Selasa, 19 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Pemkab Akan Hapuskan Peran Broker Daging dan Telur Ayam

Angga Purwanda

Selasa, 02 Januari 2018 - 23:14 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - WAKIL Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan pemotongan rantai distribusi daging dan telur ayam dengan menghilangkan broker  dapat dilakukan sejak tingkat peternak. Hal itu, untuk menekan tingginya harga daging dan telur ayam di pasaran.

“Selama ini broker disebut-sebut berperan dalam kenaikan harga tinggi dari tingkat peternak ke pedagang. Ke depannya tidak perlu ada tingkatan broker. Apalagi, 2018 ini akan ada Badan Usaha Milik Desa (BUMD). Jadi biarkan mereka yang bermain, datang langsung ke peternak tanpa perlu membeli lewat broker,” kata Herman, belum lama ini.

Herman mengatakan, dengan demikian biaya distribusi maupun kenaikan harga barang tidak akan terlalu tinggi akibat permainan di satu tingkatan tertentu. Termasuk, jika tiba hari-hari besar yang seringkali menjadi alasan kenaikan harga dan baru bisa kembali norma 1-3 pekan kemudian.

Selain itu, Herman juga menjelaskan, jika nantinya pemerintah akan fokus pada kajian kebutuhan produksi untuk menimbang-nimbang harga kebutuhan di pasaran.
Bekerjasama dengan Dinas Perikanan Peternakan dan Kelautan Cianjur, ia melihat ekstrak harga produksi per ekor ayam. Menurut dia, kajian tersebut memuat seberapa banyak biaya kebutuhan beternak ayam selama satu bulan.

”Diawali dengan satu ekor ayam yang diternakkan selama sebulan. Nanti dilihat, selama sebulan biaya pakannya, berapa persen yang mati, lalu biaya operasional lainnya juga. Ditotalkan, jadi terlihat semua kebutuhan yang seharusnya saat dijual,” ujar dia.

Proses tersebut, membuat proses penjualan dapat berdasarkan keuntungan yang akan diperoleh sesuai dengan biaya produksi dan tidak dinaikkan sembarangan seperti yang biasa dilakukan distributor. Pasalnya, keuntungan yang wajar berada pada kisaran 10-15 persen dan pihak manapun tidak boleh sembarangan menaikkan harga.

Herman menjelaskan jika sejauh ini harga daging dan telur ayam memang sudah tinggi di tingkat peternak. Ayam PL dijual sekitar Rp 23.000 per kilogram dan teluar senilai Rp 23.000-24.000 per kilogram. Jika rantai distribusi dilanjutkan, maka nilai jualnya bisa lebih tinggi lagi.

”Bandar menjual daging dan telur ayam seharga Rp 25.000-26.000, biasanya selisihnya hanya Rp 1.000. Nah, kalau agen rata-rata mengambil keuntungan sebesar Rp 500-700 per kilogramnya,” ucapnya.

Sementara itu Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah, SIK MH mengatakan, pihak kepolisian akan terus memonitor stabilitas harga di Cianjur dengan mendatangkan distributor dan peternak ayam. Upaya itu dilakukan, agar mereka tidak memberikan kenaikan harga lagi.

”Karena setiap datang hari-hari besar, memang dari tingkat distributor sudah menaikkan harga. Makanya, itu yang perlu ditekan lagi berkaca dari pengalaman yang sudah ada,” kata Soliyah.

Menurut Soliyah, pengalaman-pengalaman terdahulu terkait kenaikan harga akan menjadi pelajaran agar tidak ada distributor yang sembarangan menaikkan harga. Terlebih, masyarakat pada hari-hari besar seringkali membutuhkan pasokan bahan makanan yang lebih banyak dari biasanya. ”Tapi, kalau mereka kekeuh kami akan melakukan tindakan yang lebih keras lagi,” ucapnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Aktualita 08/06/2018 07:00 WIB

Usut Tuntas Pengelolaan PPJ

MENGUATNYA dugaan penyimpangan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Cianjur, membuat sejumlah aktivis untuk segera melaporkannya ke pihak kepolisian. Benarkah?

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Aktualita 07/06/2018 08:00 WIB

Dugaan Penyelewengan Pengelolaan PPJU Makin Menguat

DUGAAN adanya kejanggalan atau penyelewengan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) di Cianjur, semakin menguat. Benarkah?

Cianjur Euy 06/06/2018 20:11 WIB

PJU dan Rambu-rambu di Jalur Alternatif Mudik Ditambah

DINAS Perhubugan (Dishub) Kabupaten Cianjur akan menyiapkan penambahan penerangan jalan umum (PJU) maupun rambu-rambu lalulintas di beberapa ruas jalur altenatif di wilyah itu yang dinilai masih minim…

Cianjur Euy 06/06/2018 20:02 WIB

Tak Laik Jalan, Dishub Kandangkan Angkutan Mudik

SEJUMLAH kendaraan umum untuk kebutuhan angkutan mudik Idul Fitri 1439 Hijriyah di Kabupaten Cianjur, terpaksa dikandangkan sementara karena tak laik jalan. Kendaraan bisa kembali beroperasi apabila perusahaan…

Ragam 06/06/2018 11:14 WIB

Kayuh Sepeda, Bocah Ini Nekat Mudik dari Cianjur ke Majalengka

NEKAT dan luar biasa. Itulah ungkapan yang pas disematkan untuk Ade Rahman, santri pesantren di kawasan Ciketung, Cipanas, Cianjur. Betapa tidak, dengan mengayuh sepeda, santri ini nekat mudik dari Cianjur…