Selasa, 23 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Bayi Ditahan Pihak RSUD, Keluarga Pasien Ngamuk

Angga Purwanda

Minggu, 07 Januari 2018 - 22:03 WIB

Foto: Angga Purwanda/BC
Foto: Angga Purwanda/BC
A A A

Beritacianjur.com - Riki (37), warga Kampung Cipangsih RT 01/07, Desa Cibinong Hilir, Kecamatan Cilaku bersitegang dengan petugas di RSUD Sayang, Cianjur, Jumat (5/1/2018) sore.

Kejadian itu berawal saat dirinya akan membawa pulang istri dan bayinya seusai dilahirkan di rumah sakit milik Pemkab Cianjur itu, Kamis (4/1/2018).

Namun saat akan dibawa pulang, pihak rumah sakit hanya memperbolehkan pulang istrinya saja. Sementara bayi mereka ditahan di ruang perawatan dengan alasan pihak keluarga belum membayar administrasi untuk perawatan bayinya itu sebesar Rp 2,5 juta.

Padahal, proses persalinan istrinya itu menggunakan Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

"Semua biaya persalinan kan sudah ter-cover oleh BPJS Kesehatan, kenapa bayi saya harus ditahan dengan alasan BPJS tidak dapat membiayai perawatan bayi?" jelas Riki saat ditemui wartawan, Jumat (5/1/2018).

Riki mengaku kecewa dengan pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit plat merah itu. Ia meminta Pemkab Cianjur agar dapat memberikan pengawasan ekstra terhadap masih buruknya pelayanan di RSUD Sayang, Cianjur.

"RSUD kan wajahnya Pemkab Cianjur dalam hal ini Bupati Cianjur, jangan sampai karena ulah kebijakan yang salah di rumah sakit, wajah Cianjur itu tercoreng," ucapnya.

Sementara itu, saat akan dikonfirmasi terkait kejadian itu tidak ada petugas atau pihak RSUD Cianjur yang mau memberikan keterangan. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 15 jam yang lalu

Desak Audit RSUD, Komisi IV Sebut Pemkab Cianjur Jangan Tinggal Diam

BPJS Kesehatan menunggak hingga Rp45 miliar. Itulah pengakuan dari pejabat RSUD Sayang Cianjur yang disampaikan terhadap Komisi IV DPRD Cianjur.

Aktualita 15 jam yang lalu

Aset RSUD Diduga Raib

EMPAT masalah sudah terungkap dan membuat geram banyak pihak. Kini, persoalan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur kembali terbongkar. Ada apa lagi?

Cianjur Euy 22/01/2018 20:57 WIB

Tolak Alihfungsi dan Pembongkaran Bujensa

AKSI penolakan terkait alihfungsi dan pembongkaran eks Gedung SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red) terus disuarakan berbagai kalangan. Bahkan, aktivis di Cianjur akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Aktualita 22/01/2018 08:00 WIB

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:37 WIB

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:36 WIB

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:35 WIB

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 21/01/2018 22:28 WIB

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:52 WIB

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:50 WIB

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.