Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Banyak Keluhan, Penerapan Rekayasa Lalin Ditunda

Awalnya, Penataan Trayek Angkum Baru Diberlakukan Hari Ini

Angga Purwanda

Minggu, 07 Januari 2018 - 21:57 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - AKHIRNYA, penerapan rekayasa lalu lintas (lalin) dan trayek angkutan umum (angkum) yang baru, kembali ditunda. Hal tersebut terjadi setelah banyaknya protes dari para pengelola trayek, pengusaha dan sopir angkum. Mereka mendesak agar ditangguhkan dan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu.

Ketua Organisasi Angkutan Daerah (Organda), Dede Sopianudin mengatakan, secara prinsip, rekayasa lalulintas di wilayah perkotaan dan penataan kembali trayek angkutan umum disepakati oleh para pengusaha, pengemudi dan pengurus jalur. Namun terkait pelaksanaan mereka tidak setuju jika dimulai hari ini (8/1/2018).

"Kami keberatan kalau uji cobanya langsung Senin (8/1/2018). Ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan secara matang oleh pihak Pemerintah Kabupaten Cianjur," ujar Dede kepada wartawan, saat ditemui usai rapat Bakorlantas Cianjur di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, kemarin.

Pertama, ungkap Dede, Pemkab Cianjur wajib menyosialisasikan lalu lintas kepada semua warga Cianjur, termasuk pada pengemudi angkum yang sudah ditetapkan di trayek baru. Selanjutnya, operator dan pengguna jasa harus memenuhi teknis administrasi dan operasional.

"Mulai dari administrasi, pemasangan stiker, rambu, hingga pewartaan angkum harus dilakukan terlebih dulu. Makanya kami minta diberi tenggang waktu hingga 27 Januari 2018," ungkap dia.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Sandy Zaini Ibrahim menuturkan, Pemkab Cianjur pada dasarnya ingin penerapan rekayasa lalu lintas dan trayek angkum baru segera dilakukan. Namun dikarenakan ada aspirasi dari pengelola dan pengusaha angkum terkait teknis pelaksanaan yang mesti didahulukan, maka disepakati penerapannya ditunda.

"Harusnya senin depan, tapi ditunda jadi 27 Januari 2018. Tidak lagi uji coba, tapi langsung launching," tuturnya.

Hingga waktu yang ditentukan, lanjut dia, Dishub bakal menyiapkan berbagai kebutuhan, seperti rambu, stiker dan pengecatan angkum. "Jadi sambil menunggu waktu penerapan, persiapan dilakukan. Untuk pengecetan dilakukan oleh pengusaha, itu sudah jadi kesepakatan," tuturnya.

Sebelumnya, penerapan rekayasa jalur juga ditunda dari yang seharusnya pada 3 Januari 2018 menjadi 5 Januari 2018. Pasalnya, belum dilaksanakan pembagian trayek angkutam umum.

Dia menambahkan, dalam rapat koordinasi Bakorlantas dan pengelola angkum, pihaknya juga melakukan pembagian trayek untuk 1.489 angkum yang ditata ulang jalurnya. Pasalnya,dari belasan trayek, kini diubah menjadi 10 trayek, namun dengan jalur yang lebih panjang.

"Sudah selesai untuk pembagian trayek, dari yang semua diundi jadi dibagi berdasarkan kesepakatan bersama. Alhamdulillah sudah disepakati dan dibagi. Jadi nanti sudah diterapkan, langsung ke jalur yang baru," ungkapnya. (*)

INFO:
Penerapan rekayasa lalu lintas (lalin) dan trayek angkutan umum (angkum) masih harus ditunda.
Penundaan ini sudah terjadi beberapa kali. Awalnya akan diberlakukan 3 Januari 2018, namun diminta diundur menjadi 5 Januari 2018. Lalu, pengunduran kembali terjadi ketika dijadwalkan akan berlaku 8 Januari 2018, namun para pengelola trayek, pengusaha dan sopir angkum meminta waktu hingga 27 Januari 2018.
Pada 27 Januari mendatang, akan langsung diberlakukan penerapan tanpa uji coba, alias langsung launching.
Pada rapat koordinasi Bakorlantas dan pengelola angkum belum lama ini, Dishub Cianjur melakukan pembagian trayek untuk 1.489 angkum yang ditata ulang jalurnya. Pasalnya, dari belasan trayek, kini diubah menjadi 10 trayek, namun dengan jalur yang lebih panjang.


Permintaan Organda:
Pemkab Cianjur wajib menyosialisasikan lalu lintas kepada semua warga Cianjur, termasuk pada pengemudi angkum yang sudah ditetapkan di trayek baru.

Operator dan pengguna jasa harus memenuhi teknis administrasi dan operasional. Mulai dari administrasi, pemasangan stiker, rambu, hingga pewartaan angkum harus dilakukan terlebih dulu.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 3 jam yang lalu

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Bisnis Line 13 jam yang lalu

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 13 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:52 WIB

Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Capai Rp 36 Ribu Per Kg

MESKI harga daging ayam potong di Cianjur disepakati Rp 33 ribu per kilogram (Kg). Namun, dipasaran harga daging unggas itu masih terbilang mahal, mencapai Rp 36 ribu per kg.