Minggu, 24 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Ribuan KPM di Cianjur Terima Bantuan PKH

Tahun 2017 Anggarannya Mencapai Rp 132 Miliar Lebih

Bis

Rabu, 03 Januari 2018 - 23:50 WIB

Foto:Mustofa/BC
Foto:Mustofa/BC
A A A

Beritacianjur.com - TAHUN 2017 Kabupaten Cianjur diguyur anggaran dari pemerintah pusat senilai Rp 132 miliar lebih untuk pelaksanaan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Dana sebesar itu diperuntukkan bagi sekitar 69.390 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 32 kecamatan diwilayah Cianjur.

Menurut Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Cianjur Erfin Widya Pranata, di tahun 2017 bantuan PKH sudah terserap kepada KPM. Dalam penyerapannya terbagi dalam empat tahap dengan nilai nominal dan jumlah KPM berbeda. Hal itu mengacu pada hasil validasi yang telah dilakukan.

"Kalau pencairannya terbagi dalam empat tahap. Tahap pertama dilaksanakan dengan besaran anggaran Rp 34,927 miliar dengan jumlah KPM mencapai 69.855, tahap dua dengan nominal anggaran Rp 34,761 miliar dengan jumlah KPM mencapai 69.522," kata Erfin saat dihubungi, Rabu (3/1/2018).

Adapun untuk tahap ke tiga jumlah KPM mencapai 69.390 dengan jumlah anggaran mencapai 34,695 miliar. Sedangkan untuk tahap ke empat besarannya mencapai Rp 28,081 milar dengan jumlah KPM mencapai 68.679. "Keperuntukannya ada untuk anak SD, SMP dan SMA. Ada juga buat ibu hamil, balita," tegasnya.

Adapun jumlah anak SD yang mendapatkan bantuan PKH pada tahap pertama mencapai 52.697 anak, tahap kedua menurun menjadi 1.602 anak dan tahap tiga menjadi 1.573 anak serta tahap ke empat menurun tinggal 1.341 anak. Sedangkan untuk tingkat SMP pada pencairan tahap pertama mencapai 30.558 anak, tahap kedua menjadi 28.970 anak, tahap tiga menjadi 29.038 anak dan tahap ke empat turun menjadi 28.100 anak.

Sementara untuk tingkat SMA, pada pencairan tahap pertama mencapai 11.969 anak, tahap kedua menurun menjadi 2.630, tahap ke tiga menjadi 2.573 anak dan tahak ke empat menurun menjadi 2.087 anak.

Ditegaskan Erfin, saat ini bantuan PKH tidak hanya terfokus pada masalah pendidikan dan kesehatan, tapi juga mengarah pada perubahan pola pikir peserta PKH itu sendiri. "Diharapkan dengan pendampingan para peserta bisa punya kemauan untuk maju dan lebih mandiri," tegasnya.

Selain itu kalau dulu motto PKH anak tidak boleh miskin, sekarang orang tuanya juga harus bisa berdaya. Diakuinya tidak semua penerima program PKH ini berjalan hingga satu tahun, ada juga yang putus ditengah jalan. "Putus tengah jalan bisa karena sudah tidak punya kategori PKH lagi atau mereka mengundurkan diri dari kepesertaan, karena merasa sudah mampu," pungkasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Aktualita 08/06/2018 07:00 WIB

Usut Tuntas Pengelolaan PPJ

MENGUATNYA dugaan penyimpangan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Cianjur, membuat sejumlah aktivis untuk segera melaporkannya ke pihak kepolisian. Benarkah?

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Aktualita 07/06/2018 08:00 WIB

Dugaan Penyelewengan Pengelolaan PPJU Makin Menguat

DUGAAN adanya kejanggalan atau penyelewengan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) di Cianjur, semakin menguat. Benarkah?

Cianjur Euy 06/06/2018 20:11 WIB

PJU dan Rambu-rambu di Jalur Alternatif Mudik Ditambah

DINAS Perhubugan (Dishub) Kabupaten Cianjur akan menyiapkan penambahan penerangan jalan umum (PJU) maupun rambu-rambu lalulintas di beberapa ruas jalur altenatif di wilyah itu yang dinilai masih minim…

Cianjur Euy 06/06/2018 20:02 WIB

Tak Laik Jalan, Dishub Kandangkan Angkutan Mudik

SEJUMLAH kendaraan umum untuk kebutuhan angkutan mudik Idul Fitri 1439 Hijriyah di Kabupaten Cianjur, terpaksa dikandangkan sementara karena tak laik jalan. Kendaraan bisa kembali beroperasi apabila perusahaan…

Ragam 06/06/2018 11:14 WIB

Kayuh Sepeda, Bocah Ini Nekat Mudik dari Cianjur ke Majalengka

NEKAT dan luar biasa. Itulah ungkapan yang pas disematkan untuk Ade Rahman, santri pesantren di kawasan Ciketung, Cipanas, Cianjur. Betapa tidak, dengan mengayuh sepeda, santri ini nekat mudik dari Cianjur…