangunan jembatan ini kan bukan proyek swasta,"kata Wawan.

Kembali Wawan mengingatkan, pemasangan papan proyek dilokasi itu sebagai wujud upaya dilaksanakannya transparansi yang dilakukan rekanan kepada masyarakat.

"Kan jadi aneh juga, kalau hanya diminta memasang informasi itu saja rekanan malah ogah ogahan. Ada apa yah, jangan sampai nanti menjadi preseden buruk bagi pihak yang sudah memberi pekerjaan loh gara gara soal ini,"ungkapnya.

Sementara beberapa orang pihak dari rekanan saat dihubungi untuk dimintai tanggapannya soal ini, hingga berita ini diturunkan masih belum memberikan jawaban. Pesan singkat melalui layanan SMS dari wartawan ke nomor telephone selularnya tak juga mendapat balasan. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 18 jam yang lalu

Hati-hati, Limbah Medis di RSUD Masih Numpuk

MESKI berbahaya bahkan mengancam kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya, namun persoalan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di RSUD Sayang Cianjur, yang dibiarkan menumpuk di ruangan…

Kick Off 19 jam yang lalu

Poin Perdana Maung di Partai Perang Para Mantan, Ini Catatan Gomez

PERANG para mantan mewarnai duel antara Persib kontra Sriwijaya FC. Maung Bandung berhasil membuka Piala Presiden 2018 dengan kemenangan.

Cianjur Euy 16/01/2018 21:43 WIB

Irda Didesak Tindak Tegas!

INSPEKTORAT Daerah (Irda) Kabupaten Cianjur diminta fokus dan serius dalam melakukan pemeriksaan terhadap pegawai dan pejabat di lingkungan RSUD Sayang, Cianjur yang diduga terlibat melakukan pungutan…

Aktualita 16/01/2018 08:00 WIB

Innalillahi, Bahan Berbahaya dan Beracun Dibiarkan Numpuk

RSUD, oh, RSUD. Ada apa dengan RSUD Sayang Cianjur? Dua mhasalah besar belum juga selesai, kini rumah sakit plat merah tersebut kembali menjadi sorotan publik. Betapa tidak, limbah bahan berbahaya dan…

Cianjur Euy 16/01/2018 07:55 WIB

Satu Pelaku Pesta Seks Sesama Jenis Ditetapkan sebagai Tersangka

SATU dari lima orang pelaku pesta seks sesama jenis di salah satu Komplek Villa di kawasan Cipanas, Sabtu (13/1/2018) sekitar pukul 22.00 Wib, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Cianjur Euy 15/01/2018 22:55 WIB

Manfaatkan Pekarangan Rumah Untuk Bertani

Pemerintah Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaluyu mendorong warga setempat untuk memanfaatkan pekarangan rumah untuk mengembangkan pertanian. Pasalnya lahan pertanian diwilayah itu terus berkurang, akibat…

Cianjur Euy 15/01/2018 22:53 WIB

Waspadai Angin Kencang, Pemkab Diminta Tebang Pohon

Kondisi cuaca ekstrim yang terjadi mengharuskan warga dan pengendara yang melintas di sejumlah ruas jalan di Cianjur agar mewaspadai bahaya pohon tumbang akibat terjangan angin kencang.

Cianjur Euy 15/01/2018 22:51 WIB

Wabup: Hari Ini Harga Daging Ayam di Cianjur Rp 33 Ribu/Kg

MENGHILANGNYA daging ayam potong di sejumlah Pasar Tradisional di Cianjur dalam tiga hari terakhir, akibat mogok berjualannya pedagang membuat Pemkab Cianjur bergerak cepat untuk menyelesaikan persoalan…

Aktualita 15/01/2018 08:00 WIB

Ada Indikasi Penyimpangan, Kapan Ditindak?

DUA permasalahan besar di RSUD Sayang Cianjur, semakin menjadi sorotan bahkan membuat geram sejumlah kalangan. Betapa tidak, meski sudah meresahkan dan mengorbankan banyak masyarakat, namun hingga saat…

Cianjur Euy 15/01/2018 07:30 WIB

Ada 1 Pelajar dan 1 Ayah Beranak Tiga, 5 Pelaku Ditangkap Saat Bugil

IRONIS, di Kota Santri yang memiliki program ‘Cianjur Lebih Maju dan Agamis’, ada pesta seks sesama jenis. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu ((13/1/2018) sekitar pukul 22.00 Wib.