Minggu, 22 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Kampoeng Irigasi Menawarkan Wisata Air

Wisata Baru di Desa Sukanagalih

Mustofa

Rabu, 10 Januari 2018 - 00:46 WIB

Foto: Mustofa/BC
Foto: Mustofa/BC
A A A

Beritacianjur.com - BERMODALKAN menjaga dan melestarikan lingkungan dengan potensi mengembangkan wilayah pedesaaan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet membuat gebrakan dengan menata irigasi menjadi lokasi wisata yang bernuansa alam dan layak untuk dikunjungi.

Bertajuk Kampung Irigasi, Irigasi Cinangka yang awalnya ditumbuhi rumput liar dan tidak terurus, kini menjadi salah satu lokasi wisata baru yang ada diwilayah kawasan wisata Cipanas. Tentu saja penggalian potensi lokal tersebut tidak terlepas dari kreativitas dari jajaran pengurus BUMDes Sukanagalih.

"Kenapa tidak kita memiliki potensi alam yang masih benar-benar 'perawan' tidak kita gali. Selagi kita masih konsen dalam menjaga kelestarian lingkungan, kita manfaatkan lokasi yang ada, hasilnya ternyata mendapat sambutan baik," kata Direktur BUMDes Desa Sukanagalih, Abdul Hamid saat dihubungi "BC", Selasa (9/1/2018)

Dikatakan Hamid, lahan irigasi yang dimanfaatkan tersebut adalah irigasi Cinangka yang diapit oleh sungai Cikundul. Tentu saja melihat potensinya, wisata yang ditawarkan adalah wisata air.

“Lahan yang semula ditumbuhi rumput liar sudah dibersihkan. Setelah itu membuat beberapa saung peristirahatan. Setelah bersih, mulailah kami menyediakan perlengkapan sederhana untuk tubing (papalidan, red) berupa ban dalam besar, rompi pelampung dan helm adventure,” ujarnya.

Begitu dibuka untuk umum, tidak disangka banyak pengunjung yang memanfaatkan untuk berwisata air. Awalnya hanya pengunjung dari sekitar lokasi, ternyata dalam perjalanannya banyak pengunjung yang datang dari luar Cipanas.

Untuk mempromosikan lokasi wisata air tersebut Hamid mengaku hanya memanfaatkan media sosial dan dari mulut-kemulut. "Promosinya ya biasa saja, layaknya promosi lokasi wisata yang baru, tapi kebanyakan sepertinya tahu dari media sosial dan dari mulut kemulut saja," paparnya.

Pada musim liburan sekolah yang lalu, jelas Hamid, pengunjung yang datang ke Kampung Irigasi untuk berwisata air mencapai sekitar 1000 pengunjung bahkan lebih. Jumlah ini diluar dugaan dan prediksinya.

"Sepuluh hari terakhir saat libur sekolah, pengunjung luar biasa yang datang. Kita sempat keteteran, tapi berkat kerjasama tim pengelola, semuanya berjalan dengan baik," katanya.

Tentu saja hal itu bisa meraup sejumlah uang dari penyewaan penggunaan ban sebagai plampung untuk bermain di air. Walaupun terkesan seadanya, unit usaha wisata membukukan pengasilan Rp 20 juta dalam sepuluh hari terakhir liburan sekolah.

"Kita hanya menyewakan ban itu Rp 10 ribu/buah. Dengan pengunjung yang banyak penghasilan yang didapat bisa mencapai sekitar Rp 20 jutaan. Jumlah yang diluar prediksi kita," katanya.

Melihat sambutan masyarakat yang antusias atas keberadaan Kampung Irigasi tersebut pihaknya terus menata dan mengembangkan potensi alam yang masih ada. "Ini sebuah tantangan, kedepan kita standar fasilitas ditambah, seperti home stay, edukasi pertanian, plying fox," kata Hamid seraya menambahkan pihaknya melayani tour gate. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 45 menit yang lalu

Mutia, Gadis Cilik Asal Cidaun Berprestasi di Seni Membaca Dongeng Sunda

TINGGAL dan mengenyam pendidikan di wilayah yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten, tak menjadikan halangan bagi Mutia Karin, siswa kelas IV SD Negeri Puncak Lawang, Kecamatan Cidaun untuk berkarya dan…

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Dishub Cianjur Akan Rubah Sistem Tarif Angkum

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur berencana merubah sistem tarif angkutan umum (Angkum). Kebijakan rencana itu untuk menyesuaikan kondisi angkum pasca perubahan trayek beberapa waktu lalu.

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Positif Amfetamin, Dua Remaja Perempuan Diamankan

DUA orang pengunjung tempat hiburan di Cianjur diamankan petugas gabungan dalam razia cipta kondisi (Cipkon) yang digelar Sabtu (21/4/2018) hingga Minggu (22/4/2018) dini hari.

Cianjur Euy 20/04/2018 21:59 WIB

Dua Polwan Polres Cianjur Ikuti Kartini Run 2018

DUA Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur akan memeriahkan lomba lari bertajuk Kartini Run 2018 yang akan digelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Hari Kartini, Polwan Polres Cianjur Gelar Pengobatan dan Makan Gratis

LIMA ratusan orang dari sejumlah wilayah di Cianjur mengikuti pengobatan gratis di lingkungan Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku, Kamis (19/4/2018) pagi.

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Pengendara Opang Desak Hapus Angkutan Berbasis Online

RIBUAN pengendara ojek pangkalan (Opang) dan angkutan umum (Angkum) di Cianjur menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (19/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:52 WIB

Prediksi Harga Beras Jelang Ramadan tak Melonjak

SEJUMLAH pedagang komoditas beras di Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku memprediksi untuk harga beras tidak akan mengalami lonjakan menjelang Ramadan 1438 Hijriah mendatang.

Aktualita 19/04/2018 08:00 WIB

Kebohongan Ketua DPRD Terungkap

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi terkait mekanisme penghapusan pendapat akhir fraksi semakin menguat. Benarkah?